Penjelasan Madura United Terkait Perlakuan Kasar Pada Wasit
Ari Prayoga | 14 Oktober 2017 02:50
Bola.net - - Wasit Hasan Akrami yang memimpin pertandingan Madura United melawan Borneo FC mendapat perlakuan kasar di Pamekasan. Tepatnya setelah pria asal Iran tersebut meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.
Perlakuan kasar terhadap Hasan Akrami dilakukan oleh salah satu pria yang masuk ke lapangan pertandingan. Ia langsung menendang wasit asing tersebut. Bahkan aksi pria yang mengenakan kemeja putih sempat terekam kamera televisi.
Manajer Madura United, Haruna Sumitro memberikan klarifikasi soal adanya oknum tak bertanggung jawab yang melakukan tindakan kasar kepada pengadil lapangan. Menurutnya pria itu bukan bagian dari ofisial Laskar Sapeh Kerrab.
Namun Haruna memastikan bahwa aksi protes yang dilakukan terhadap wasit merupakan dampak dari kepemimpinan wasit yang tidak profesional. Sehingga menurutnya yang perlu dihukum tetap lah wasit sebagai penyebab kegaduhan.
Secara pribadi dan manajemen saya menyampaikan permohonan maaf kalau kemudian terjadi akibat dari pada kepemimpinan wasit, kemudian pertandingan selesai dengan tidak bagus, ungkap Haruna usai pertandingan.
Sehingga mantan Ketua Pengrov PSSI Jawa Timur itu mendesak agar federasi maupun operator liga mendalami kejadian itu. Namun menurutnya tetap harus dititikberatkan kepada wasit sebagai pemicu terjadinya aksi protes.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:55
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:43
-
Jadwal Live Streaming Seri 1 Mandalika Racing Series 2026, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:39
-
Jadwal Lengkap Balapan Pertamina Mandalika Racing Series 2026
Otomotif 20 April 2026, 10:55
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
















