Persisam Tidak Yakin Harbiansyah Lakukan Penggelapan
Editor Bolanet | 28 Maret 2013 14:15
- Manajemen Persisam Putra Samarinda mengaku keberatan dengan pernyataan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Isran Noor yang mengeluarkan tudingan penggelapan dana Timnas senilai Rp2 Miliar oleh Harbiansyah Hanafiah.
Hal tersebut, dinilai merugikan lantaran tidak memilki bukti yang tepat. Manajer tim Persisam Putra Agus Coeng Setiawan dihubungi dari Samarinda mengatakan, semestinya Isran Noor yang juga menjabat sebagai Bupati Kutai Timur tersebut, melakukan audit terlebih dahulu, atau setidaknya melakukan crosk chek di lapangan sebelum menyampaikan kepada publik.
Kami sangat menyesalkan tindakan tersebut. Sebab, tidak ada bukti apapun tapi sudah diumumkan secara luas kepada masyarakat. Jika pernyataan tidak benar, maka menjadi fitnah. Apalagi, baik Isran maupun Harbiansyah sama-sama berasal dari satu daerah yakni Kalimantan Timur, ujar Agus Coeng.
Menurut mantan penjaga gawang di era 90-an tersebut, tidak mungkin Harbiansyah Hanafiah yang cukup lama dikenalnya, melakukan penggelapan dana. Apalagi, dana tersebut untuk keperluan Timnas.
Beliau (Harbiansyah) bukan lagi dalam hitungan bulan mengurusi klub sepak bola. Yakni, mulai tahun 1984 sudah membiayai tim di Samarinda, dan itu semua melalui uang pribadinya tanpa adanya bantuan dana dari pemerintah. Pak Harbiansyah tetap konsisten mendanai tim Persisam Putra Samarinda, urai Agus Coeng.
Lebih jauh dikatakan Agus Coeng, uang senilai Rp2 Miliar memang jumlah yang tidak sedikit. Namun. Coeng cukup yakin jika harbiansyah Hanafiah tidak mungkin tertarik untuk menyelewengkan dana tersebut, apalagi untuk kepentingan pribadi.
Untuk gaji pemain Persisam, tiap bulannya pak Haji (Harbiansyah) harus mengeluarkan dana sekitar Rp1 Miliar. Jadi bagi saya, cukup mustahil kalau beliau tertarik menyelewengkan dana tersebut, tukas Agus Coeng.
Sementara itu, sekretaris Persisam Putra Samarinda, Achmad Subhan menambahkan, bahwa bagi seorang pejabat daerah untuk mencari popularitas di tingkat Nasional tidak mesti harus dengan cara yang negatif.
Karena menurut Subhan, banyak trik yang lebih arif bisa diterapkan tanpa harus menyinggung ataupun menyakiti orang lain. Apalagi, antara Isran Noor dan Harbiasnyah merupakan sahabat yang cukup dekat.
Terlepas itu, ada peran dari pihak lain. Tapi sekarang, dengan berita yang ujung-ujungnya merupakan fitnah, terus terang saya sangat menyesalkan. Apalagi, yang menjadi korban merupakan Presiden Direktur kami di tim Persisam Putra, tutur Subhan. (esa/mac)
Hal tersebut, dinilai merugikan lantaran tidak memilki bukti yang tepat. Manajer tim Persisam Putra Agus Coeng Setiawan dihubungi dari Samarinda mengatakan, semestinya Isran Noor yang juga menjabat sebagai Bupati Kutai Timur tersebut, melakukan audit terlebih dahulu, atau setidaknya melakukan crosk chek di lapangan sebelum menyampaikan kepada publik.
Kami sangat menyesalkan tindakan tersebut. Sebab, tidak ada bukti apapun tapi sudah diumumkan secara luas kepada masyarakat. Jika pernyataan tidak benar, maka menjadi fitnah. Apalagi, baik Isran maupun Harbiansyah sama-sama berasal dari satu daerah yakni Kalimantan Timur, ujar Agus Coeng.
Menurut mantan penjaga gawang di era 90-an tersebut, tidak mungkin Harbiansyah Hanafiah yang cukup lama dikenalnya, melakukan penggelapan dana. Apalagi, dana tersebut untuk keperluan Timnas.
Beliau (Harbiansyah) bukan lagi dalam hitungan bulan mengurusi klub sepak bola. Yakni, mulai tahun 1984 sudah membiayai tim di Samarinda, dan itu semua melalui uang pribadinya tanpa adanya bantuan dana dari pemerintah. Pak Harbiansyah tetap konsisten mendanai tim Persisam Putra Samarinda, urai Agus Coeng.
Lebih jauh dikatakan Agus Coeng, uang senilai Rp2 Miliar memang jumlah yang tidak sedikit. Namun. Coeng cukup yakin jika harbiansyah Hanafiah tidak mungkin tertarik untuk menyelewengkan dana tersebut, apalagi untuk kepentingan pribadi.
Untuk gaji pemain Persisam, tiap bulannya pak Haji (Harbiansyah) harus mengeluarkan dana sekitar Rp1 Miliar. Jadi bagi saya, cukup mustahil kalau beliau tertarik menyelewengkan dana tersebut, tukas Agus Coeng.
Sementara itu, sekretaris Persisam Putra Samarinda, Achmad Subhan menambahkan, bahwa bagi seorang pejabat daerah untuk mencari popularitas di tingkat Nasional tidak mesti harus dengan cara yang negatif.
Karena menurut Subhan, banyak trik yang lebih arif bisa diterapkan tanpa harus menyinggung ataupun menyakiti orang lain. Apalagi, antara Isran Noor dan Harbiasnyah merupakan sahabat yang cukup dekat.
Terlepas itu, ada peran dari pihak lain. Tapi sekarang, dengan berita yang ujung-ujungnya merupakan fitnah, terus terang saya sangat menyesalkan. Apalagi, yang menjadi korban merupakan Presiden Direktur kami di tim Persisam Putra, tutur Subhan. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
LATEST UPDATE
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
-
Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026, 04:55
-
Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
Liga Inggris 7 Juni 2026, 04:16
-
Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:54
-
Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:44
-
Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:23
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











