PSSI Usut Kerusuhan di Laga Persekabpas vs Persenga
Editor Bolanet | 26 Januari 2012 14:40
- PSSI bertindak cepat untuk mengusut kasus kerusuhan yang terjadi dalam laga antara Persekabpas Kabupaten Pasuruan dan Persenga Ngawi. Saat ini, mereka sedang melakukan investigasi untuk menguak penyebab terjadinya kericuhan itu.
Menurut Deputi Sekretaris Jenderal Bidang Kompetisi PSSI, Saleh Ismail Mukadar, saat ini mereka sedang berusaha mencari data-data dari peristiwa tersebut.
Saat ini, kami berusaha meminta laporan dari Pengawas Pertandingan tersebut. Setelah mendapat laporan lengkap, akan kami teruskan kepada Komisi Disiplin. Apabila ditemukan kesalahan dari pemain, ofisial maupun perangkat pertandingan akan kami hukum dengan tegas, ujar Saleh pada .
Lebih lanjut, Saleh mengaku bahwa saat ini PSSI benar-benar berusaha untuk menghilangkan stigma sepak bola Indonesia yang lekat dengan kekerasan. Karena itulah, kata Saleh, otoritas tertinggi sepak bola Indonesia ini bekerja keras untuk menerapkan peraturan yang tegas pada kompetisi yang sedang berputar, khususnya di Divisi 1 dan Divisi 2.
Di level tertinggi (IPL, red) maupun di Divisi Utama, sistem pengawasan kami sudah mulai berjalan. Sementara di Divisi 1 dan 2 masih banyak orang-orang lama, yang bisa jadi belum terbiasa dengan peraturan ini. Karena itulah kami betul-betul awasi mereka, paparnya.
Selain itu, kami juga berusaha membenahi sektor wasit. Selain mengawasi dengan ketat. Kami juga akan menjatuhkan hukuman berat apabila dia masih 'bermain-main'. Kami juga membenahi sistem bahwa saat ini wasit mendapat honor dari PSSI, bukan dari tuan rumah seperti sebelumnya, tandas Saleh. (den/row)
Menurut Deputi Sekretaris Jenderal Bidang Kompetisi PSSI, Saleh Ismail Mukadar, saat ini mereka sedang berusaha mencari data-data dari peristiwa tersebut.
Saat ini, kami berusaha meminta laporan dari Pengawas Pertandingan tersebut. Setelah mendapat laporan lengkap, akan kami teruskan kepada Komisi Disiplin. Apabila ditemukan kesalahan dari pemain, ofisial maupun perangkat pertandingan akan kami hukum dengan tegas, ujar Saleh pada .
Lebih lanjut, Saleh mengaku bahwa saat ini PSSI benar-benar berusaha untuk menghilangkan stigma sepak bola Indonesia yang lekat dengan kekerasan. Karena itulah, kata Saleh, otoritas tertinggi sepak bola Indonesia ini bekerja keras untuk menerapkan peraturan yang tegas pada kompetisi yang sedang berputar, khususnya di Divisi 1 dan Divisi 2.
Di level tertinggi (IPL, red) maupun di Divisi Utama, sistem pengawasan kami sudah mulai berjalan. Sementara di Divisi 1 dan 2 masih banyak orang-orang lama, yang bisa jadi belum terbiasa dengan peraturan ini. Karena itulah kami betul-betul awasi mereka, paparnya.
Selain itu, kami juga berusaha membenahi sektor wasit. Selain mengawasi dengan ketat. Kami juga akan menjatuhkan hukuman berat apabila dia masih 'bermain-main'. Kami juga membenahi sistem bahwa saat ini wasit mendapat honor dari PSSI, bukan dari tuan rumah seperti sebelumnya, tandas Saleh. (den/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Prancis vs Swedia: Kylian Mbappe
Piala Dunia 1 Juli 2026, 06:24
-
Hasil Prancis vs Swedia: Les Bleus Terlalu Perkasa
Piala Dunia 1 Juli 2026, 06:02
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Meksiko vs Ekuador
Piala Dunia 1 Juli 2026, 04:13
-
Erling Haaland dan Mimpi Besar Norwegia Menaklukkan Dunia
Piala Dunia 1 Juli 2026, 03:38
-
Pantai Gading dan Kekalahan yang Terasa Getir
Piala Dunia 1 Juli 2026, 03:18
-
Pantai Gading Harus Menerima Kenyataan Pahit
Piala Dunia 1 Juli 2026, 03:14
-
Norwegia Tantang Brasil di 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 03:01
-
Man of the Match Pantai Gading vs Norwegia: Erling Haaland
Piala Dunia 1 Juli 2026, 02:16
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41



