PSIM Tak Mau Lengah, Fokus Hadapi 9 Laga Tersisa di BRI Super League 2025/26

Gia Yuda Pradana | 31 Maret 2026 18:27
PSIM Tak Mau Lengah, Fokus Hadapi 9 Laga Tersisa di BRI Super League 2025/26
Para pemain PSIM Yogyakarta di laga pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026 melawan Persebaya Surabaya (c) Dok. PSIM Yogyakarta/@PSIMJOGJA

Bola.net - PSIM Yogyakarta kini memasuki fase krusial dalam BRI Super League 2025/26. Dengan sembilan pertandingan tersisa, PSIM bertekad menjaga konsistensi demi mengamankan posisi di klasemen.

Tim berjuluk Laskar Mataram tersebut telah menyelesaikan 25 pertandingan musim ini. Dari total 34 laga, periode akhir kompetisi menjadi penentu arah pencapaian tim promosi tersebut.

Advertisement

PSIM tampil cukup kompetitif sepanjang musim Liga 1 berjalan. Mereka mengoleksi 38 poin hasil dari sembilan kemenangan, 11 hasil imbang, dan lima kekalahan.

1 dari 3 halaman

Pertahanan Jadi Kunci Stabilitas

Pertahanan Jadi Kunci Stabilitas

Pertemuan antara PSBS Biak dan PSIM Yogyakarta pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. PSIM/@PSIMJOGJA

PSIM menunjukkan keseimbangan performa dengan mencetak 35 gol dan kebobolan 32 kali hingga pekan ke-25. Catatan ini memperlihatkan lini pertahanan masih menjadi aspek penting untuk diperbaiki.

Bek andalan tim, Franco Ramos Mingo, mengaku berada dalam kondisi terbaik untuk menghadapi sisa pertandingan musim ini. Ia menilai fokus utama pemain belakang adalah menjaga gawang tetap aman dari tekanan lawan.

“Ya, saya merasa sangat baik tentang hal itu, tetapi bagi kami para pemain bertahan, saya pikir hal terpenting adalah bertahan terlebih dahulu, untuk bisa menjaga kebobolan sesedikit mungkin,” kata Ramos, dikutip dari ileague.id.

Ia menambahkan bahwa kontribusi dalam mencetak gol tetap menjadi nilai tambah bagi seorang bek. Namun, prioritas utama tetap menjaga keseimbangan tim agar tidak mudah kebobolan.

“Namun, setiap kali saya bisa membantu tim dengan gol, itu terasa sangat menyenangkan. Bersama PSIM, kami memiliki tujuan yang sangat jelas di awal musim, yaitu untuk bertahan dan tidak terdegradasi,” ujarnya.

2 dari 3 halaman

Peluang Menembus Papan Atas

Peluang Menembus Papan Atas

Ekspresi pemain PSIM Yogyakarta pada laga melawan Persijap Jepara di pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. PSIM

Saat ini, PSIM menempati posisi kedelapan dari 18 kontestan liga. Posisi tersebut membuka peluang bagi tim untuk naik lebih tinggi jika mampu menjaga konsistensi dalam sembilan laga tersisa.

Menurut Ramos, target utama tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Setelah itu tercapai, tim baru akan melihat potensi melangkah lebih jauh di klasemen akhir.

“Dan setelah kami mencapai target tersebut, saya pikir kami bisa melihat seberapa jauh kami bisa melangkah dengan tim ini. Tentu saja, ya,” lanjutnya.

Pemain lain, Donny Warmerdam, juga memiliki ambisi besar bersama PSIM di akhir musim ini. Ia ingin timnya meraih kemenangan sebanyak mungkin untuk membuka peluang ke papan atas.

“Kami ingin memenangkan pertandingan sebanyak mungkin. Tersisa sembilan pertandingan lagi dan kami ingin merangsek ke papan atas. Saya tahu itu bukan target di awal musim, tapi jika kami bisa terus menampilkan permainan dengan lebih baik, mengapa tidak melihat itu ke depan?” ucap Donny.

PSIM masih harus menjaga fokus hingga kompetisi benar-benar berakhir. Kepastian bertahan di liga akan menjadi fondasi penting sebelum berbicara lebih jauh tentang capaian yang lebih tinggi.

Sumber: ileague.id

3 dari 3 halaman

Klasemen

LATEST UPDATE