Persela Akui Kesulitan Menaklukkan Persik Kendal
Ari Prayoga | 26 Januari 2019 04:29
Bola.net - - Asisten Pelatih Persela Lamongan, Danur Dara mengakui bahwa timnya kesulitan untuk menaklukkan Persik Kendal pada babak 32 besar Piala Indonesia, Jumat (25/01) malam. Sebab lawan memberikan perlawanan yang cukup sengit.
Selain itu, menurut mantan pelatih Perssu Sumenep ini, Persela juga punya masalah dalam menuntaskan penyelesaian akhir, khususnya pada babak pertama. Sehingga banyak peluang yang gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Birrul Walidain cs.
"Menurut saya problem babak pertama salah satunya kurang tenang dalam menuntaskan finishing. Yang kedua lawan berani melakukan pressing meskipun dia sebagai tim tamu," ungkap Danur Dara usai pertandingan.
Namun Danur tetap bersyukur Persela bisa meraih kemenangan di kandang sendiri, karena tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut juga butuh hasil itu demi memuluskan langkah dan meringankan beban di leg kedua.
"Jadi menurut saya kemenangan ini sebagai modal kita nanti untuk ke depan," tegas mantan pelatih tim sepak bola Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Timur ini.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Benahi Finishing Touch
Lebih lanjut, Danur mengatakan, setelah pertandingan tersebut, pihaknya mau tidak mau harus berbenah. Salah satunya adalah memperbaiki penyelesaian akhir yang menjadi problem utama pada laga melawan Persik Kendal.
"Kita lihat tadi babak kedua, hampir sepanjang pertandingan kita banyak menciptakan, tetapi pemain sering tidak memaksimalkan peluang atau mengkoversi menjadi gol," jelas Danur.
"Apalagi bola kalau sudah di sepertiga sering keliru mengambil keputusan, bola satu lawan satu dengan kiper masih tidak masuk. Kita benahi skill finishingnya dan mental untuk menyelesaikan peluang," tegasnya.
Perbaiki Transisi
Selain membenahi finishing, Danur merasa perlu untuk memperbaiki transisi dari menyerang ke bertahan. Sehingga para pemain bisa segera melakukan antisipasi ketika kehilangan bola.
"Beberapa kali lawan tadi merepotkan kita karena kita terlambat melakukan transisi dari menyerang ke bertahan, karena lawan masih muda, lawan juga cepat tadi," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Klub dengan Skuad Termahal di Pegadaian Liga 2 2024/2025
Bola Indonesia 14 November 2024, 13:47
-
Format dan Regulasi Liga 2 2024/2025: Siapa yang Promosi dan Degradasi?
Bola Indonesia 3 September 2024, 08:36
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






