Persija Jakarta di Tangan Thomas Doll: Fleksibel, Tak Terpaku pada Satu Sistem
Gia Yuda Pradana | 6 Juni 2022 14:26
Bola.net - Pelatih baru Thomas Doll menghadirkan sejumlah perubahan di Persija Jakarta. Selain merombak komposisi skuad, pelatih asal Jerman itu juga mengubah cara bermain Macan Kemayoran.
Minggu kemarin, 5 Juni 2022, Persija beruji coba melawan Sabah FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Persija menerapkan pola yang tidak biasa, yakni 3-5-2.
Sudah lama Persija tidak memakai pakem 3-5-2. Pola itu pernah menjadi tren di Liga Indonesia 2000-an. Thomas Doll kembali menghidupkannya.
Sayangnya, meski bermain bagus, formasi 3-5-2 Persija Jakarta tidak mempan untuk mengalahkan Sabah FC. Macan Kemayoran takluk 1-2 dari runner-up sementara Liga Super Malaysia itu.
Sistem Itu Tidak Terlalu Penting

"Soal sistem, kadang orang membicarakannya, padahal itu tidak terlalu penting," kata Thomas Doll.
"Yang penting adalah bagaimana pemain merasakan sistemnya. Mau bermain dengan empat atau lima bek, satu striker atau dua striker, bagi saya tidak terlalu penting," imbuhnya.
Selama lima tahun terakhir, Persija terbiasa menggunakan pakem 4-3-3. Pola itu juga yang mengantarkan Macan Kemayoran menjuarai Liga 1 2018.
"Ketika bermain dengan lima gelandang, jarak mereka tidak terlalu jauh. Kami masih punya waktu untuk berlatih sistem, misalnya empat pemain di lini belakang," lanjut Thomas Doll.
Persija Selalu Bisa Main Menyerang

Pernyataan Thomas Doll itu mengisyaratkan bahwa formasi Persija untuk turnamen pramusim dan Liga 1 2022/2023 akan fleksibel. Mereka takkan terpaku dengan satu sistem permainan tertentu.
"Pada akhirnya, yang terpenting bagaimana pemain merasakan sistem yang berbeda-beda. Orang-orang mungkin ingin tahu sistem seperti apa agar Persija menang," ujar Thomas Doll.
"Karena pada setiap sistem, kami bisa main menyerang. Bisa dilihat ketika melawan Sabah FC, kami tak berdiri di kotak penalti dan menunggu," imbuhnya.
Klasemen Akhir BRI Liga 1 2021/22
Disadur dari: Bola.com/Muhammad Adiyaksa/Wiwig Prayugi, 6 Juni 2022
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Optimisme Thomas Doll Setelah Melihat Permainan Persija di Laga Lawan Sabah FC
- Fakta-fakta Ernando Ari: Kiper Persebaya Surabaya yang Diincar PSIS Semarang
- Thomas Doll Soal 3 Calon Pemain Asing Persija: Sabar
- Thomas Doll Kagum Melihat Atmosfer The Jakmania di Laga Persija vs Sabah FC
- Thomas Doll Beberkan Alasan Andritany Tak Masuk DSP Persija vs Sabah FC
- Respon Persebaya Surabaya Soal Kabar PSIS Semarang Ingin Pulangkan Ernando Ari
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37












