PSM Makassar vs Bhayangkara FC: Tribune Boleh Sepi, Tapi Semangat Juku Eja Tetap Membara

Afdholud Dzikry | 4 Mei 2026 13:43
PSM Makassar vs Bhayangkara FC: Tribune Boleh Sepi, Tapi Semangat Juku Eja Tetap Membara
Pelatih caretaker PSM Makassar, Ahmad Amiruddin. (c) dok.Ileague.id

Bola.net - PSM Makassar mengusung motivasi tinggi saat menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-31 BRI Super League 2025/26. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Senin (4/5/2026) sore WIB.

Laga kandang kali ini dipastikan berjalan tanpa kehadiran penonton di dalam stadion. Meski tribun bakal kosong, mental bertanding para penggawa tim berjuluk Juku Eja itu tetap membara. Bolaneters juga bisa menyaksikan pertandingan ini di Indosiar dan live streaming di Vidio.

Advertisement

Para pemain sudah merasakan energi luar biasa dari pendukung setia mereka sebelum berangkat menuju arena laga. Kehadiran suporter di markas tim menjadi kunci utama bangkitnya kepercayaan diri skuad.

Dukungan tersebut dianggap sangat vital bagi perjalanan tim musim ini. PSM memang sangat membutuhkan tambahan poin penuh demi mengamankan posisi mereka agar tetap bertahan di kasta tertinggi musim depan.

1 dari 3 halaman

Energi Tambahan dari Mes Pemain

Gelandang PSM, Resky Fandi, mengungkapkan rasa syukur atas kepedulian yang ditunjukkan oleh para suporter. Meskipun tidak bisa mendampingi di tribun, kehadiran fans di mes pemain memberikan kesan mendalam.

Resky menegaskan bahwa tindakan suporter tersebut menjadi bukti nyata kesetiaan mereka kepada tim. Semangat ini diharapkan bisa terkonversi menjadi hasil maksimal di atas lapangan hijau nanti.

"Tentunya kami dari pemain sangat berterima kasih kepada suporter yang datang tadi pagi ke mes dan mengantar kami berangkat ke Parepare," kata Resky Fandi.

"Dengan dukungan kalian, semoga kami bisa meraih hasil maksimal. Kami tahu juga ini adalah pertandingan yang sangat penting bagi PSM dan semoga rezeki berpihak kepada kami," sambungnya.

2 dari 3 halaman

Harapan Pelatih di Laga Krusial

Pelatih caretaker PSM, Ahmad Amiruddin, juga memberikan apresiasi serupa terkait aksi spontanitas kelompok suporter tersebut. Ia melihat ada dampak psikologis yang positif bagi kondisi ruang ganti tim.

Dukungan moril yang diberikan secara langsung pagi hari sebelum keberangkatan dianggap sebagai pemantik semangat. Tim pelatih berharap performa anak asuhnya bisa meledak sejak menit awal pertandingan.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan suporter yang pada pagi hari ini datang langsung ke Mes PSM untuk memberikan dukungan moril kepada kami sebelum berangkat ke Parepare," ujar Amiruddin.

"Mudah-mudahan dukungan tersebut menjadi motivasi tambahan untuk para pemain untuk memberikan kemenangan bagi PSM," tambahnya lagi.

3 dari 3 halaman

Waspadai Transisi Cepat Tim Lawan

Mengenai kesiapan teknis, Amiruddin mengakui kondisi tim sebenarnya kurang ideal karena ada beberapa pilar yang baru pulih dari cedera. Namun, ia tetap menaruh kepercayaan penuh kepada siapapun yang akan diturunkan nanti.

Persiapan taktis terus dimatangkan untuk meredam kekuatan Bhayangkara FC yang dikenal cukup berbahaya. Fokus utama Juku Eja adalah mengantisipasi skema serangan balik cepat yang menjadi senjata andalan tim tamu.

"Terkait lawan, dari analisis kami Bhayangkara FC tim yang bagus, terutama dalam hal transisi menyerang. Saya pikir mereka adalah tim yang terbaik dalam mengeksekusi transisi menyerang," tutur Amiruddin.

"Secara persiapan, saya pikir lumayan bagus walaupun sedikit kurang ideal karena ada beberapa pemain yang belum bisa bergabung dan ada juga yang baru kembali setelah mengalami cedera," pungkasnya.