Peni Pertanyakan Bungkamnya Aremania di Revolusi PSSI

Editor Bolanet | 24 Februari 2011 19:15
Peni Pertanyakan Bungkamnya Aremania di Revolusi PSSI
Aremania (c) Bola/Dendi
- Ketua Umum Persema Malang Peni Suparto mempertanyakan sikap Aremania (suporter fanatik Arema Indonesia) yang diam seribu bahasa, terkait para pecinta sepak bola yang menyuarakan revolusi di tubuh PSSI.

"Hampir semua suporter dan pecinta sepak bola di Tanah Air ini menyuarakan Revolusi PSSI, mendesak Nurdin Halid turun dari jabatan ketua Umum PSSI, dan tidak mencalonkan lagi sebagai Ketum PSSI di Kongres PSSI Maret nanti. Namun, kemana suara Aremania, tidak terdengar sama sekali suaranya," tegas Peni Suparto, Kamis.

Peni yang juga Wali Kota Malang itu mengaku, tidak habis pikir dengan sikap Aremania yang sampai sekarang belum ada suara lantangnya soal komitmen revolusi di tubuh kepengurusan PSSI demi prestasi persepakbolaan Indonesia.

Secara tegas Peni mengatakan, dulu dirinya yang getol dan menjadi pelopor untuk memperjuangkan Aremania dari sanksi yang dijatuhkan PSSI."Saya masih ingat ketika saya berada di sini (Stadion Gajayana), saya bersuara lantang untuk memperjuangkan Aremania dari sanksi," ujarnya, menegaskan.

Menurut dia, saat ini Aremania harus bersikap. Aremania yang memiliki semangat progresif dan dinamis, kalau tak mau bersuara bagaimana. Aremania harus menolak Nurdin yang mencalonkan kembali menjadi Ketum PSSI periode lima tahun ke depan.

"Saya berharap, diamnya Aremania terkait revolusi PSSI ini tidak ada faktor lain yang memengaruhinya. Mari kita bersama-sama memajukan sepak bola Indonesia. Nurdin Halid sudah tak layak lagi pimpin PSSI, dan Aremania sendiri juga harus memiliki komitmen untuk memajukan sepak bola Indonesia. Saya harap Aremania tak hanya diam," ucapnya.

[polling]183[/polling] (ant/fjr)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT