PSSI Tak Kondusif, Ahmad Riyadh Tinggalkan Posisi Komding
Editor Bolanet | 21 Februari 2012 19:37
- Ahmad Riyadh resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi Banding (Komding) PSSI yang diemban kurang dari satu tahun.
Saya melihat kondisi PSSI sudah tidak kondusif. Seharusnya sudah ada rekonsiliasi, tetapi saya melihat saat ini menjauh. Makanya saya untuk sementara tidak aktif di sepak bola nasional hingga semuanya tuntas, ujar Ahmad Riyadh.
Menurut dia, kondisi saat ini sangat merugikan potensi sepak bola Indonesia karena belum ada tanda-tanda untuk berintegrasi. Dengan kondisi ini banyak hal yang dirugikan termasuk publik pencinta sepak bola Indonesia.
Secara pribadi, keadaan saat ini tidak kondusif untuk melakukan pengabdian serta menyumbang kemampuan yang saya miliki. Makanya terhitung sejak hari ini saya mengundurkan diri, kata pria asal Jawa Timur tersebut.
Ia mengaku, jika kondisi sepak bola nasional dalam hal ini PSSI kembali bersatu, dirinya akan konsentrasi penuh dalam mengembangkan dedikasinya pada sepak bola nasional seperti yang diinginkan sejak berkecimpung di dunia olahraga.
Saya diangkat menjadi Wakil Ketua Komite Banding oleh Komite Eksekutif. Makanya saya akan pamitan. Datang dengan baik-baik, pulang juga dengan baik-baik, katanya menegaskan.
Surat pengunduran Ahmad Riyadh per 21 Februari ditujukan langsung kepada Ketua Umum PSSI Djohar Arifin. Selain itu juga ditembuskan kepada Ketua Komisi Banding PSSI yang saat ini dijabat Sukawi Sutarip.
Sementara itu juru bicara PSSI Edi Elison mengaku sudah bertemu dengan Ahmad Riyadh dan PSSI telah menerima surat pengunduran diri yang dilayangkan oleh Wakil Ketua Komding PSSI itu.
Mundur bukan berarti masuk ke seberang (Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia). Dia ingin istirahat dari keruwetan yang ada saat ini, katanya.
(ant/end)
Saya melihat kondisi PSSI sudah tidak kondusif. Seharusnya sudah ada rekonsiliasi, tetapi saya melihat saat ini menjauh. Makanya saya untuk sementara tidak aktif di sepak bola nasional hingga semuanya tuntas, ujar Ahmad Riyadh.
Menurut dia, kondisi saat ini sangat merugikan potensi sepak bola Indonesia karena belum ada tanda-tanda untuk berintegrasi. Dengan kondisi ini banyak hal yang dirugikan termasuk publik pencinta sepak bola Indonesia.
Secara pribadi, keadaan saat ini tidak kondusif untuk melakukan pengabdian serta menyumbang kemampuan yang saya miliki. Makanya terhitung sejak hari ini saya mengundurkan diri, kata pria asal Jawa Timur tersebut.
Ia mengaku, jika kondisi sepak bola nasional dalam hal ini PSSI kembali bersatu, dirinya akan konsentrasi penuh dalam mengembangkan dedikasinya pada sepak bola nasional seperti yang diinginkan sejak berkecimpung di dunia olahraga.
Saya diangkat menjadi Wakil Ketua Komite Banding oleh Komite Eksekutif. Makanya saya akan pamitan. Datang dengan baik-baik, pulang juga dengan baik-baik, katanya menegaskan.
Surat pengunduran Ahmad Riyadh per 21 Februari ditujukan langsung kepada Ketua Umum PSSI Djohar Arifin. Selain itu juga ditembuskan kepada Ketua Komisi Banding PSSI yang saat ini dijabat Sukawi Sutarip.
Sementara itu juru bicara PSSI Edi Elison mengaku sudah bertemu dengan Ahmad Riyadh dan PSSI telah menerima surat pengunduran diri yang dilayangkan oleh Wakil Ketua Komding PSSI itu.
Mundur bukan berarti masuk ke seberang (Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia). Dia ingin istirahat dari keruwetan yang ada saat ini, katanya.
(ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:16
-
Timnas Indonesia Ditantang Jaga Konsistensi Saat Hadapi Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:14
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 9 Juni 2026, 14:41
-
Tino Livramento Bongkar Kehebatan Kobbie Mainoo di Timnas Inggris
Piala Dunia 9 Juni 2026, 14:02
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Indonesia vs Mozambik?
Tim Nasional 9 Juni 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19











