PON Jatim Gebuk Deltras U-21 di Sidoarjo
Editor Bolanet | 26 April 2012 21:15
- Tim sepak bola PON Jawa Timur (Jatim) sukses menggebuk Deltras U-21 di Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (26/4). Pada laga uji coba ke-35 mereka ini, PON Jatim menang dengan skor cukup meyakinkan 4-2.
Pertandingan ini sendiri sempat meleset dari yang dijadwalkan. Awalnya tim Deltras U-19 yang dijadwalkan akan meladeni juara bertahan PON tersebut, namun Deltras malah menurunkan tim U-21 mereka. Meski begitu PON, Jatim tak begitu terpengaruh dan langsung menerapkan tempo cepat sejak menit-menit awal. Absennya Evan Dimas yang sedang mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas U-17 tak mengurangi intensitas serangan mereka.
Deltras sedikit terkejut dengan pola serangan tim asuhan Danur Dara itu, dan mereka pun langsung kebobolan saat laga baru berjalan 5 menit. PON Jatim unggul 1-0 melalui gol yang lahir dari Zakaria.
Tuan rumah sempat membalas melalui gol tendangan bebas Faisal di menit ke-16. Akan tetapi babak pertama harus ditutup dengan skor 3-1 ketika PON Jatim menyarangkan dua gol ke gawang Deltras. Bima Ragil mencatatkan namanya sebagai pencetak gol kedua PON Jatim di menit ke-31, disusul tiga menit kemudian giliran Dicky Prayogo melalui eksekusi penalti.
Babak pertama sendiri sempat diwarnai tersungkurnya bek PON Jatim Dodik Hariyanto. Ia muntah-muntah di pinggir lapangan dan langsung dilarikan ke rumah sakit tepat saat mereka mendapatkan penalti. Tak lama berselang, giliran striker Zakaria menyusul Dodik yang juga mengaku mual-mual.
Faisal kembali mampu mengoyak gawang M. Nasirin di babak kedua. Memanfaatkan lengahnya barisan pertahanan PON Jatim di menit ke-70 ia mampu membawa Deltras mengejar ketertinggalan mereka menjadi 2-3. Namun sebuah aksi cantik dari Wage Dwi Aryo empat menit menjelang bubaran, laga ini pun ditutup dengan skor 4-2.
Secara hasil ini merupakan hasil positif. Kalau secara permainan saya nggak bisa komentar banyak. Faktanya, 9 dari pemain kami kena diare, terang pelatih Tim PON Jatim, Danur Dara usai laga. Evaluasi saya tetap, kami masih butuh striker, butuh fisik yang prima dan finishing.
Smentara Pelatih Deltras U-21, Harmadi mengakui kekalahan ini adalah pelajaran berharga bagi timnya yang akan kembali berlaga di Indonesia Super League (ISL) U-21 pada 9 Mei mendatang. Kami memang butuh pertandingan uji cba seperti ini. Makanya daripada U-19 yang kompetisinya masih nggak jelas, kami saja yang melawan PON, pungkasnya. (fjr/dzi)
Pertandingan ini sendiri sempat meleset dari yang dijadwalkan. Awalnya tim Deltras U-19 yang dijadwalkan akan meladeni juara bertahan PON tersebut, namun Deltras malah menurunkan tim U-21 mereka. Meski begitu PON, Jatim tak begitu terpengaruh dan langsung menerapkan tempo cepat sejak menit-menit awal. Absennya Evan Dimas yang sedang mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas U-17 tak mengurangi intensitas serangan mereka.
Deltras sedikit terkejut dengan pola serangan tim asuhan Danur Dara itu, dan mereka pun langsung kebobolan saat laga baru berjalan 5 menit. PON Jatim unggul 1-0 melalui gol yang lahir dari Zakaria.
Tuan rumah sempat membalas melalui gol tendangan bebas Faisal di menit ke-16. Akan tetapi babak pertama harus ditutup dengan skor 3-1 ketika PON Jatim menyarangkan dua gol ke gawang Deltras. Bima Ragil mencatatkan namanya sebagai pencetak gol kedua PON Jatim di menit ke-31, disusul tiga menit kemudian giliran Dicky Prayogo melalui eksekusi penalti.
Babak pertama sendiri sempat diwarnai tersungkurnya bek PON Jatim Dodik Hariyanto. Ia muntah-muntah di pinggir lapangan dan langsung dilarikan ke rumah sakit tepat saat mereka mendapatkan penalti. Tak lama berselang, giliran striker Zakaria menyusul Dodik yang juga mengaku mual-mual.
Faisal kembali mampu mengoyak gawang M. Nasirin di babak kedua. Memanfaatkan lengahnya barisan pertahanan PON Jatim di menit ke-70 ia mampu membawa Deltras mengejar ketertinggalan mereka menjadi 2-3. Namun sebuah aksi cantik dari Wage Dwi Aryo empat menit menjelang bubaran, laga ini pun ditutup dengan skor 4-2.
Secara hasil ini merupakan hasil positif. Kalau secara permainan saya nggak bisa komentar banyak. Faktanya, 9 dari pemain kami kena diare, terang pelatih Tim PON Jatim, Danur Dara usai laga. Evaluasi saya tetap, kami masih butuh striker, butuh fisik yang prima dan finishing.
Smentara Pelatih Deltras U-21, Harmadi mengakui kekalahan ini adalah pelajaran berharga bagi timnya yang akan kembali berlaga di Indonesia Super League (ISL) U-21 pada 9 Mei mendatang. Kami memang butuh pertandingan uji cba seperti ini. Makanya daripada U-19 yang kompetisinya masih nggak jelas, kami saja yang melawan PON, pungkasnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inggris vs Kosta Rika 11 Juni 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 17:30
-
Prediksi Portugal vs Nigeria 11 Juni 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 17:00
-
Lionel Messi Bisa Bermain, tapi Argentina Tetap Ekstra Hati-Hati
Piala Dunia 9 Juni 2026, 16:45
-
Timnas Indonesia Diingatkan Tetap Waspada Saat Hadapi Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19












