PSIM Resmi Berpisah dengan Imran Nahumarury
Serafin Unus Pasi | 13 September 2022 21:28
Bola.net - Sebuah keputusan besar diambil manajemen PSIM Yogyakarta. Mereka bersepakat untuk mengakhiri kerjasama dengan pelatih kepala mereka, Imran Nahumarury.
CEO PSIM Yogyakarta, Bima Sinung menyatakan hal itu. Menurut Bima, pihaknya sudah melakukan berbagai pertimbangan sebelum mengambil keputusan tersebut.
"Manajemen dan Coach Imran sepakat untuk mengakhiri kerjasamanya di PSIM. Keputusan ini diambil oleh kedua belah pihak untuk kebaikan PSIM ke depannya setelah melalui berbagai pertimbangan," ucap CEO PSIM Jogja, Bima Sinung Widagdo.
Desakan untuk PSIM mendepak Imran memang semakin membesar belakangan ini. Puncaknya terjadi di laga pekan ketiga Liga 2 2022/2023 melawan PSCS Cilacap, Minggu (11/9/2022).
Di laga itu PSIM hanya bisa bermain imbang 1-1 dengan PSCS. Itu merupakan hasil imbang ketiga secara beruntun yang dialami Laskar Mataram di Liga 2 musim ini.
Tunjuk Pelatih Sementara
Bima juga menjelaskan jika dalam persiapan menghadapi Bekasi FC, PSIM Jogja langsung menunjuk Dwi Priyo Utomo sebagai caretaker atau pelatih sementara.
"Untuk persiapan pertandingan menghadapi Bekasi FC, kami menunjuk Assisten Pelatih Dwi Prio Utomo sebagai caretaker" ungkap Bima.
Diketahui, PSIM Jogja saat ini tengah mempersiapkan diri demi mendapatkan hasil terbaik dalam laga melawan FC Bekasi City pada Senin (19/9) mendatang.
Imran ditunjuk sebagai pelatih kepala PSIM untuk musim 2022/23. Dari tiga pekan pertama menukangi PSIM, Imran menghasilkan tiga poin yang didapat dari laga kontra Persikab Kabupaten Bandung, Nusantara United dan PSCS Cilacap.
Korban Pertama
Imran Nahumarury menjadi korban pertama di Liga 2 musim ini. Menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia memang kejam terhadap pelatih di berbagai level kompetisi.
Laga melawan FC Bekasi tentu tidak mudah. Herman Dzumafo dan kawan-kawan kini tengah memimpin klasemen sementara Wilayah Tengah Liga 2 musim ini.
Sumber: Bola.com/Hery Kurniawan, Aryo Atmaja, Diunggah 13 September 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Kehilangan Arah Tanpa Luka Modric: Usia 40 Tahun, tapi Sangat Menentukan
Liga Italia 13 Januari 2026, 21:41
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











