PSSI Dibekukan, Persipura Minta Menpora Berpikir Ulang
Editor Bolanet | 22 April 2015 20:53
- Bertahan dan tetap mengikuti kompetisi QNB League musim 2015, menjadi keputusan Pesipura Jayapura. Sekalipun, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kini telah membekukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Wakil Ketua Umum Persipura sekaligus Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, La Siya, mengatakan jika Persipura sebetulnya mendapat tawaran untuk berkompetisi di kawasan Pasific Selatan. Undangan tersebut, datang menyusul diberhentikannya kompetisi untuk sementara waktu dan kini dibekukannya PSSI.
Karena itu, La Siya menekankan supaya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, berpikir ulang membekukan PSSI. Sebab diterangkan La Siya, hal tersebut agar tidak turunnya sanksi dari FIFA.
Ini menjadi keinginan dari masyarakat secara luas. Karena itu, kami minta agar berpikir jernih dan menjadikan sepak bola sebagai alat pemersatu bangsa. Sepak bola Bukan destruktif untuk bangsa. Mohon dipikirkan baik-baik agar hal yang tidak diinginkan tidak terjadi, ungkapnya.
Jika yang dikhawatirkan terjadi, La Siya memaparkan jika bakal muncul kemarahan dari masyarakat. Terlebih dikatakannya, Persipura sudah menjadi harkat dan martabat masyarakat Papua.
Kalau sampai disanksi FIFA, Persipura tidak bisa ikut. Ini harkat dan martabat orang Papua. Papua juga bagian Indonesia. Karena itu, pendapat warganya juga harus didengarkan, tutupnya. (esa/dzi)
Wakil Ketua Umum Persipura sekaligus Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, La Siya, mengatakan jika Persipura sebetulnya mendapat tawaran untuk berkompetisi di kawasan Pasific Selatan. Undangan tersebut, datang menyusul diberhentikannya kompetisi untuk sementara waktu dan kini dibekukannya PSSI.
Karena itu, La Siya menekankan supaya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, berpikir ulang membekukan PSSI. Sebab diterangkan La Siya, hal tersebut agar tidak turunnya sanksi dari FIFA.
Ini menjadi keinginan dari masyarakat secara luas. Karena itu, kami minta agar berpikir jernih dan menjadikan sepak bola sebagai alat pemersatu bangsa. Sepak bola Bukan destruktif untuk bangsa. Mohon dipikirkan baik-baik agar hal yang tidak diinginkan tidak terjadi, ungkapnya.
Jika yang dikhawatirkan terjadi, La Siya memaparkan jika bakal muncul kemarahan dari masyarakat. Terlebih dikatakannya, Persipura sudah menjadi harkat dan martabat masyarakat Papua.
Kalau sampai disanksi FIFA, Persipura tidak bisa ikut. Ini harkat dan martabat orang Papua. Papua juga bagian Indonesia. Karena itu, pendapat warganya juga harus didengarkan, tutupnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18









