Penonton Minim, Panpel Gresik United Tekor
Editor Bolanet | 5 Maret 2014 12:39
- Membawa nama kota tak membuat Gresik United mendapat dukungan sepenuhnya dari masyarakat Kota Pudak. Minimnya jumlah penonton yang hadir di Stadion Petrokimia menjadi membuat panitia pelaksana (panpel) pertandingan merugi.
Tiga pertandingan sudah dijalani Laskar Joko Samudro di Stadion Petrokimia Gresik. Sayangnya jumlah penonton di tiap pertandingan selalu tak sesuai harapan. Stadion Petrokimia yang berkapasitas 25 ribu penonton hanya terisi kurang dari 20 persen.
Rata-rata jumlah penonton yang menyaksikan pertandingan Gresik United hanya sekitar 3 ribu per pertandingan. Kondisi ini dikeluhkan ketua Panpel Gresik United, Choirul Anam. Anam merasa heran. Sebab, harga tiket yang dijual di pasaran sebenarnya cukup terjangkau.
Saya selalu sungkan kalau ditanya mengenai pendapatan dari tiket pertandingan. Sebab jumlahnya memang sedikit dan tak cukup untuk menutupi biaya operasional, keluh Anam.
Kondisi ini diperparah dengan kondisi Gresik United yang sedang angin-anginan. Dari tiga pertandingan di kandang, Gresik United hanya meraih satu kemenangan dan dua kali hasil imbang. Situasi pun sedang tak kondusif karena Ultras Gresik menuntut agar Agus Yuwono mundur dari jabatan pelatih kepala.
Bukan hanya itu, panpel Gresik United harus menanggung denda sebesar Rp 50 juta akibat ulah Ultras yang menyalakan flare di tengah pertandingan. Sudah penonton sepi, kena denda lagi, tutup Anam. [initial]
(faw/pra)
Tiga pertandingan sudah dijalani Laskar Joko Samudro di Stadion Petrokimia Gresik. Sayangnya jumlah penonton di tiap pertandingan selalu tak sesuai harapan. Stadion Petrokimia yang berkapasitas 25 ribu penonton hanya terisi kurang dari 20 persen.
Rata-rata jumlah penonton yang menyaksikan pertandingan Gresik United hanya sekitar 3 ribu per pertandingan. Kondisi ini dikeluhkan ketua Panpel Gresik United, Choirul Anam. Anam merasa heran. Sebab, harga tiket yang dijual di pasaran sebenarnya cukup terjangkau.
Saya selalu sungkan kalau ditanya mengenai pendapatan dari tiket pertandingan. Sebab jumlahnya memang sedikit dan tak cukup untuk menutupi biaya operasional, keluh Anam.
Kondisi ini diperparah dengan kondisi Gresik United yang sedang angin-anginan. Dari tiga pertandingan di kandang, Gresik United hanya meraih satu kemenangan dan dua kali hasil imbang. Situasi pun sedang tak kondusif karena Ultras Gresik menuntut agar Agus Yuwono mundur dari jabatan pelatih kepala.
Bukan hanya itu, panpel Gresik United harus menanggung denda sebesar Rp 50 juta akibat ulah Ultras yang menyalakan flare di tengah pertandingan. Sudah penonton sepi, kena denda lagi, tutup Anam. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Highlights Liga 2: Gresik United Bungkam PSIM Yogyakarta dengan skor 2-0
Open Play 1 Oktober 2022, 18:07
-
Hasil Liga 2: Gresik United Akhiri 'Bulan Madu' PSIM dengan Erwan Hendarwanto
Bola Indonesia 1 Oktober 2022, 17:12
-
Persija Coret Mantan Bomber Timnas Indonesia U-19
Bola Indonesia 2 Agustus 2022, 13:48
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persik 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 13:49
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
















