PSS Wilayah Papua Telah Rampungkan Seleksi
Editor Bolanet | 8 Juni 2014 21:46
- Proses seleksi Pertamina Soccer Stars (PSS) 2014 di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, akhirnya telah dirampungkan. Alhasil, terpilih delapan anak yang mewakili Bumi Cenderawasih, selama seleksi yang digelar Jumat (6/5) dan Sabtu (7/6) di Stadion Barnabas Youwe.
Mereka yang terpilih, akan berjuang demi belajar di Academy AC Milan pada Juni 2014, dengan berbagai perwakilan di lima kota besar lainnya.
K Kabong Hilapok, Todd A Ferre, Jecky Marabia, David K Rumaki, Benny Kogoya, Hermanus S, Jhon L Puhili, dan Bertho B Tebai, merupakan delapan nama yang lolos seleksi. Mereka telah melalui banyak tahapan dan bersaing ketat dengan 350 peserta yang ikut mendaftar.
Saya senang sekali lolos mewakili Papua bersama 7 peserta lainnya. Ini pertama kalinya saya ikut seleksi PSS. Di Jakarta nanti, saya akan lebih kerja keras lagi demi kesempatan belajar ke AC Milan Academy, ungkap Bertho B Tebai salah satu peserta yang lolos dari SSB Emsyik, Jayapura.
Proses seleksi ini, memang panjang dan ketat. Dari 350 total peserta, dirampingkan menjadi 250. Lalu diciutkan 48 pemain hingga akhirnya menjadi delapan anak.
Delapan anak yang terpilih karena mereka lebih unggul secara Fisik, keterampilan dan small game 11 lawan 11. Semoga saja, anak-anak ini bisa terus berkembang ke depan dan bisa jadi pesepakbola yang handal. Bila yang belum terpilih saya harap terus semangat dan tetap terus tekun berlatih, ungkap tim pelatih penyeleksi sekaligus Direktur PSS, Hadi Rahmaddani.
Nantinya, delapan anak wakil dari Papua tersebut akan digabungkan dengan delapan anak lain dari lima kota seperti Jakarta, Makassar, Palembang, Surabaya, dan Balikpapan.
Dari seluruh anak dari enam kota tersebut, akan diambil lagi empat pemain yang akan diterbangkan ke Milan. Empat anak yang beruntung, direncanakan akan menjalani coaching clinic selama hampir satu minggu lamanya.
Muhammad Irfan selaku GM Marketing Operation Region VIII Maluku-Papua mengaku Pertamina akan terus konsen melakukan pembinaan dan berkarya demi sepak bola Indonesia. Kata Irfan, pihaknya sama sekali tidak mengedepankan brand untuk menunjang seleksi PSS.
Brand akan mengikuti dengan sendirinya. Yang Pertamina harapkan adalah, bagaimana bisa menghasilkan pemain-pemain yang bagus, ujarnya.
Beberapa pemain PSS, sebelumnya banyak yang berhasil masuk seleksi Timnas U-14 dan lolos di Gamba Osaka, Jepang. Namun, pihaknya masih akan tetap berusaha terus menerus melakukan gebrakan pembinaan sebagai bentuk kepedulian Pertamina terhadap sepak bola.
Kami saat ini masih berkarya bersama-sama memajukan sepak bola namun di luar PSSI. Tapi kami juga selalu berkoordinasi dengan PSSI soal kegiatan ini. Semoga semua produk pemain sepak bola Indonesia selalu muncul menjadi pemain terbaik untuk sepak bola Indonesia dan PSSI di kemudian hari, harapnya. (esa/dzi)
Mereka yang terpilih, akan berjuang demi belajar di Academy AC Milan pada Juni 2014, dengan berbagai perwakilan di lima kota besar lainnya.
K Kabong Hilapok, Todd A Ferre, Jecky Marabia, David K Rumaki, Benny Kogoya, Hermanus S, Jhon L Puhili, dan Bertho B Tebai, merupakan delapan nama yang lolos seleksi. Mereka telah melalui banyak tahapan dan bersaing ketat dengan 350 peserta yang ikut mendaftar.
Saya senang sekali lolos mewakili Papua bersama 7 peserta lainnya. Ini pertama kalinya saya ikut seleksi PSS. Di Jakarta nanti, saya akan lebih kerja keras lagi demi kesempatan belajar ke AC Milan Academy, ungkap Bertho B Tebai salah satu peserta yang lolos dari SSB Emsyik, Jayapura.
Proses seleksi ini, memang panjang dan ketat. Dari 350 total peserta, dirampingkan menjadi 250. Lalu diciutkan 48 pemain hingga akhirnya menjadi delapan anak.
Delapan anak yang terpilih karena mereka lebih unggul secara Fisik, keterampilan dan small game 11 lawan 11. Semoga saja, anak-anak ini bisa terus berkembang ke depan dan bisa jadi pesepakbola yang handal. Bila yang belum terpilih saya harap terus semangat dan tetap terus tekun berlatih, ungkap tim pelatih penyeleksi sekaligus Direktur PSS, Hadi Rahmaddani.
Nantinya, delapan anak wakil dari Papua tersebut akan digabungkan dengan delapan anak lain dari lima kota seperti Jakarta, Makassar, Palembang, Surabaya, dan Balikpapan.
Dari seluruh anak dari enam kota tersebut, akan diambil lagi empat pemain yang akan diterbangkan ke Milan. Empat anak yang beruntung, direncanakan akan menjalani coaching clinic selama hampir satu minggu lamanya.
Muhammad Irfan selaku GM Marketing Operation Region VIII Maluku-Papua mengaku Pertamina akan terus konsen melakukan pembinaan dan berkarya demi sepak bola Indonesia. Kata Irfan, pihaknya sama sekali tidak mengedepankan brand untuk menunjang seleksi PSS.
Brand akan mengikuti dengan sendirinya. Yang Pertamina harapkan adalah, bagaimana bisa menghasilkan pemain-pemain yang bagus, ujarnya.
Beberapa pemain PSS, sebelumnya banyak yang berhasil masuk seleksi Timnas U-14 dan lolos di Gamba Osaka, Jepang. Namun, pihaknya masih akan tetap berusaha terus menerus melakukan gebrakan pembinaan sebagai bentuk kepedulian Pertamina terhadap sepak bola.
Kami saat ini masih berkarya bersama-sama memajukan sepak bola namun di luar PSSI. Tapi kami juga selalu berkoordinasi dengan PSSI soal kegiatan ini. Semoga semua produk pemain sepak bola Indonesia selalu muncul menjadi pemain terbaik untuk sepak bola Indonesia dan PSSI di kemudian hari, harapnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Bologna: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 19 April 2026, 22:01
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Seri Belanda di Assen
Otomotif 19 April 2026, 21:12
-
Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
Otomotif 19 April 2026, 21:12
-
Link Live Streaming Liga Inggris: Man City vs Arsenal
Liga Inggris 19 April 2026, 21:11
-
Ulang Tahun ke-96, PSSI Pasang Target Lolos ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 19 April 2026, 19:39
-
Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
Otomotif 19 April 2026, 19:38
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00










