PSM Tak Meyakinkan pada Laga Tandang, Ini Penjelasan Darije Kalezic
Serafin Unus Pasi | 1 Oktober 2019 22:06
Bola.net - Darije Kalezic angkat bicara soal performa anak asuhnya yang kerap kedodoran pada laga tandang. Pelatih PSM Makassar ini menyebut ada banyak faktor yang membuat timnya kerap gagal tampil meyakinkan kala melawat ke kandang lawan.
Menurut Kalezic, dari banyak faktor tersebut, ada beberapa faktor yang tak bisa dibenahi. Namun, menurut pelatih berpaspor Bosnia dan Swiss ini, ada juga faktor yang bisa dibenahi.
"Dari pengalaman saya, hal ini utamanya bergantung pada seberapa lapar pemain untuk meraih kemenangan," kata Kalezic.
Menurut pelatih berusia 49 tahun tersebut, pada putaran kedua kompetisi musim ini, persaingan di kompetisi kian ketat. Tim-tim yang selama ini berada di papan bawah, sambungnya, berjuang keras untuk bisa mendapat poin.
"Tak cukup skill dan kemampuan teknis untuk mengalahkan mereka. Kita harus bisa bermain ngotot seperti mereka," ucap Kalezic.
PSM sendiri memiliki catatan yang kurang paik pada laga tandang mereka. Dalam sembilan pertandingan tandang mereka, Juku Eja -julukan PSM- belum sekalipun meraih kemenangan. Mereka hanya mampu mendapat tiga kali hasil imbang dan enam kali kalah.
Pada laga pekan ke-22 Shopee Liga 1 musim 2019, PSM akan menghadapi Arema. Pertandingan ini akan dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Rabu (02/10).
Saat ini, PSM masih berada di peringkat sembilan klasemen sementara dengan koleksi 27 angka dari 18 pertandingan. Sementara, Arema berada di peringkat lima klasemen, dengan raihan 30 poin dari 19 laga.
Bagaimana Kalezic menyikapi kondisi timnya tersebut? Simak di bawah ini.
Tak Mau Tolerir
Kalezic menyebut, bukan hanya PSM yang memiliki catatan buruk pada pertandingan tandang. Hal ini, menurut pengganti Robert Rene Alberts tersebut, juga terjadi pada sejumlah tim lain.
"Mereka juga memiliki pemain-pemain yang tak terlalu lapar meraih kemenangan pada laga tandang," tuturnya.
Namun, kondisi ini tak jadi permakluman bagi Kalezic. Ia tetap bertekad untuk mengubah catatan buruk Wiljan Pluim dan kawan-kawan pada laga tandang.
"Kita harus menunjukkan lapar kemenangan seperti mereka. Kalau tidak cukup lapar, pada akhirnya tak akan bisa," ia menambahkan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 18:58
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Jejak Abadi Harianto Badjoeri: Sang Arsitek 'Dream Team' Persija Jakarta Tutup Usia
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:15
LATEST UPDATE
-
Rayakan 23 Tahun, KapanLagi Ajak Pengunjung KLBB Festival 2026 Lebih Peduli Lingkungan
Lain Lain 26 Februari 2026, 14:13
-
No Mbappe No Worry! Ada Vinicius yang Siap Selamatkan Real Madrid!
Liga Champions 26 Februari 2026, 11:15
-
Demi Kesejahteraan Pembalap, MotoGP Ingin Tetapkan Upah Minimum Mulai 2027
Otomotif 26 Februari 2026, 10:55
-
Real Madrid Memang Kureng Saat Lawan Benfica, Tapi yang Penting Menang!
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:41
-
Tundukkan Benfica, Real Madrid Tinggalkan Santiago Bernabeu dengan Perasaan Positif
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:33
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58










