Permainan Budi Sudarsono dkk Dinilai Masih Mengesankan
Editor Bolanet | 20 Juni 2013 17:51
- Tim Jakarta All Stars berhasil meraih kemenangan tipis dari tim nasional Indonesia U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu (19/6) petang. Satu-satunya gol dalam pertandingan uji coba tersebut, dicetak Radja Nainggolan, pemain Belgia keturunan Batak.
Namun, pujian tidak semata-mata disematkan untuk pesepakbola asal klub kontestan Liga Italia, Cagliari tersebut. Melainkan kepada Budi Sudarsono dan kawan-kawan.
Radja yang tergabung di Jakarta All Stars, berada satu tim bersama pemain-pemain lawas seperti Budi Sudarsono, Nur'Alim, Kurniawan, Dwi Yulianti, Hendro Kartiko, Mukti Ali Raja, Isnan Ali, Salim Allaydrus, Syamsul Chaerudin, Rocky Putiray, Suwita Patha dan Talaohu Abdul Mushafri.
Pertandingan tersebut, dalam rangka menyambut HUT Kota Jakarta. Selain itu, memberikan dukungan terhadap Timnas 23 yang mempersiapkan diri tampil di SEA Games 2013. Meski di tim kami mayoritas dihuni para pemain sudah pensiun dan legenda, tapi mereka masih memberikan kontribusi dalam permainan, ujar Manajer Jakarta All Stars, Richard Achmad Supriyanto.
Ini kali pertama saya sebagai manager dan menjadi proses belajar yang sangat menyenangkan. Saya bangga bisa berkarya bersama pemain sekelas mereka, sambung Wakil Ketua Umum The Jakmania- sebutan suporter Persija Jakarta tersebut.
Kembali dikatakan Richard, meski para pemain sudah tidak muda lagi namun tetap memiliki pola dalam memainkan bola. Apalagi, dipandu dengan gaya permainan Radja Nainggolan sangat mengesankan dan akhirnya Jakarta All Stars mampu meraih kemenangan.
Timnas U-23 harus banyak belajar dari Radja dan bisa mempraktekkannya langsung. Artinya, Timnas memang perlu menambah skuadnya yang akan dikirim ke SEA Games di Myanmar, tukasnya. (esa/dzi)
Namun, pujian tidak semata-mata disematkan untuk pesepakbola asal klub kontestan Liga Italia, Cagliari tersebut. Melainkan kepada Budi Sudarsono dan kawan-kawan.
Radja yang tergabung di Jakarta All Stars, berada satu tim bersama pemain-pemain lawas seperti Budi Sudarsono, Nur'Alim, Kurniawan, Dwi Yulianti, Hendro Kartiko, Mukti Ali Raja, Isnan Ali, Salim Allaydrus, Syamsul Chaerudin, Rocky Putiray, Suwita Patha dan Talaohu Abdul Mushafri.
Pertandingan tersebut, dalam rangka menyambut HUT Kota Jakarta. Selain itu, memberikan dukungan terhadap Timnas 23 yang mempersiapkan diri tampil di SEA Games 2013. Meski di tim kami mayoritas dihuni para pemain sudah pensiun dan legenda, tapi mereka masih memberikan kontribusi dalam permainan, ujar Manajer Jakarta All Stars, Richard Achmad Supriyanto.
Ini kali pertama saya sebagai manager dan menjadi proses belajar yang sangat menyenangkan. Saya bangga bisa berkarya bersama pemain sekelas mereka, sambung Wakil Ketua Umum The Jakmania- sebutan suporter Persija Jakarta tersebut.
Kembali dikatakan Richard, meski para pemain sudah tidak muda lagi namun tetap memiliki pola dalam memainkan bola. Apalagi, dipandu dengan gaya permainan Radja Nainggolan sangat mengesankan dan akhirnya Jakarta All Stars mampu meraih kemenangan.
Timnas U-23 harus banyak belajar dari Radja dan bisa mempraktekkannya langsung. Artinya, Timnas memang perlu menambah skuadnya yang akan dikirim ke SEA Games di Myanmar, tukasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Mansfield vs Arsenal: The Gunners Menang dan Jaga Mimpi Quadruple
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:12
-
Tempat Menonton Juventus vs Pisa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 20:33
-
3 Hal Penting Jelang Athletic Club vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 18:25
-
Prediksi Susunan Pemain Newcastle vs Man City, Tim Tamu Tanpa Haalad
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:01
-
Tempat Menonton Wrexham vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:00
-
Live Streaming Wrexham vs Chelsea - Link Nonton Piala FA/FA Cup di Vidio
Liga Inggris 7 Maret 2026, 17:45
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31















