Pelengseran Isran Noor Dari Ketua BTN Dinilai Tak Layak
Editor Bolanet | 10 April 2013 15:29
- Keputusan rapat Komite Eksekutif PSSI yang melengserkan Isran Noor dari posisi Ketua Badan Tim Nasional (BTN), dan menggantikannya dengan La Nyalla Mattalitti, dianggap tak layak. Pendapat ini dilontarkan Direktur Media PSSI, Tommy Arief.
Keputusan ini sangat rapuh. Kepengurusan BTN disahkan oleh Surat Keputusan yang resmi. Tak bisa begitu saja diubah, ujar Tommy, pada .
Paling tidak, harus dipanggil terlebih dahulu lalu melakukan presentasi mengenai program-program ke depan. Kalau ada yang kurang baru dievaluasi. Ini kita tidak diundang ke Surabaya, tiba-tiba muncul kabar mengejutkan seperti ini. Memang, Pak Isran sempat diminta untuk presentasi. Namun, pada kenyataannya, dia nggak diundang, Tommy menambahkan.
Lebih lanjut, Tommy menyebut bahwa secara legal, rapat Exco ini tidak sah. Pasalnya, anggota Exco yang hadir tidak memenuhi kuorum.
Harusnya enam anggota Exco yang lain juga diundang di rapat ini, tegasnya.
Sementara itu, terkait pergeseran posisi Isran Noor ke Wakil Ketua Badan Tim Nasional, Tommy menyebut bahwa hal ini tak lebih dari sebuah pelecehan. Dia berpendapat bahwa lebih baik Isran didepak saja dari kepengurusan BTN ketimbang dilecehkan sedemikian rupa.
Dia orang yang mau bantu benahi sepakbola Indonesia. Kenapa sekarang dilecehkan demikian rupa? Kalau memang ada salah, lebih baik dikeluarkan saja dari kepengurusan. Jangan cuma ditempatkan di posisi kedua, dia menandaskan. (den/mac)
Keputusan ini sangat rapuh. Kepengurusan BTN disahkan oleh Surat Keputusan yang resmi. Tak bisa begitu saja diubah, ujar Tommy, pada .
Paling tidak, harus dipanggil terlebih dahulu lalu melakukan presentasi mengenai program-program ke depan. Kalau ada yang kurang baru dievaluasi. Ini kita tidak diundang ke Surabaya, tiba-tiba muncul kabar mengejutkan seperti ini. Memang, Pak Isran sempat diminta untuk presentasi. Namun, pada kenyataannya, dia nggak diundang, Tommy menambahkan.
Lebih lanjut, Tommy menyebut bahwa secara legal, rapat Exco ini tidak sah. Pasalnya, anggota Exco yang hadir tidak memenuhi kuorum.
Harusnya enam anggota Exco yang lain juga diundang di rapat ini, tegasnya.
Sementara itu, terkait pergeseran posisi Isran Noor ke Wakil Ketua Badan Tim Nasional, Tommy menyebut bahwa hal ini tak lebih dari sebuah pelecehan. Dia berpendapat bahwa lebih baik Isran didepak saja dari kepengurusan BTN ketimbang dilecehkan sedemikian rupa.
Dia orang yang mau bantu benahi sepakbola Indonesia. Kenapa sekarang dilecehkan demikian rupa? Kalau memang ada salah, lebih baik dikeluarkan saja dari kepengurusan. Jangan cuma ditempatkan di posisi kedua, dia menandaskan. (den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Rating dan Share Piala Presiden 2026 Melonjak, Final Diprediksi Pecahkan Rekor
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 00:35
-
Balsa Sekulic Bidik Gelar Perdana di Final Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 5 Agustus 2026, 23:37
-
Victor Osimhen Ditawarkan ke Atletico Madrid
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 21:23
-
Fenomena Unik: 9 Manajer Baru Bersaing di Premier League 2026/2027, 5 Debutan!
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 19:42
-
Lamine Yamal Beri Sinyal Dukung Barcelona Rekrut Julian Alvarez
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16












