PSSI Siapkan Dokumen Banding Atas Sanksi AFC
Editor Bolanet | 20 Mei 2013 21:12
- Pertandingan lanjutan tim nasional Indonesia di ajang Pra Piala Asia 2015 lawan Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (23/3), meninggalkan sepenggal catatan negatif.
Pendukung Merah-Putih, melempari pendukung tim tamu dengan botol minuman. Tidak hanya itu, suporter juga membakar kembang api dan menyalakan petasan.
Akibatnya, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menjatuhkan sanksi sebesar USD 15.000 atau sekitar Rp156 juta kepada organisasi pimpinan Djohar Arifin Husin tersebut.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Hadiyanda mengatakan, denda yang dijatuhkan AFC sebenarnya hanya USD10000, namun USD 5000 merupakan denda tambahan karena kejadian serupa sempat terjadi dalam empat pertandingan selama satu tahun.
Karena itu, kami akan melakukan banding. Kini, kami tengah menyusun dokumennya. Pihak AFC memberikan batas waktu selama 10 hari dari jatuhnya sanksi, ujar Hadiyandra.
Lebih lanjut dikatakan Hadiyandra, AFC meminta suporter Indonesia dapat bersikap lebih santun dan sportif dalam memberikan dukungan. Terutama, tidak mengancam dan membahayakan keselamatan orang lain.
Sanksi terburuknya, pertandingan Indonesia digelar tertutup, alias tanpa penonton, pungkasnya.
Dalam pertandingan tersebut, Indonesia sempat unggul cepat 1-0, melalui striker Boaz Solossa. Namun keunggulan tersebut sirna setelah Yahya Al Shehri dan Yousef Al Salem menjebol gawang Kurnia Meiga. (esa/dzi)
Pendukung Merah-Putih, melempari pendukung tim tamu dengan botol minuman. Tidak hanya itu, suporter juga membakar kembang api dan menyalakan petasan.
Akibatnya, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menjatuhkan sanksi sebesar USD 15.000 atau sekitar Rp156 juta kepada organisasi pimpinan Djohar Arifin Husin tersebut.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Hadiyanda mengatakan, denda yang dijatuhkan AFC sebenarnya hanya USD10000, namun USD 5000 merupakan denda tambahan karena kejadian serupa sempat terjadi dalam empat pertandingan selama satu tahun.
Karena itu, kami akan melakukan banding. Kini, kami tengah menyusun dokumennya. Pihak AFC memberikan batas waktu selama 10 hari dari jatuhnya sanksi, ujar Hadiyandra.
Lebih lanjut dikatakan Hadiyandra, AFC meminta suporter Indonesia dapat bersikap lebih santun dan sportif dalam memberikan dukungan. Terutama, tidak mengancam dan membahayakan keselamatan orang lain.
Sanksi terburuknya, pertandingan Indonesia digelar tertutup, alias tanpa penonton, pungkasnya.
Dalam pertandingan tersebut, Indonesia sempat unggul cepat 1-0, melalui striker Boaz Solossa. Namun keunggulan tersebut sirna setelah Yahya Al Shehri dan Yousef Al Salem menjebol gawang Kurnia Meiga. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19

















