Peringati Ulang Tahun, Arema FC Berencana Gelar Laga Simulasi
Serafin Unus Pasi | 16 Juli 2020 20:31
Bola.net - Manajemen Arema FC membeber rencana mereka untuk merayakan ulang tahun ke-33 mereka pada 11 Agustus 2020 mendatang. Klub berlogo singa mengepal ini menjajaki kemungkinan untuk menggelar uji coba pada peringatan ulang tahun tersebut.
Media Officer Arema FC, Sudarmaji, menyebut bahwa ada sejumlah rencana yang akan dilakukan untuk merayakan peringatan ulang tahun mereka. Salah satunya, menurut mantan wartawan ini, adalah menggelar laga uji coba.
"Kami berkeinginan untuk menggelar uji coba atau uji simulasi," ucap Sudarmaji, Kamis (16/07).
"Akan lebih menarik karena semoga bisa menjadi prototipe klub-klub lain bagaimana kami mempersiapkan pertandingan," sambungnya.
Lebih lanjut, Sudarmaji mengisyaratkan bahwa sejauh ini Arema belum menemukan kandidat lawan tanding. Menurut pria berusia 44 tahun ini, mereka masih mencari tim yang mau diajak beruji coba pada laga tersebut.
"Kami berharap ada tim yang mau untuk diajak bermain pada pertandingan simulasi. Namun, kami berharap tim tersebut memiliki daya tarik agar bisa terakses oleh pihak televisi," papar Sudarmaji.
Arema sendiri memiliki banyak kebiasaan dalam merayakan hari ulang tahun mereka. Pada tahun lalu, yang berbarengan dengan hari raya Idul Adha, mereka menggelar Salat Id dan pemotongan hewan kurban di markas mereka.
Tahun sebelumnya, Arema menggelar peringatan ulang tahunnya dengan nuansa religius. Mereka menggelar acara bertajuk Arema Bersholawat.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Tetap dengan Protokol Kesehatan
Sementara itu, menurut Sudarmaji, kendati berencana menggelar laga uji coba, manajemen Arema tetap memastikan bakal mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat. Bahkan, menurutnya, Arema berencana menjadikan laga uji coba ini sebagai salah satu prototipe pertandingan di lanjutan Shopee Liga 1 musim 2020 mendatang.
"Pertandingan ini kan menjadi uji coba bagaimana pertandingan digelar sesuai dengan protokol kesehatan. Bukan hanya bagi kedua tim, tapi juga bagi pihak keamanan, media, juga panitia pelaksana," tutur Sudarmaji.
"Kalau tidak dicoba dalam sebuah pertandingan simulasi, khawatirnya ketika pertandingan resmi akan ada hal yang kurang. Ini kan pola hidup baru," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Swiss Open 2026
Bulu Tangkis 9 Maret 2026, 15:14
-
Leverkusen yang Kuat Lawan Klub Inggris, Arsenal yang Masih Sempurna
Liga Champions 9 Maret 2026, 14:33
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP China 2026 di Vidio, 13-15 Maret 2026
Otomotif 9 Maret 2026, 14:16
-
Modal Galatasaray di Kandang, Rekam Jejak Liverpool di Fase Gugur
Liga Champions 9 Maret 2026, 13:52




















