Persitara PT LPIS Bermodal Nekat
Editor Bolanet | 15 Februari 2012 04:15
Tak ayal, duo Laskar Si Pitung tersebut kini terancam tak dapat melanjutkan kompetisi. Jika Persitara versi PT LI mengandalkan dana patungan dari pengurus dan manajemen, Persitara yang mengarungi kompetisi Divisi Utama PT LPIS disokong menggunakan dana talangan.
Sejauh ini, kami juga memakai dana pribadi. Tapi sifatnya dana talangan, ujar Sutrisno, General Manajer (GM) Persitara versi PT LPIS, kepada Bola.net.
Sutrisno mengungkapkan, pihaknya sempat kelimpungan saat skuad timnya harus melakoni dua laga tandang, yakni ke Medan menghadapi Pro Duta, dan PSLS di Lhokseumawe, Aceh. Tidak lain, itu setelah mengetahui dana di kas Persitara sudah kosong.
Kami semua sempat kebingungan dan bimbang antara berangkat dan tidak, tutur pria asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur tersebut.
Terkait krisis dana yang dialami skuad timnya, Cak Tries- panggilan Sutrisno-mengaku, sempat mengeluh kepada PT LPIS. Dengan harapan, operator liga yang hanya diakui PSSI tersebut mau mengucurkan dana untuk biaya tur Tantan dan kawan-kawan ke Medan dan Aceh.
Ya, kami sudah melaporkan masalah tersebut ke PT LPIS. Tapi hasil nihil, ungkapnya.
Karena tak ingin skuadnya dianggap kalah sebelum bertanding, Cak Tries pun berusaha memutar otak. Nah, Cak Tries bisa sedikit bernafas lega, setelah sadar bahwa di Medan ada mes Pertamina dengan biaya yang mampu menekan dana operasional laga tandangnya.
Memang tidak gratis, tapi paling tidak dengan menggunakan mes Pertamina, kami dapat menghemat 50 persen untuk biaya operasional saat
tandang ke Medan, tuturnya.
Sementara itu, untuk menutupi kekurangan, Cak Tries mengaku tetap harus merogoh kantong pribadinya. Karena setelah menghadapi Pro Duta di Stadion Lubuk Pakam, Medan, pasukan Laskar si Pitung harus diboyong ke Lhokseumawe.
Untuk kekurangan dana buat ke Aceh tetap saya harus mengeluarkan dana pribadi. Tapi dihitung dana talangan, pungkasnya seraya menyebut bahwa laga Persitara itu modal nekad. (esa/Rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Langkah Popsivo ke Final Four Proliga 2026 Terbuka Usai Tumbangkan Livin Mandiri
Voli 31 Januari 2026, 21:32
-
Link Live Streaming Chelsea vs West Ham di Premier League
Liga Inggris 31 Januari 2026, 21:30
-
Hasil Madura United vs PSBS Biak: Dominasi Tuan Rumah Tak Berbuah Gol
Bola Indonesia 31 Januari 2026, 21:10
-
Prediksi Man United vs Fulham 1 Februari 2026
Liga Inggris 31 Januari 2026, 21:01
-
Piala Asia Futsal 2026: Indonesia Tetap Juara Grup A Meski Imbang Lawan Irak
Tim Nasional 31 Januari 2026, 20:57
-
Prediksi Susunan Pemain Barcelona Lawan Elche: Blaugrana Jaga Tekanan di Papan Atas
Liga Spanyol 31 Januari 2026, 19:56
-
Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs Newcastle: Misi Bangkit The Reds di Anfield
Liga Inggris 31 Januari 2026, 19:44
-
Tempat Menonton Leeds vs Arsenal, Tayang di Mana?
Liga Inggris 31 Januari 2026, 19:30
-
Michael Carrick Tak Tutup Peluang Manchester United Bergerak di Akhir Bursa Transfer
Liga Inggris 31 Januari 2026, 19:07
-
Link Live Streaming Leeds vs Arsenal di Premier League
Liga Inggris 31 Januari 2026, 19:00
-
Langkah Cepat AC Milan Amankan Talenta Muda dari Hellas Verona
Liga Italia 31 Januari 2026, 17:47
-
Hasil Persis vs Persib Bandung: Andrew Jung Bawa Maung Bandung Nyaman di Puncak!
Bola Indonesia 31 Januari 2026, 17:24
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30



