Pelatih PSPS Minta Timnya Tak Gentar Hadapi Arema
Editor Bolanet | 4 Juli 2013 10:28
- Pelatih PSPS Pekanbaru Afrizal Tanjung meminta anak asuhnya untuk tidak silau dengan nama besar maupun para pemain bintang Arema. Kedua tim dijadwalkan bertemu dalam lanjutan ISLdi Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kamis (04/7) sore.
Saya hanya menyampaikan pada anak-anak untuk tidak silau dan takut dengan nama besar maupun para pemain bintang Arema. Anak-anak harus bisa mengelola rasa percaya diri dan emosinya, tegas Afrizal di Malang seperti dilansir Antara.
Bahkan, target yang dibebankan pelatih di pundak anak asuhnya itu juga tidak muluk-muluk, yakni hanya bisa mengimbangi permainan anak asuh Rahmad Darmawan tersebut.
Afrizal meyakini motivasi anak asuhnya akan berlipat ganda dibanding ketika menghadapi Persegres yang berakhir dengan skor 1-5 di Gresik. Saat itu Afrizal tidak mendampingi anak asuhnya karena ada urusan keluarga.
Menyinggung teknik yang bakal diterapkan untuk mengimbangi permainan Arema yang lebih terbuka, Afrizal mengatakan akan mengandalkan serangan balik dan memberikan perlawanan kepada Arema.
Sementara pelatih Arema Rahmad Darmawan juga menginstruksikan anak asuhnya untuk mewaspadai pergerakan para pemain PSPS Pekanbaru, terutama serangan baliknya.
Menurut dia, semua pertandingan harus dilalui dengan kerja keras kalau ingin menang dan meraih poin sempurna, termasuk pemain belakang agar tidak sampai kebobolan.
Selama ini Rahmad Darmawan mengandalkan empat pemain pilarnya untuk menjaga pertahanan, yakni Victor Igbonefo, Tierry Gathuessi, Purwaka Yudhi dan Hasyim Kipuw serta paling pintu terakhir Kurnia Meiga Hermansyah.
Dari 27 kali melakoni laga di kompetisi ISL 2013, Arema Indonesia kebobolan 24 gol. Angka tersebut masih terbaik kedua setelah Persipura Jayapura yang hanya kebobolan 17 gol. (ant/mac)
Saya hanya menyampaikan pada anak-anak untuk tidak silau dan takut dengan nama besar maupun para pemain bintang Arema. Anak-anak harus bisa mengelola rasa percaya diri dan emosinya, tegas Afrizal di Malang seperti dilansir Antara.
Bahkan, target yang dibebankan pelatih di pundak anak asuhnya itu juga tidak muluk-muluk, yakni hanya bisa mengimbangi permainan anak asuh Rahmad Darmawan tersebut.
Afrizal meyakini motivasi anak asuhnya akan berlipat ganda dibanding ketika menghadapi Persegres yang berakhir dengan skor 1-5 di Gresik. Saat itu Afrizal tidak mendampingi anak asuhnya karena ada urusan keluarga.
Menyinggung teknik yang bakal diterapkan untuk mengimbangi permainan Arema yang lebih terbuka, Afrizal mengatakan akan mengandalkan serangan balik dan memberikan perlawanan kepada Arema.
Sementara pelatih Arema Rahmad Darmawan juga menginstruksikan anak asuhnya untuk mewaspadai pergerakan para pemain PSPS Pekanbaru, terutama serangan baliknya.
Menurut dia, semua pertandingan harus dilalui dengan kerja keras kalau ingin menang dan meraih poin sempurna, termasuk pemain belakang agar tidak sampai kebobolan.
Selama ini Rahmad Darmawan mengandalkan empat pemain pilarnya untuk menjaga pertahanan, yakni Victor Igbonefo, Tierry Gathuessi, Purwaka Yudhi dan Hasyim Kipuw serta paling pintu terakhir Kurnia Meiga Hermansyah.
Dari 27 kali melakoni laga di kompetisi ISL 2013, Arema Indonesia kebobolan 24 gol. Angka tersebut masih terbaik kedua setelah Persipura Jayapura yang hanya kebobolan 17 gol. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: PSBS Biak vs Arema
Bola Indonesia 15 Mei 2026, 16:06
LATEST UPDATE
-
Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 08:30
-
Spanyol Juara Dunia, Luis De La Fuente: Mana Tatto-mu, Cucurella?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 06:00
-
Tes Medis Kelar, Chelsea Perkenalkan Morgan Rogers Hari Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 05:34
-
Spanyol Memang Sebagus Itu
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:59
-
Ferran Torres, Ia yang Terus Melangkah hingga Takdir Menemukan Namanya
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:44
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















