PSSI Dukung Ancaman Mogok Pemain
Editor Bolanet | 29 Mei 2012 19:00
- Ancaman mogok yang dilontarkan pemain profesional yang tergabung dalam Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (), ditanggapi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia () dengan reaksi dukungan.
Sebelumnya, APPI mengungkapkan bahwa klub asal kompetisi Indonesia Super League (ISL) atau Indonesian Premier League (IPL) tidak ada yang lebih baik lantaran gagal memenuhi kewajiban, diantaranya persoalan gaji.
“Klub-klub memang harus mengutamakan kepentingan para pemain dan tim pelatih ketimbang mengurusi pengurus. Sehingga, rencana para pemain untuk mogok selama haknya belum terpenuhi oleh klub, merupakan tindakan yang wajar,” terang Bernhard Limbong, Ketua Komisi Disiplin PSSI, di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (29/5).
Sebelumnya, dalam rapat APPI yang digelar di Hotel Atlet Century, Jakarta, Senin (28/5), disampaikan beberapa poin tentang sikap mereka dalam menanggapi permasalahan yang terjadi di persepakbolaan tanah air. Tidak hanya terkait gaji yang belum dibayarkan, namun kesempatan untuk menjadi pemain Tim Nasional.
Bahkan, para pemain yang tergabung di APPI tersebut, akan mogok bermain pada 7 Juni nanti apabila beberapa klub tidak membayarkan gaji sesuai dengan yang menjadi hak pemain.
Bernhard Limbong yang juga menjabat sebagai Penanggung Jawab Tim Nasional Indonesia melanjutkan, bahwa dirinya melihat banyaknya fakta bahwa klub ISL dan IPL yang kurang profesional dalam melakukan manajemen. Mereka seolah hanya meminta tenaga pemain tanpa memikirkan kompensasinya. (esa/dzi)
Sebelumnya, APPI mengungkapkan bahwa klub asal kompetisi Indonesia Super League (ISL) atau Indonesian Premier League (IPL) tidak ada yang lebih baik lantaran gagal memenuhi kewajiban, diantaranya persoalan gaji.
“Klub-klub memang harus mengutamakan kepentingan para pemain dan tim pelatih ketimbang mengurusi pengurus. Sehingga, rencana para pemain untuk mogok selama haknya belum terpenuhi oleh klub, merupakan tindakan yang wajar,” terang Bernhard Limbong, Ketua Komisi Disiplin PSSI, di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (29/5).
Sebelumnya, dalam rapat APPI yang digelar di Hotel Atlet Century, Jakarta, Senin (28/5), disampaikan beberapa poin tentang sikap mereka dalam menanggapi permasalahan yang terjadi di persepakbolaan tanah air. Tidak hanya terkait gaji yang belum dibayarkan, namun kesempatan untuk menjadi pemain Tim Nasional.
Bahkan, para pemain yang tergabung di APPI tersebut, akan mogok bermain pada 7 Juni nanti apabila beberapa klub tidak membayarkan gaji sesuai dengan yang menjadi hak pemain.
Bernhard Limbong yang juga menjabat sebagai Penanggung Jawab Tim Nasional Indonesia melanjutkan, bahwa dirinya melihat banyaknya fakta bahwa klub ISL dan IPL yang kurang profesional dalam melakukan manajemen. Mereka seolah hanya meminta tenaga pemain tanpa memikirkan kompensasinya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:04
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:00
-
5 Pemain Tertua di Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Modric Masuk Daftar!
Piala Dunia 6 Juni 2026, 20:50
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















