PSSI Nilai Tim Transisi Tak Layak Gelar Turnamen
Editor Bolanet | 26 Juni 2015 21:26
- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kembali mengkritisi langkah Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam memutar kompetisi.
Direktur Legal PSSI, Aristo Pangaribuan, mengungkapkan jika Tim Transisi tidak layak untuk menggelar turnamen atau kompetisi. Paling dekat, rencananya Tim Transisi akan menggelar Piala Kemerdekaan.
Bahkan, PSSI juga telah mendapatkan laporan dari klub Divisi Utama terkait undangan Tim Transisi untuk mengikuti Piala Kemerdekaan.
Dalam surat ke klub Divisi Utama tersebut, juga dilampirkan perjanjian partisipasi. Kemudian, ditandatangani anggota Tim Transisi, Tommy Kurniawan, yang mengatasnamakan sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen).
Dalam UU SKN dan Statuta PSSI pasal 4, disebutkan bahwa kegiatan sepak bola dilakukan induk cabang olahraga. Oleh itu, kami merasa berkewajiban merespon apa yang dilaporkan klub. Keberadaan Tim Transisi juga tidak memiliki legal standing dan kapasitas melakukan apapun. Sesuai penetapan PTUN, sudah dinyatakan SK Menpora terkait pembekuan dan menjadi payung hukum Tim Transisi, tidak berlaku sementara hingga ada keputusan tetap, ungkapnya.
Kementerian tidak mengindahkan dan ini sebuah kejahatan dan penghinaan kekuasaan peradilan. Klub diundang untuk kompetisi, sementara kompetisi sporting merit-nya tidak jelas, imbuhnya.
Selain itu, Tim Transisi dianggap tidak pantas jika sesuai Peraturan Pemerintah 2007. Sebab, hal tersebut merupakan domain induk cabang olahraga. Kemudian, olahraga profesional juga harus bebas dari campur tangan pemerintah dalam pengelolaannya.
Ini merupakan pelanggaran dan bisa dijerat dengan hukum. Soal rekomendasi, harus lewat induk cabang olahraga sesuai pasa 51 UU SKN. Kelalaian menegakkan pasal tersebut itu punya sanksi pidana sebagaimana diatur dalam pasal 89 UU SKN, pungkasnya. (esa/dzi)
Direktur Legal PSSI, Aristo Pangaribuan, mengungkapkan jika Tim Transisi tidak layak untuk menggelar turnamen atau kompetisi. Paling dekat, rencananya Tim Transisi akan menggelar Piala Kemerdekaan.
Bahkan, PSSI juga telah mendapatkan laporan dari klub Divisi Utama terkait undangan Tim Transisi untuk mengikuti Piala Kemerdekaan.
Dalam surat ke klub Divisi Utama tersebut, juga dilampirkan perjanjian partisipasi. Kemudian, ditandatangani anggota Tim Transisi, Tommy Kurniawan, yang mengatasnamakan sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen).
Dalam UU SKN dan Statuta PSSI pasal 4, disebutkan bahwa kegiatan sepak bola dilakukan induk cabang olahraga. Oleh itu, kami merasa berkewajiban merespon apa yang dilaporkan klub. Keberadaan Tim Transisi juga tidak memiliki legal standing dan kapasitas melakukan apapun. Sesuai penetapan PTUN, sudah dinyatakan SK Menpora terkait pembekuan dan menjadi payung hukum Tim Transisi, tidak berlaku sementara hingga ada keputusan tetap, ungkapnya.
Kementerian tidak mengindahkan dan ini sebuah kejahatan dan penghinaan kekuasaan peradilan. Klub diundang untuk kompetisi, sementara kompetisi sporting merit-nya tidak jelas, imbuhnya.
Selain itu, Tim Transisi dianggap tidak pantas jika sesuai Peraturan Pemerintah 2007. Sebab, hal tersebut merupakan domain induk cabang olahraga. Kemudian, olahraga profesional juga harus bebas dari campur tangan pemerintah dalam pengelolaannya.
Ini merupakan pelanggaran dan bisa dijerat dengan hukum. Soal rekomendasi, harus lewat induk cabang olahraga sesuai pasa 51 UU SKN. Kelalaian menegakkan pasal tersebut itu punya sanksi pidana sebagaimana diatur dalam pasal 89 UU SKN, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








