Promotor Piala Presiden Optimis Luput Dari Sanksi BOPI
Editor Bolanet | 10 September 2015 22:58
- Terkait adanya penggunaan logo PSSI, promotor turnamen Piala Presiden optimis luput dari sanksi .
Diterangkan pihak promotor, Hasani Abdul Gani, jika hanya logo dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI yang memiliki kesamaan. Karena itu, pihaknya yakin bahwa BOPI akan menerima penjelasan dan akhirnya tidak lagi meributkannya.
Logo yang dipakai adalah logo Asprov PSSI, yang sama dengan PSSI Pusat. Saya tidak tahu apakah Asprov PSSI juga dibekukan. Karena setahu saya, yang dibekukan PSSI, katanya Hasani.
Sebelumya, Sekjen BOPI, Heru Nugroho, mengungkapkan bakal memanggil Hasani untuk meluruskan penggunaan logo tersebut. Selain itu, Heru juga berencana mendapatkan keterangan terkait spanduk hujatan ke BOPI dan Menpora Imam Nahrawi di Malang.
Pihak promotor mengaku kecolongan dan berupaya tidak terjadi lagi. Sedangkan terkait logo, setelah kami melihat logo Asprov PSSI memang sama dengan PSSI. Artinya, itu tidak bisa diubah karena logo Asprov seperti itu. Kami ada laporan dan catatan perlu diperbaiki promotor, tutur Heru Nugroho.
Kami sejak awal sepakat bahwa Piala Presiden ini bukan punya siapapun tapi milik Presiden. Ada beberapa wasit yang menghormati keputusan itu dan sudah tidak memakai logo tersebut. Namun, ada beberapa wasit yang masih mengenakan logo tersebut kala memimpin pertandingan. Bahkan, BOPI sempat menyiapkan sanksi jika tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan dari pihak promotor. BOPI siap tidak akan memberikan rekomendasi kembali, pungkasnya. [initial]
(esa/asa)
Diterangkan pihak promotor, Hasani Abdul Gani, jika hanya logo dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI yang memiliki kesamaan. Karena itu, pihaknya yakin bahwa BOPI akan menerima penjelasan dan akhirnya tidak lagi meributkannya.
Logo yang dipakai adalah logo Asprov PSSI, yang sama dengan PSSI Pusat. Saya tidak tahu apakah Asprov PSSI juga dibekukan. Karena setahu saya, yang dibekukan PSSI, katanya Hasani.
Sebelumya, Sekjen BOPI, Heru Nugroho, mengungkapkan bakal memanggil Hasani untuk meluruskan penggunaan logo tersebut. Selain itu, Heru juga berencana mendapatkan keterangan terkait spanduk hujatan ke BOPI dan Menpora Imam Nahrawi di Malang.
Pihak promotor mengaku kecolongan dan berupaya tidak terjadi lagi. Sedangkan terkait logo, setelah kami melihat logo Asprov PSSI memang sama dengan PSSI. Artinya, itu tidak bisa diubah karena logo Asprov seperti itu. Kami ada laporan dan catatan perlu diperbaiki promotor, tutur Heru Nugroho.
Kami sejak awal sepakat bahwa Piala Presiden ini bukan punya siapapun tapi milik Presiden. Ada beberapa wasit yang menghormati keputusan itu dan sudah tidak memakai logo tersebut. Namun, ada beberapa wasit yang masih mengenakan logo tersebut kala memimpin pertandingan. Bahkan, BOPI sempat menyiapkan sanksi jika tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan dari pihak promotor. BOPI siap tidak akan memberikan rekomendasi kembali, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selamat Untuk Port FC, Juara Piala Presiden 2025!
Bola Indonesia 13 Juli 2025, 22:26
-
Hasil Final Piala Presiden 2025 Oxford United vs Port FC: Skor 1-2
Bola Indonesia 13 Juli 2025, 21:49
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















