PSSI Merasa Tertipu Oleh Penyelenggaraan Piala Presiden
Editor Bolanet | 19 Oktober 2015 16:31
Kami memberi beberapa catatan kepada promotor. Ini sangat penting, sekaligus sebagai bahan evaluasi bagi kita semua, khususnya bagi kebijakan PSSI ke depan. Catatan ini sengaja kami sampaikan kepada publik, agar masyarakat tidak terus menerus dibohongi dengan informasi yang tidak benar, buka Azwan.
Seperti dikatakan bahwa Piala Presiden berlangsung tanpa PSSI, itu informasi yang salah dan menyesatkan, tuturnya.
Dalam catatannya, Azwan mengawalinya dengan mengungkapkan kronologis berupa ide turnamen Piala Presiden yang digagas oleh sejumlah klub ISL dan promotor. Hal tersebut terjadi setelah mengetahui bahwa kompetisi ISL musim 2015 tidak dapat digelar akibat tidak adanya izin dari Kepolisian.
Namun, semua klub ISL peserta turnamen Piala Presiden memberi syarat agar turnamen ini mendapat rekomendasi PSSI. Sebab bila tanpa PSSI, mereka sebagai anggota PSSI tidak akan bersedia ikut serta. Kedua, selain meminta rekomendasi, pihak promotor juga meminta kepada PSSI agar dapat menggunakan perangkat pertandingan yang digunakan di kompetisi ISL.
Pak Hasani Abdulgani menemui kami di PSSI, dan saat itu memohon agar PSSI menugaskan perangkat pertandingan yang digunakan di ISL, demi menjaga kualitas turnamen. Sebab bila perangkatnya bukan dari ISL, Hasani menyatakan dirinya akan membatalkan turnamen itu, karena pasti tidak berkualitas dan tidak layak jual, urai Azwan.
Catatan ketiga, lanjut Azwan, ada kesepakatan antara PSSI dengan Mahaka yang diwakili Maruarar Sirait. Saat itu, Maruarar menemui Ketua Umum PSSI La Nyalla Mahmud Mattalitti di Singapura. Ia meminta agar PSSI memberi rekomendasi dan perangkat pertandingan di turnamen Piala Presiden.
Kemudian La Nyalla setuju, dengan catatan turnamen piala presiden dijadikan event pre-session ISL untuk kemudian dilanjutkan dengan kompetisi ISL musim 2015/2016 di akhir November 2015.
Ara (Maruarar Sirait) menyanggupi dan berkomitmen membantu perizinan ISL di Kepolisian. Tetapi ternyata ISL tetap tidak boleh dijalankan oleh Menpora Imam (Nahrawi), tandas Azwan.
Atas beberapa hal di atas, Azwan menilai pihak promotor yang dipimpin Hasani Abdulgani terbukti tidak komit untuk menjalankan beberapa kesepakatan dengan PSSI.
Bahkan, PSSI merasa tersinggung ketika di acara pembukaan Piala Presiden di Bali beberapa waktu yang lalu PSSI sebagai induk sepak bola nasional, seperti dianggap tidak ada.
Atas beberapa catatan tersebut, Kesekjen-an PSSI akan memberikan masukan kepada Komite Eksekutif PSSI untuk memberi catatan khusus kepada mereka (promotor Piala Presiden, tutupnya. [initial]
Baca Juga:
Rapor pemain Arema Cronus Telah Disiapkan Joko Susilo
Joko Susilo: Arema Cronus Tidak Gagal
Djanur Masih Berharap Sepakbola Indonesia Bisa Kembali Normal
Inilah Tindakan Cepat Ridwan Kamil Terhadap Aksi Vandalisme di GBK
Djanur: Lima Final, Empat Gelar Bagi Persib
Piala Presiden Sukses, Jokowi Janjikan Turnamen Baru
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 19:15
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Emtek Group Siarkan Seluruh Pertandingan Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 20:04
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















