PSIS Ingin Aturan Marquee Player Dihapus
Ari Prayoga | 23 Desember 2017 05:50
Bola.net - - Manajemen PSIS Semarang meminta agar PT Liga Indonesia Baru dan PSIS menghapus aturan marquee player pada kompetisi Liga 1 musim depan. Sekalipun timnya sudah punya daftar pemain yang dinilai layak mengisi slot pemain bintang.
Sebenarnya kita sudah ada beberapa kriteria untuk marquee player. Kita sudah punya daftarnya, tapi kita berharap supaya marquee player itu ditiadakan saja, ungkap CEO PSIS, Yoyok Sukawi kepada .
Alasan dirinya meminta pemain jebolan liga top Eropa tidak lagi bermain di Indonesia karena mereka datang dalam usia yang sudah tidak produktif. Sementara sepak bola Indonesia menuntut agar permainan selalu ditampikan dengan cepat.
Marquee player itu rata-rata pemain tua. Kalau marquee player itu saya lihat malah bagusan pemain asing biasa dari pada marquee player karena marquee player rata-rata sudah umur, imbuhnya.
Padahal sepak bola indonesia saya lihat perkembangannya semakin lama semakin cepat permainannya, Gak ada gunanya, ngangkat tim gak, cuma boros aja ngabisin uang, imbuhnya.
Selain karena faktor itu, kehadiran marquee player juga mengurangi rasa keadilan. Mengingat, klub yang lebih kaya punya kesempatan untuk merekrut dua sampai tiga marquee player atau lebih. Sedang yang miskin justru semakin sulit bersaing.
Sementarnya kalau kita bicara kompetisi itukan harusnya titik nolnya sama. Regulasi diadakan untuk keadilan, keadilan itu artinya sama kemampuannya, jelasnya.
Kalau marquee player itu kan jumlahnya bebas sejauh dia bisa beli. Kalau tim yang kaya kan bisa punya 2, 3 marquee player. Kalau yang tim biasa saja beli satu aja belum tentu mampu, itu kan gak adil namanya itu, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija dan Playmaker Brasil Sepakat Berpisah, Segera Bergabung dengan Arema FC
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 08:47
-
Persib Bandung Dekati Layvin Kurzawa, Eks Bek PSG Siap Ramaikan BRI Super League
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 21:39
-
Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Tutup Usia
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 18:32
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








