Persitara Berambisi Kalahkan Pro Duta
Editor Bolanet | 5 Mei 2012 22:51
- Persitara Jakarta Utara ingin mengakhiri cacatan belum pernah meraih kemenangan dari Pro Duta FC. Karena itu, dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama musim 2011/2012 versi PT LPIS, di Stadion Tugu, Jakarta Utara, Minggu (6/5), Laskar si Pitung- julukan Persitara- bertekad menaklukan tim berjuluk Kuda Pegasus tersebut.
Pada tiga pertemuan sebelumnya, Tantan dan kawan-kawan hanya sekali meraih hasil seri. Selebihnya, dilalui dengan kekalahan. Terakhir, kekalahan 1-2 dari Pro Duta di ajang Piala Indonesia (PI).
Kekalahan tersebut, dirasa sangat menyakitkan. Pasalnya, Laskar si Pitung harus tersingkir dari ajang PI setelah tim besutan Roberto Bianchi berhasil mencetak gol di masa injury time. Maklum, jika pertandingan tersebut berakhir imbang 1-1, maka Laskar si Pitung yang berhak melenggang ke babak selanjutnya.
Pertandingan akan sangat emosional buat kami. Karena itu, tidak ada kata lain, kecuali kami harus dapat memenangkan pertandingan, ungkap General Manajer Persitara, Sutrisno, kepada Bola.net.
Menurut Sutrisno, bukan hanya di ajang PI saja skuad timnya dibuat meradang oleh Pro Duta. Pertemuan di putaran pertama lalu, wasit yang memimpin pertandingan juga dinilai tidak fair sehingga membuat Tantan dan kawan-kawan harus menelan kekalahan.
Kalau tidak ada faktor non teknis seperti pertandingan sebelumnya, kami yakin bisa memenangkan pertandingan, tambah pria asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur tersebut.
Keinginan dapat menundukkan Kuga Pegasus bukan sebatas tekad. Tetapi, kubu Laskar si Pitung juga melakukan persiapan khusus untuk menghadapi tim yang musim lalu berlebel Pro Titan itu. Sepekan jelang duel, pelatih Zainal Abidin menggembleng Tantan dan kawan-kawan dalam latihan fisik di Ancol, Jakarta.
Meski belum seratus persen, kami sudah siap menghadapi pertandingan, ungkap Zainal ZapelloAbidin.
Menurut Zapello, usai digembleng di Ancol, kondisi fisik tim besutannya kini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Itu terlihat dari agresifitas permainan anak-anak Laskar si Pitung dalam laga uji coba melawan Persitara U-18 dan Persijatim Jakarta Timur, pekan lalu.
Kami bisa bermain agresif karena kondisi fisik pemain sangat bagus, tuturnya.
Tapi, Zapello optimistis pasukannya dapat memenangkan duel. Karena bertindak sebagai tuan rumah, dia akan mengintruksikan Tantan dan kawan-kawan bermain menyerang sejak menit awal babak pertama.
Kami akan berusaha menciptakan peluang sebanyak mungkin. Dengan harapan beberapa di antaranya bisa dijadikan gol, tandasnya.
Sementara itu, meski berstatus sebagai tim tamu, Pro Duta juga memburu kemenangan. Itu sebagai modal memuncaki klasemen sementara Grup I kompetisi kasta kedua gelaran PT LPIS. Tapi sepertinya, Kuda Pegasus harus bekerja keras untuk dapat merealisasikan keinginannya. Pasalnya, dalam laga nanti mereka tak diperkuat pemain andalannya.
Sayang, kami tidak bisa menurunkan Toni Soldevilla dan Hardiansyah,” tukas Manajer Operasional Pro Duta FC, Amin ST.
Menurut Amin, Toni masih mengalami cedera otot sehingga belum pulih benar. Sedangkan Hardiansyah tak bisa diturunkan karena terkena kartu merah pada pertandingan melawan PSP Padang di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam, Minggu (29/4) lalu.
Amin belum tahu siapa nanti yang akan menggantikan Toni maupun Hardiansyah. Pasalnya, pelatih yang juga merangkap manajer Pro Duta FC Roberto Bianchi, biasanya akan menurunkan starting eleven berdasarkan dari hasil latihan sebelumnya.
Jadi di sini (Pro Duta FC) tidak ada pemain inti atau cadangan. Pemain cadangan bisa menjadi pemain inti, begitu pula sebaliknya, jelasnya.
Menurutnya, Beto, panggilan Roberto Bianchi, akan mengevaluasi para pemain berdasarkan latihan beberapa hari sebelum bertanding. (bola/esa/lex)
Pada tiga pertemuan sebelumnya, Tantan dan kawan-kawan hanya sekali meraih hasil seri. Selebihnya, dilalui dengan kekalahan. Terakhir, kekalahan 1-2 dari Pro Duta di ajang Piala Indonesia (PI).
Kekalahan tersebut, dirasa sangat menyakitkan. Pasalnya, Laskar si Pitung harus tersingkir dari ajang PI setelah tim besutan Roberto Bianchi berhasil mencetak gol di masa injury time. Maklum, jika pertandingan tersebut berakhir imbang 1-1, maka Laskar si Pitung yang berhak melenggang ke babak selanjutnya.
Pertandingan akan sangat emosional buat kami. Karena itu, tidak ada kata lain, kecuali kami harus dapat memenangkan pertandingan, ungkap General Manajer Persitara, Sutrisno, kepada Bola.net.
Menurut Sutrisno, bukan hanya di ajang PI saja skuad timnya dibuat meradang oleh Pro Duta. Pertemuan di putaran pertama lalu, wasit yang memimpin pertandingan juga dinilai tidak fair sehingga membuat Tantan dan kawan-kawan harus menelan kekalahan.
Kalau tidak ada faktor non teknis seperti pertandingan sebelumnya, kami yakin bisa memenangkan pertandingan, tambah pria asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur tersebut.
Keinginan dapat menundukkan Kuga Pegasus bukan sebatas tekad. Tetapi, kubu Laskar si Pitung juga melakukan persiapan khusus untuk menghadapi tim yang musim lalu berlebel Pro Titan itu. Sepekan jelang duel, pelatih Zainal Abidin menggembleng Tantan dan kawan-kawan dalam latihan fisik di Ancol, Jakarta.
Meski belum seratus persen, kami sudah siap menghadapi pertandingan, ungkap Zainal ZapelloAbidin.
Menurut Zapello, usai digembleng di Ancol, kondisi fisik tim besutannya kini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Itu terlihat dari agresifitas permainan anak-anak Laskar si Pitung dalam laga uji coba melawan Persitara U-18 dan Persijatim Jakarta Timur, pekan lalu.
Kami bisa bermain agresif karena kondisi fisik pemain sangat bagus, tuturnya.
Tapi, Zapello optimistis pasukannya dapat memenangkan duel. Karena bertindak sebagai tuan rumah, dia akan mengintruksikan Tantan dan kawan-kawan bermain menyerang sejak menit awal babak pertama.
Kami akan berusaha menciptakan peluang sebanyak mungkin. Dengan harapan beberapa di antaranya bisa dijadikan gol, tandasnya.
Sementara itu, meski berstatus sebagai tim tamu, Pro Duta juga memburu kemenangan. Itu sebagai modal memuncaki klasemen sementara Grup I kompetisi kasta kedua gelaran PT LPIS. Tapi sepertinya, Kuda Pegasus harus bekerja keras untuk dapat merealisasikan keinginannya. Pasalnya, dalam laga nanti mereka tak diperkuat pemain andalannya.
Sayang, kami tidak bisa menurunkan Toni Soldevilla dan Hardiansyah,” tukas Manajer Operasional Pro Duta FC, Amin ST.
Menurut Amin, Toni masih mengalami cedera otot sehingga belum pulih benar. Sedangkan Hardiansyah tak bisa diturunkan karena terkena kartu merah pada pertandingan melawan PSP Padang di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam, Minggu (29/4) lalu.
Amin belum tahu siapa nanti yang akan menggantikan Toni maupun Hardiansyah. Pasalnya, pelatih yang juga merangkap manajer Pro Duta FC Roberto Bianchi, biasanya akan menurunkan starting eleven berdasarkan dari hasil latihan sebelumnya.
Jadi di sini (Pro Duta FC) tidak ada pemain inti atau cadangan. Pemain cadangan bisa menjadi pemain inti, begitu pula sebaliknya, jelasnya.
Menurutnya, Beto, panggilan Roberto Bianchi, akan mengevaluasi para pemain berdasarkan latihan beberapa hari sebelum bertanding. (bola/esa/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Ketika Rotasi Guardiola Berbuah Tiket Perempat Final FA Cup
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:36
-
Chelsea dan Rotasi Besar yang Memicu Masalah di Lapangan
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:26
-
Liga Inggris 8 Maret 2026, 15:51

-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00












