Persipasi Bekasi Kembali Terancam Ditinggalkan Pemain
Editor Bolanet | 2 April 2014 19:55
- Lambannya upaya manajemen Persipasi Bekasi dalam membentengi pemain, nampaknya kembali berpotensi petaka. Sederet pemain yang menjadi andalan, tengah digoda klub lainnya. Hal tersebut, kontan menjadi kekhawatiran tim pelatih Persipasi Bekasi yang dikomandoi Warta Kusuma.
Diterangkan Warta, penjaga gawang utama yakni Pipik Suratno sudah didekati Persitara Jakarta Utara yang berada di Grup 2 Divisi Utama musim ini. Sedangkan Agus Salim yang berposisi sebagai striker, kini diminati Persikota Tangerang.
Sebelumnya, kami kehilangan penjaga gawang Bayu Cahyo yang lebih memilih bergabung dengan salah satu klub asal Kalimantan. Andai kata dari awal pihak manajemen melakukan nego dan prakontrak, mungkin saya tidak takut seperti ini. Kami seharusnya bisa tenang dalam melakukan persiapan. Kini, kami selalu waspada dan khawatir pemain benar-benar pindah ke klub lainnya, kata Warta.
Namun kabarnya, besok (Kamis, 3 April), manajemen berniat melakukan negosiasi kontrak. Kami berharap, bisa mendapatkan kepastian terkait siapa-siapa saja pemain yang mencapai kesepakatan harga. Sebab, jika ada yang memilih mundur, kami bisa langsung mencari penggantinya, sambungnya.
Sementara itu, Persipasi kalah dari Villa 2000 dengan skor 0-1, dalam laga uji coba di Lapangan Sutasoma 77, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (2/4) petang.
Warta menuturkan, kelemahan utama skuadnya yakni masih seputar penyelesaian akhir. Belum maksimalnya penampilan Stephen Nagbe Mennoch dan kawan-kawan, ditengarai Warta juga diakibatkan adanya faktor psikologis. Yakni, akibat belum mendapatkan kepastian untuk berlaga di Stadion Patriot.
Secara permainan, kami sebenarnya tampil bagus karena mampu mengurung lawan. Namun, penyelesaian akhir memang sangat kurang. Berita-berita terkait tidak bisa menggelar laga kandang di Stadion Patriot, sangat mempengaruhi mental para pemain, imbuh Warta.
Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) Kota Bekasi, melarang Laskar Patriot- julukan Persipasi Bekasi- menggunakan Stadion Patriot. Akibatnya, klub kebanggaan warga Kota Bekasi tersebut, dilanda kebimbangan dalam menggelar laga kandang kompetisi Divisi Utama musim ini.
Pihak Disporbudpar beralasan karena stadion berkapasitas 20 ribu tempat duduk tersebut, belum memiliki payung hukum, fasilitas stadion belum lengkap 100 persen (masih dalam pembangunan tahap kedua) dan masih dalam masa perawatan PT Prambanan (kontraktor stadion). (esa/dzi)
Diterangkan Warta, penjaga gawang utama yakni Pipik Suratno sudah didekati Persitara Jakarta Utara yang berada di Grup 2 Divisi Utama musim ini. Sedangkan Agus Salim yang berposisi sebagai striker, kini diminati Persikota Tangerang.
Sebelumnya, kami kehilangan penjaga gawang Bayu Cahyo yang lebih memilih bergabung dengan salah satu klub asal Kalimantan. Andai kata dari awal pihak manajemen melakukan nego dan prakontrak, mungkin saya tidak takut seperti ini. Kami seharusnya bisa tenang dalam melakukan persiapan. Kini, kami selalu waspada dan khawatir pemain benar-benar pindah ke klub lainnya, kata Warta.
Namun kabarnya, besok (Kamis, 3 April), manajemen berniat melakukan negosiasi kontrak. Kami berharap, bisa mendapatkan kepastian terkait siapa-siapa saja pemain yang mencapai kesepakatan harga. Sebab, jika ada yang memilih mundur, kami bisa langsung mencari penggantinya, sambungnya.
Sementara itu, Persipasi kalah dari Villa 2000 dengan skor 0-1, dalam laga uji coba di Lapangan Sutasoma 77, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (2/4) petang.
Warta menuturkan, kelemahan utama skuadnya yakni masih seputar penyelesaian akhir. Belum maksimalnya penampilan Stephen Nagbe Mennoch dan kawan-kawan, ditengarai Warta juga diakibatkan adanya faktor psikologis. Yakni, akibat belum mendapatkan kepastian untuk berlaga di Stadion Patriot.
Secara permainan, kami sebenarnya tampil bagus karena mampu mengurung lawan. Namun, penyelesaian akhir memang sangat kurang. Berita-berita terkait tidak bisa menggelar laga kandang di Stadion Patriot, sangat mempengaruhi mental para pemain, imbuh Warta.
Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) Kota Bekasi, melarang Laskar Patriot- julukan Persipasi Bekasi- menggunakan Stadion Patriot. Akibatnya, klub kebanggaan warga Kota Bekasi tersebut, dilanda kebimbangan dalam menggelar laga kandang kompetisi Divisi Utama musim ini.
Pihak Disporbudpar beralasan karena stadion berkapasitas 20 ribu tempat duduk tersebut, belum memiliki payung hukum, fasilitas stadion belum lengkap 100 persen (masih dalam pembangunan tahap kedua) dan masih dalam masa perawatan PT Prambanan (kontraktor stadion). (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya 99 Persen Yakin Berkompetisi Lagi
Bola Indonesia 29 Desember 2016, 07:59
-
Arema Indonesia Segera Jajal Persipasi Bekasi
Bola Indonesia 27 September 2016, 18:48
-
Tujuh Klub Terhukum Minta Pemerintah Kawal Kongres PSSI
Bola Indonesia 26 September 2016, 20:35
-
Tolak Main di Liga Nusantara, Persebaya Minimal di Divisi Utama
Bola Indonesia 17 Agustus 2016, 08:06
-
Kesaksian Pelaku Sepakbola Gajah Ternyata Diskenariokan
Bola Indonesia 30 Juli 2015, 17:07
LATEST UPDATE
-
Chelsea Bahkan Tidak Punya Kiper Nomor 1
Liga Inggris 7 Maret 2026, 10:32
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Final Four Proliga 2026, 2 April-19 April 2026
Voli 7 Maret 2026, 09:44
-
Jadwal Lengkap FA Cup Malam Ini, Sabtu 7 Maret 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 09:32
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 7 Maret 2026, 09:11
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 7 Maret 2026, 09:11
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 7 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 09:00













