Petar Segrt Teken MoU Lima Tahun Bersama PSM
Editor Bolanet | 25 Juni 2012 07:31
- Petar Segrt bakal tinggal lebih lama di Makassar. Pelatih PSM Makassar itu masih dipertahankan untuk mengasuh tim Ayam Jantan dari Timur selama lima tahun ke depan. Petar dinilai sukses menangani PSM, khususnya mengorbitkan pemain muda.
Komitmen Petar dan PT PSM ditandai dengan penandatangan memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman perpanjangan kontrak di Hotel Imperial Aryaduta Makassar, Sabtu (23/6 sore). Teken MoU dilakukan oleh Petar Segrt dan CEO PSM, Rully Habibie, mewakili manajemen dan disaksikan Media Officer PSM, Andi Widya Swadzwina.
“Ini baru MoU perpanjangan kontrak sebagai ikatan dan bahwa komitmen PT PSM bersama Petar sudah nyata. Kontrak yang sesungguhnya dan materinya seperti apa akan dibahas kemudian, kata Rully di sela-sela penandatangan MoU.
MoU berdurasi lima tahun itu berisi beberapa opsi. Salah satunya adalah evaluasi dari program kerja yang akan dipaparkan dan akan dijalankan Petar nantinya. Evaluasi bakal dilakukan setiap tahun.
“MoU dan kontrak lima tahun dengan opsi itu normal dan adil. Karena kita tidak tahu kondisi ke depannya seperti apa,” ujar Rully.
Perpanjangan kontrak Petar ini sebagai langkah awal untuk membangun PSM dan program pengembangan pemain muda melalui akademi atau sekolah sepakbola. Selama sembilan bulan menangani PSM, Petar sudah memperlihatkan hasil gemilang dengan menciptakan pemain bintang yang awalnya tidak dikenal.
Selain menangani PSM, Petar juga akan bertanggung jawab mengelola akademi PSM. Dia nantinya akan memaparkan programnya atau master plan untuk akademi. Karena, kita tahu bahwa di Sulsel ini begitu banyak sekali talenta sepakbola dan Petar bisa melihat hal itu,” ujar Rully.
Dengan adanya akademi sepakbola itu, akan ada pemain penopang untuk skuad PSM ke depan. Selain itu, program ini diharapkan bisa menjadikan PSM sebagai gudang pencetak pemain hebat di Indonesia dan menjadi contoh di Indonesia.
Sementara itu, Petar sangat senang dipertahankan di PSM. Pelatih asal Kroasia itu mengaku sudah nyaman dan kerasan tinggal di Makassar. Dia pun bertekad untuk mewujudkan harapan PT PSM untuk mengembangkan pemain muda.
Saya merasa sangat senang bekerja sama dengan Rully dan Sadikin karena memiliki visi yang sama untuk pengembangan PSM ke depan. Saya setuju tinggal di sini karena masih yakin dengan sepakbola Indonesia. Saya yakin, sepakbola Indonesia bisa lebih maju ke depannya,” ujar Petar.
Mengenai kapan akan dilaksanakan akademi tersebut, baik Petar maupun Rully belum bisa memberikan penjelasan rinci. PT PSM ingin melihat seperti apa program dari Petar kemudian akan dicocokkan dengan program pembinaan usai dini yang telah dirancang PSSI. (nda/dzi)
Komitmen Petar dan PT PSM ditandai dengan penandatangan memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman perpanjangan kontrak di Hotel Imperial Aryaduta Makassar, Sabtu (23/6 sore). Teken MoU dilakukan oleh Petar Segrt dan CEO PSM, Rully Habibie, mewakili manajemen dan disaksikan Media Officer PSM, Andi Widya Swadzwina.
“Ini baru MoU perpanjangan kontrak sebagai ikatan dan bahwa komitmen PT PSM bersama Petar sudah nyata. Kontrak yang sesungguhnya dan materinya seperti apa akan dibahas kemudian, kata Rully di sela-sela penandatangan MoU.
MoU berdurasi lima tahun itu berisi beberapa opsi. Salah satunya adalah evaluasi dari program kerja yang akan dipaparkan dan akan dijalankan Petar nantinya. Evaluasi bakal dilakukan setiap tahun.
“MoU dan kontrak lima tahun dengan opsi itu normal dan adil. Karena kita tidak tahu kondisi ke depannya seperti apa,” ujar Rully.
Perpanjangan kontrak Petar ini sebagai langkah awal untuk membangun PSM dan program pengembangan pemain muda melalui akademi atau sekolah sepakbola. Selama sembilan bulan menangani PSM, Petar sudah memperlihatkan hasil gemilang dengan menciptakan pemain bintang yang awalnya tidak dikenal.
Selain menangani PSM, Petar juga akan bertanggung jawab mengelola akademi PSM. Dia nantinya akan memaparkan programnya atau master plan untuk akademi. Karena, kita tahu bahwa di Sulsel ini begitu banyak sekali talenta sepakbola dan Petar bisa melihat hal itu,” ujar Rully.
Dengan adanya akademi sepakbola itu, akan ada pemain penopang untuk skuad PSM ke depan. Selain itu, program ini diharapkan bisa menjadikan PSM sebagai gudang pencetak pemain hebat di Indonesia dan menjadi contoh di Indonesia.
Sementara itu, Petar sangat senang dipertahankan di PSM. Pelatih asal Kroasia itu mengaku sudah nyaman dan kerasan tinggal di Makassar. Dia pun bertekad untuk mewujudkan harapan PT PSM untuk mengembangkan pemain muda.
Saya merasa sangat senang bekerja sama dengan Rully dan Sadikin karena memiliki visi yang sama untuk pengembangan PSM ke depan. Saya setuju tinggal di sini karena masih yakin dengan sepakbola Indonesia. Saya yakin, sepakbola Indonesia bisa lebih maju ke depannya,” ujar Petar.
Mengenai kapan akan dilaksanakan akademi tersebut, baik Petar maupun Rully belum bisa memberikan penjelasan rinci. PT PSM ingin melihat seperti apa program dari Petar kemudian akan dicocokkan dengan program pembinaan usai dini yang telah dirancang PSSI. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pep Guardiola Resmi Perpanjang Kontrak di Man City hingga 2027
Liga Inggris 22 November 2024, 04:57
LATEST UPDATE
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
















