Persebaya Masih Setengah Hati Sambut Sinyal Polrestabes
Editor Bolanet | 12 Juni 2012 14:17
- Sinyal positif dari Kapolrestabes Surabaya tentang pemberian kembali ijin keamanan dan keramaian untuk pertandingan ditanggapi Persebaya Surabaya dengan setengah hati. Pasalnya, ijin tersebut lebih mengarahkan laga kandang Persebaya digelar di Gelora Bung Tomo (GBT).
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Tri Maryanto memberi isyarat ia akan segera mencabut kembali pembekuan ijin keamanan dan keramaian untuk pertandingan kandang Persebaya. Akan tetapi, ijin ini diberikan jika pertandingan Bajul Ijo digelar di GBT. Sebab, selain karena Gelora 10 Nopember (G10N) Tambaksari sedang direnovasi, GBT dinilainya lebih representatif dari segi bangunan dan kapasitas penonton.
Kami sangat senang mendengarnya dan berterima kasih pada Kapolrestabes. Beliau memahami kesulitan kami, sambut CEO Persebaya, Gede Widiade ketika dikonfirmasi. Tapi seharusnya semua pihak juga mengerti kalau kami juga kesulitan untuk menggelar laga kami di GBT lagi.
Keluhan Gede memang ada benarnya. Selain biaya sewa lebih mahal ketimbang G10N, pemasukan Panpel Persebaya juga seret saat menggelar laga kandang mereka di GBT.
Semua harus ingat, Persebaya itu bukan lagi tim yang dibiayai pemerintah seperti dulu. Kami ini sekarang Badan Usaha yang keuangannya bertumpu secara mandiri, tandas Gede (fjr/end)
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Tri Maryanto memberi isyarat ia akan segera mencabut kembali pembekuan ijin keamanan dan keramaian untuk pertandingan kandang Persebaya. Akan tetapi, ijin ini diberikan jika pertandingan Bajul Ijo digelar di GBT. Sebab, selain karena Gelora 10 Nopember (G10N) Tambaksari sedang direnovasi, GBT dinilainya lebih representatif dari segi bangunan dan kapasitas penonton.
Kami sangat senang mendengarnya dan berterima kasih pada Kapolrestabes. Beliau memahami kesulitan kami, sambut CEO Persebaya, Gede Widiade ketika dikonfirmasi. Tapi seharusnya semua pihak juga mengerti kalau kami juga kesulitan untuk menggelar laga kami di GBT lagi.
Keluhan Gede memang ada benarnya. Selain biaya sewa lebih mahal ketimbang G10N, pemasukan Panpel Persebaya juga seret saat menggelar laga kandang mereka di GBT.
Semua harus ingat, Persebaya itu bukan lagi tim yang dibiayai pemerintah seperti dulu. Kami ini sekarang Badan Usaha yang keuangannya bertumpu secara mandiri, tandas Gede (fjr/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manajemen PSM Juga Coret Samsidar
Bola Indonesia 30 Desember 2013, 19:26
-
Kaleidoskop Sepakbola Nasional 2013
Editorial 24 Desember 2013, 20:37
-
Komdis PSSI Buktikan Adanya Mafia Sepak Bola di IPL
Bola Indonesia 20 Desember 2013, 22:41
-
Komdis PSSi Panggil CEO PSM Terkait Pengaturan Skor di Playoff IPL
Bola Indonesia 20 Desember 2013, 19:04
-
Pro Duta Pertanyakan Keputusan PSSI
Bola Indonesia 11 Desember 2013, 03:16
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:16
-
Timnas Indonesia Ditantang Jaga Konsistensi Saat Hadapi Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:14
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 9 Juni 2026, 14:41
-
Tino Livramento Bongkar Kehebatan Kobbie Mainoo di Timnas Inggris
Piala Dunia 9 Juni 2026, 14:02
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Indonesia vs Mozambik?
Tim Nasional 9 Juni 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19











