Pengamat: Jangan Ada Lagi Budaya Saling Menyalahkan
Editor Bolanet | 27 November 2014 18:42
- Pengamat sepak bola nasional, Raja Parlindungan Pane, mengatakan bukan hal mudah dalam mengelola tim nasional Indonesia. Karena itu, apa yang dicapai Timnas dalam berbagai even, tetap tidak boleh lupa untuk mengapresiasi Badan Tim Nasional (BTN).
Apalagi, ditegaskannya, sekarang jangan ada lagi budaya saling menyalahkan. Terlebih, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) saat ini sudah menyatu dan menjalankan tugasnya dengan baik.
Bahkan, dibuktikan BTN dengan menyiapkan perangkat pendukung untuk Timnas di berbagai level usia. Yaitu, divisi High Performance Unit (HPU) yang berisi tim analis lawan, tim statistik pertandingan, hingga kelengkapan data dan video calon lawan. Selain itu. BTN juga memastikan semua pemain yang cedera akibat training centre (TC) dipulihkan atau disembuhkan. Sehingga, kembali ke klub seperti ketika datang ke TC.
Selain itu, BTN juga tidak pernah terlibat secara teknikal dalam menentukan pemain atau pola latihan dan skema bermain yang disusun pelatih. Karena, itu hak prerogatif pelatih. Jadi, bukan hal yang mudah mengelola Timnas dengan baik, tuturnya.
Raja menambahkan, BTN gagal apabila Timnas tidak bisa menggelar TC karena tidak ada sarananya, atau tidak bisa menyiapkan fasilitas penunjang TC, seperti hotel, konsumsi dan perlengkapan.
BTN gagal apabila Timnas tidak bisa berangkat ke ajang (event) yang diikuti, karena tidak mendapatkan penerbangan atau sarana transportasi. Atau tim tidak terurus di lokasi event, tukasnya.
Faktanya, semua tugas dan fungsi BTN telah dilakukan dengan maksimal dan tidak ada masalah terkait fasilitasi dan hospitality. Soal bagaimana pola, skema, strategi dan taktik bermain 2x45 menit di lapangan, adalah domain pelatih, pungkasnya. (esa/dzi)
Apalagi, ditegaskannya, sekarang jangan ada lagi budaya saling menyalahkan. Terlebih, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) saat ini sudah menyatu dan menjalankan tugasnya dengan baik.
Bahkan, dibuktikan BTN dengan menyiapkan perangkat pendukung untuk Timnas di berbagai level usia. Yaitu, divisi High Performance Unit (HPU) yang berisi tim analis lawan, tim statistik pertandingan, hingga kelengkapan data dan video calon lawan. Selain itu. BTN juga memastikan semua pemain yang cedera akibat training centre (TC) dipulihkan atau disembuhkan. Sehingga, kembali ke klub seperti ketika datang ke TC.
Selain itu, BTN juga tidak pernah terlibat secara teknikal dalam menentukan pemain atau pola latihan dan skema bermain yang disusun pelatih. Karena, itu hak prerogatif pelatih. Jadi, bukan hal yang mudah mengelola Timnas dengan baik, tuturnya.
Raja menambahkan, BTN gagal apabila Timnas tidak bisa menggelar TC karena tidak ada sarananya, atau tidak bisa menyiapkan fasilitas penunjang TC, seperti hotel, konsumsi dan perlengkapan.
BTN gagal apabila Timnas tidak bisa berangkat ke ajang (event) yang diikuti, karena tidak mendapatkan penerbangan atau sarana transportasi. Atau tim tidak terurus di lokasi event, tukasnya.
Faktanya, semua tugas dan fungsi BTN telah dilakukan dengan maksimal dan tidak ada masalah terkait fasilitasi dan hospitality. Soal bagaimana pola, skema, strategi dan taktik bermain 2x45 menit di lapangan, adalah domain pelatih, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Amar Brkic Langsung Bersinar di Borneo FC: Gol Perdana Tercipta di Panggung Asia
Bola Indonesia 23 Oktober 2026, 21:46
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
Tim Nasional 22 Oktober 2026, 22:21
-
Hasil Timnas Futsal Indonesia vs Brasil: Sempat Beri Perlawanan, Garuda Tumbang 0-3
Tim Nasional 16 Oktober 2026, 07:14
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




