Pemain Tira Persikabo Pakai Pita Hitam Saat Melawan Persebaya
Afdholud Dzikry | 12 Maret 2019 13:42
Bola.net - Gugurnya tiga prajurit TNI di Papua menjadi duka bagi seluruh rakyat Indonesia, tak terkecuali semua insan di dunia sepak bola. Atas tragedi itu, Tira Persikabo akan memakai pita hitam ketika menghadapi Persebaya Surabaya di Piala Presiden 2019.
Tira Persikabo akan menghadapi Persebaya Surabaya di lanjutan penyisihan grup A Piala Presiden 2019. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (12/3/2019) sore ini dan disiarkan secara eksklusif oleh Indosiar.
Dalam salinan surat permohonan penggunaan pita hitam yang diterima oleh Bola.net, manajemen Tira Persikabo mengungkapkan pihaknya memiliki alasan untuk memakai pita hitam saat melawan Persebaya sore ini. Keputusan memakai pita hitam ini sendiri diambil setelah rapat koordinasi antara pelatih, staf dan manajemen PS Tira Persikabo pada Senin 11 Maret 2019 kemarin.
Dalam surat yang ditandatangani oleh Presdir PS Tira Persikabo Andreas Paramawidya Wisesa tersebut, penggunaan pita hitam ini sebagai ungkapan turut berduka cita atas tragedi meninggalnya tiga prajurit TNI di Papua. Tiga prajurit itu gugur saat menjalankan tugas di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, Kamis pagi 7 Maret 2019 lalu.
Selain itu, pemakaian pita hitam oleh pemain Tira Persikabo tersebut juga sebagai ungkapan duka atas insiden kecelakaan KRL jalur Jakarta-Bogor. Kecelakaan ini terjadi pada hari Minggu (10/3/2019) pekan lalu sekitar pukul 10.15 WIB. Lokasi kecelakaan terjadi tak lama setelah kereta meninggalkan Stasiun Cilebut, tepatnya di Kebon Pedes, Tanah Sereal, Kota Bogor.
Simak artikel selengkapnya mengenai pertemuan Tira Persikabo vs Persebaya Surabaya di bawah ini ya Bolaneters!
Tira Persikabo vs Persebaya Sama-sama Optimis
Pertemuan Tira Persikabo melawan Persebaya Surabaya ini dipastikan akan berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama memiliki misi untuk meraih poin penuh untuk merebutkan status sebagai juara grup A Piala Presiden 2019.
Kini, keduanya memperebutkan status sebagai juara Grup A Piala Presiden 2019 karena sama-sama mengoleksi 6 poin. Pemenang pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (12/3/2019) ini bakal menjadi tuan rumah di babak perempat final.
Pelatih Persebaya, Djajang Nurdjaman sudah menegaskan sejak awal ingin meraih kemenangan di laga ini. Hasil imbang saja sudah cukup membuat Persebaya keluar sebagai juara Grup A karena unggul agresivitas gol.
"Kami ingin menang supaya juara grup. Target kami bukan imbang, dalam pertandingan apapun saya ingin tim ini menang. Seperti yang sudah saya sampaikan, kalau juara grup kami akan menjadi tuan rumah dan bermain di Surabaya," ucap pria yang akrab disapa Djanur itu.
Sementara itu pelatih Tira Persikabo, Rahmad Darmawan mengatakan bahwa ia akan tetap profesional meskipun memiliki kedekatan dengan pelatih Bajul Ijo, Djadjang Nurjaman. Keduanya selama ini memang dikenal sangat dekat karena pernah bekerja bareng saat masih di Pelita Jaya.
"Sekarang ketemu di Piala Presiden, kami sama-sama tahu menjaga profesionalitas. Kami sering diskusi bersama. Saya respek sama Kang Djanur. Meski pernah jadi asisten saya, secara usia di atas saya," ujar RD.
"Nanti akan kami coba mengimbangi permainan Persebaya. Kami akan mencoba betul-betul bagaimana menyiapkan permainan dengan keseimbangan menyerang dan bertahan," tutupnya.
Sumber: bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 3 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 09:56
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persebaya Surabaya 3 Januari 2026
Bola Indonesia 2 Januari 2026, 15:27
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 28 Desember 2025
Bola Indonesia 27 Desember 2025, 18:45
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





