PSSI Anggap Tim Transisi Lakukan Perbuatan Menyesatkan
Editor Bolanet | 26 Juni 2015 22:11
- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) bergerak aktif mengingatkan klub-klub untuk tidak tampil dalam Piala Kemerdekaan yang diputar Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Apalagi, dalam surat yang disampaikan Tim Transisi kepada klub terdapat perjanjian. Yakni, klub bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kecelakaan, kerusakan, dan kerugian lain yang mungkin timbul berkaitan dengan penyelenggaraan pertandingan yang dilaksanakan.
surat perjanjian partisipasi, sangat menjebak. Itu disampaikan dengan berpatokan pada poin kedua. Pada perjanjian partisipasi ada poin peserta membebaskan dan melepaskan Tim Transisi Kemenpora terhadap segala tuntutan dari pihak manapun. Itu pernyataan yang sungguh sangat menjebak, kata Direktur Legal PSSI, Aristo Pangaribuan.
Selain itu, Tim Transisi sudah tidak memiliki legal standing. Sementara rekomendasi Piala Kemerdekaan, tidak dari induk cabang, peserta tidak boleh protes. Ini artinya perbuatan menyesatkan bagi anggota PSSI. Bagaimana mungkin juga bukan induk cabang olahraga sepak bola, tapi menggunakan law of the game FIFA, tambahnya.
Selain itu, dibacakan Aristo, klub juga harus menjamin tidak ada bagian dari pembayaran Tim Transisi kepada klub yang dapat digunakan, baik secara langsung maupun tidak langsung atau melalui suatu cara apapun untuk tujuan yang merupakan pelanggaran atas peraturan perundang-undangan Negara Republik Indonesia atau setiap negara lain yang hukumnya mungkin berlaku bagi salah satu pihak atau afiliasi masing-masing, serta tujuan tidak sah, tidak etis atau tidak layak berhubungan maupun tidak berhubungan dengan kompetisi dan/atau turnamen dan klub menjamin tidak akan mempergunakan dana yang dimaksud dengan cara yang melanggar ketentuan.
Sementara dalam poin 1 E, klub diwajibkan menyelesaikan pertandingan. Jika tidak maka klub akan dikenakan sanksi sesuai aturan perundang-undangan, pungkasnya. (esa/dzi)
Apalagi, dalam surat yang disampaikan Tim Transisi kepada klub terdapat perjanjian. Yakni, klub bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kecelakaan, kerusakan, dan kerugian lain yang mungkin timbul berkaitan dengan penyelenggaraan pertandingan yang dilaksanakan.
surat perjanjian partisipasi, sangat menjebak. Itu disampaikan dengan berpatokan pada poin kedua. Pada perjanjian partisipasi ada poin peserta membebaskan dan melepaskan Tim Transisi Kemenpora terhadap segala tuntutan dari pihak manapun. Itu pernyataan yang sungguh sangat menjebak, kata Direktur Legal PSSI, Aristo Pangaribuan.
Selain itu, Tim Transisi sudah tidak memiliki legal standing. Sementara rekomendasi Piala Kemerdekaan, tidak dari induk cabang, peserta tidak boleh protes. Ini artinya perbuatan menyesatkan bagi anggota PSSI. Bagaimana mungkin juga bukan induk cabang olahraga sepak bola, tapi menggunakan law of the game FIFA, tambahnya.
Selain itu, dibacakan Aristo, klub juga harus menjamin tidak ada bagian dari pembayaran Tim Transisi kepada klub yang dapat digunakan, baik secara langsung maupun tidak langsung atau melalui suatu cara apapun untuk tujuan yang merupakan pelanggaran atas peraturan perundang-undangan Negara Republik Indonesia atau setiap negara lain yang hukumnya mungkin berlaku bagi salah satu pihak atau afiliasi masing-masing, serta tujuan tidak sah, tidak etis atau tidak layak berhubungan maupun tidak berhubungan dengan kompetisi dan/atau turnamen dan klub menjamin tidak akan mempergunakan dana yang dimaksud dengan cara yang melanggar ketentuan.
Sementara dalam poin 1 E, klub diwajibkan menyelesaikan pertandingan. Jika tidak maka klub akan dikenakan sanksi sesuai aturan perundang-undangan, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










