Persebaya Berharap Protokol Kesehatan Shopee Liga 1 2020 Dibuat Lebih Sempurna
Ari Prayoga | 30 Juli 2020 01:40
Bola.net - Persebaya Surabaya memberi masukan kepada PSSI dan PT. Liga Indonesia Baru terkait protokol kesehatan Shopee Liga 1 2020. Manajemen meminta federasi mencontoh liga di beberapa negara tetangga.
Menurut Sekretaris Persebaya, Ram Surahman, belum bergulirnya kompetisi sebenarnya bisa menjadi keuntungan bagi federasi. Terutama untuk menyiapkan panduan protokol kesehatan yang lebih sempurna.
PSSI, kata Ram, bisa melihat kasus yang terjadi di Vietnam, Jepang maupun Korea Selatan untuk kemudian jadi pembelajaran. Sehingga langkah-langkah mitigasinya lebih tepat.
"Contohnya Vietnam yang sudah sangat rapi seperti itu, kemudian kompetisi harus terhenti, padahal tidak langsung berimbas ke pemainnya," katanya kepada Bola.net.
"Harapan kami protokol itu jauh lebih sempurna, karena kita bisa melihat yang terjadi di Vietnam, mengkompilasikan kasus-kasus yang terjadi di sana," imbuhnya.
Tentu, Persebaya masih terus menunggu panduan protokol resmi dari induk sepak bola Indonesia, selain regulasi dan detail teknis lainnya. Karena itu penting dan menyangkut aspek keselamatan.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Jalan Keluar Terbaik
Namun, Ram berharap masukan demi masukan maupun tuntutan yang disampaikan Persebaya tidak dianggap sebagai bentuk perlawanan. Pihaknya hanya berusaha mencari keputusan yang terbaik untuk semua.
"Perlu ditekankan kami tidak dalam posisi membangkang, rewel, cerewet atau apa, memang ini harus didiskusikan secara jernih, secara sehat," jelas Ram.
"Sehingga nanti keputusannya yang terbaik, apakah lanjut atau tidak, semua dikonstruksi secara sehat. Itu yang terpenting," tandas mantan jurnalis olahraga tersebut.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






