PSSI Ralat Surat ke KONI Daerah
Editor Bolanet | 29 Maret 2013 18:30
- Sekjen PSSI Hadiyandra, memastikan sudah meralat surat dari PSSI yang ditujukan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah terkait dualisme kepengurusan Pengprov PSSI.
Ralat tersebut, dilakukan karena terjadi kesalahan redaksi surat. Sehingga, dikhawatirkan dapat ditafsirkan berbeda oleh KONI Daerah, yang pada akhirnya justru membuat KONI Daerah melanggar asas organisasi.
Hari ini, saya sudah mengirim ralat surat ke KONI daerah atas surat pada hari sebelumnya. Sehingga, sesuai dengan rapat Exco PSSI sebelumnya, tanggal 27 Februari dan keputusan Ketua Umum tentang hasil verifikasi Voter Solo melalui ketetapan peserta KLB 17 Maret lalu. Sehingga, KONI Daerah nantinya tidak perlu mengambil langkah yang melampaui kewenangannya. Sebab, dalam surat sebelumnya dapat ditafsirkan berbeda. Karena itu, kami ralat, terang Hadiyandra.
Dalam surat tersebut, PSSI meminta KONI daerah melakukan mediasi untuk penyatuan dualisme Pengprov PSSI sehingga pada Kongres PSSI Juni nanti tidak terjadi dualisme voter. Padahal di sisi lain, status Voter PSSI dalam Kongres sudah jelas merujuk kepada SK Ketua Umum tentang Voter KLB PSSI 17 Maret lalu.
Karena kami sadari surat itu mengandung bias tafsir dari sisi content-nya, maka kami ralat. Bahwa status peserta voter sudah clear, sesuai SK Ketua Umum PSSI. Sehingga, di Kongres Juni nanti peserta kongres merujuk pada peserta KLB 17 Maret lalu. KONI Daerah tidak perlu mengambil langkah apapun. Justru melalui surat ralat ini, kami memberitahu KONI Daerah posisi anggota kami yang sah, tuntas Hadiyandra. (esa/dzi)
Ralat tersebut, dilakukan karena terjadi kesalahan redaksi surat. Sehingga, dikhawatirkan dapat ditafsirkan berbeda oleh KONI Daerah, yang pada akhirnya justru membuat KONI Daerah melanggar asas organisasi.
Hari ini, saya sudah mengirim ralat surat ke KONI daerah atas surat pada hari sebelumnya. Sehingga, sesuai dengan rapat Exco PSSI sebelumnya, tanggal 27 Februari dan keputusan Ketua Umum tentang hasil verifikasi Voter Solo melalui ketetapan peserta KLB 17 Maret lalu. Sehingga, KONI Daerah nantinya tidak perlu mengambil langkah yang melampaui kewenangannya. Sebab, dalam surat sebelumnya dapat ditafsirkan berbeda. Karena itu, kami ralat, terang Hadiyandra.
Dalam surat tersebut, PSSI meminta KONI daerah melakukan mediasi untuk penyatuan dualisme Pengprov PSSI sehingga pada Kongres PSSI Juni nanti tidak terjadi dualisme voter. Padahal di sisi lain, status Voter PSSI dalam Kongres sudah jelas merujuk kepada SK Ketua Umum tentang Voter KLB PSSI 17 Maret lalu.
Karena kami sadari surat itu mengandung bias tafsir dari sisi content-nya, maka kami ralat. Bahwa status peserta voter sudah clear, sesuai SK Ketua Umum PSSI. Sehingga, di Kongres Juni nanti peserta kongres merujuk pada peserta KLB 17 Maret lalu. KONI Daerah tidak perlu mengambil langkah apapun. Justru melalui surat ralat ini, kami memberitahu KONI Daerah posisi anggota kami yang sah, tuntas Hadiyandra. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menanti Debut John Herdman! Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Tim Nasional 13 Februari 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
3 Hal Penting Jelang Athletic Club vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 18:25
-
Prediksi Susunan Pemain Newcastle vs Man City, Tim Tamu Tanpa Haalad
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:01
-
Tempat Menonton Wrexham vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:00
-
Live Streaming Wrexham vs Chelsea - Link Nonton Piala FA/FA Cup di Vidio
Liga Inggris 7 Maret 2026, 17:45
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54















