PSSI: Bukan PSSI Yang Hentikan Kompetisi, Tapi Menpora
Editor Bolanet | 28 Juli 2015 20:01
- Persatuan Sepak Bola seluruh Indonesia (PSSI) menanggapi adanya keluhan kerugian yang dialami pelatih, suporter, wasit, perangkat pertandingan dan pedagang tentang terhentinya kompetisi ke Komnas HAM.
Anggota Komite Etik PSSI, Haryo Yuniarto, mengatakan apa yang dikeluhkan mereka tersebut terjadi akibat adanya SK pembekuan PSSI yang ditandatangani Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.
Hanya saja Haryo mengingatkan, bahwa kompetisi tersebut bukan semata-mata dihentikan PSSI.
Jangan salah persepsi bahwa PSSI yang menghentikan kompetisi. Bagaimana PSSI bisa menggelar kompetisi jika adanya surat dari Kemenpora yang meminta institusi kepolisian dan pemerintah daerah seluruh Indonesia untuk tidak melayani dan memberikan fasilitas kepada PSSI, ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S Dewa Broto mengatakan untuk klub peserta Piala Kemerdekaan, Kemenpora yang akan turun tangan.
Saya kira wajar (klub takut disanksi federasi), kami akan jelaskan kepada mereka (klub dan pemain), intinya komunikasi. Terserah kalau nanti PSSI bilang kami intervensi. Kami akan melobi mereka, komunikasi tentang hak dan kewajiban hukum nantinya seperti apa, jadi tidak secara emosional mereka mau membubarkan (klub) begitu saja. Proses ini butuh waktu. Tapi kita tidak bisa gegabah, katanya. (esa/dzi)
Anggota Komite Etik PSSI, Haryo Yuniarto, mengatakan apa yang dikeluhkan mereka tersebut terjadi akibat adanya SK pembekuan PSSI yang ditandatangani Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.
Hanya saja Haryo mengingatkan, bahwa kompetisi tersebut bukan semata-mata dihentikan PSSI.
Jangan salah persepsi bahwa PSSI yang menghentikan kompetisi. Bagaimana PSSI bisa menggelar kompetisi jika adanya surat dari Kemenpora yang meminta institusi kepolisian dan pemerintah daerah seluruh Indonesia untuk tidak melayani dan memberikan fasilitas kepada PSSI, ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S Dewa Broto mengatakan untuk klub peserta Piala Kemerdekaan, Kemenpora yang akan turun tangan.
Saya kira wajar (klub takut disanksi federasi), kami akan jelaskan kepada mereka (klub dan pemain), intinya komunikasi. Terserah kalau nanti PSSI bilang kami intervensi. Kami akan melobi mereka, komunikasi tentang hak dan kewajiban hukum nantinya seperti apa, jadi tidak secara emosional mereka mau membubarkan (klub) begitu saja. Proses ini butuh waktu. Tapi kita tidak bisa gegabah, katanya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








