PT LI Bandingkan Klub Indonesia Dengan Thailand, Ini Hasilnya
Editor Bolanet | 13 Agustus 2015 18:34
- CEO PT Liga Indonesia (PT LI), Joko Driyono, mengatakan jika Indonesia dalam posisi tertinggal di kawasan Asia Tenggara. Sehingga, tidak perlu terlalu jauh mengukur diri dan membandingkan dengan kompetisi di Eropa.
Dikatakan Joko, bahwa hal tersebut salah satunya dapat terlihat dari sisi pembiayaan. Misalnya saja klub Thailand, diungkapkan Joko Driyono, telah menyiapkan angka sangat besar untuk mengarungi kompetisi. Kontan, hal tersebut diakuinya sangat berbeda dengan klub di Indonesia.
Kami punya sampling salah satu klub Thailand yaitu , yang bukan berada di level atas. Sementara klub kita yang menyiapkan angka 50 miliar sudah dirasa punya kelas terbaik. Muangthong dalam setahun menyiapkan 12 juta US atau hampir Rp150 miliar, tuturnya.
Namun, Indonesia pernah dalam posisi terbaik di kawasan Asia Tenggara. Itu terjadi pada 2008-2009. Kami berharap turbulensi dan kesulitan organisasi harus segera dilewati agar bisa mengejar ketertinggalan, imbuhnya.
Dikatakannya lagi, pada tahun 2008/2009, kompetisi Indonesia masuk delapan terbaik dan terbaik di Asia Tenggara. Namun sekarang, faktanya mengalami penurunan yang drastis.
Sekarang, kita terjun bebas dan mungkin berada di posisi ketiga dan kelima Asia Tenggara. Posisi Liga Indonesia mencoba untuk tetap mempersiapkan improvement agar stabilitas industri kompetisi Indonesia terjaga, pungkasnya. [initial]
(esa/asa)
Dikatakan Joko, bahwa hal tersebut salah satunya dapat terlihat dari sisi pembiayaan. Misalnya saja klub Thailand, diungkapkan Joko Driyono, telah menyiapkan angka sangat besar untuk mengarungi kompetisi. Kontan, hal tersebut diakuinya sangat berbeda dengan klub di Indonesia.
Kami punya sampling salah satu klub Thailand yaitu , yang bukan berada di level atas. Sementara klub kita yang menyiapkan angka 50 miliar sudah dirasa punya kelas terbaik. Muangthong dalam setahun menyiapkan 12 juta US atau hampir Rp150 miliar, tuturnya.
Namun, Indonesia pernah dalam posisi terbaik di kawasan Asia Tenggara. Itu terjadi pada 2008-2009. Kami berharap turbulensi dan kesulitan organisasi harus segera dilewati agar bisa mengejar ketertinggalan, imbuhnya.
Dikatakannya lagi, pada tahun 2008/2009, kompetisi Indonesia masuk delapan terbaik dan terbaik di Asia Tenggara. Namun sekarang, faktanya mengalami penurunan yang drastis.
Sekarang, kita terjun bebas dan mungkin berada di posisi ketiga dan kelima Asia Tenggara. Posisi Liga Indonesia mencoba untuk tetap mempersiapkan improvement agar stabilitas industri kompetisi Indonesia terjaga, pungkasnya. [initial]
Baca Juga:
Joko Driyono Beri Update Persiapan ISL Musim Anyar
Persib Tuntut Detail Info Piala Proklamasi dari PT Liga Indonesia
Piala Proklamasi Dipastikan Mundur dari Jadwal Semula
Perseru Serui Akui Pesimis ISL Digelar Oktober
Pemain minta Menpora Imam Lebih Arif Dalam Mengambil Keputusan
Tak Ingin Gaji Berkurang, Salary Cap ISL Banyak Ditentang Pemain
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dihantam Badai Covid-19, Laga Persija Jakarta vs Madura United Ditunda
Bola Indonesia 9 Februari 2022, 17:10
-
Persija, Klub Liga 1 dengan Jumlah Penonton Terbanyak
Bola Indonesia 27 Juli 2021, 18:22
-
Aji Santoso Berkomunikasi dengan Manajemen Persebaya Sikapi Surat LIB
Bola Indonesia 3 November 2020, 23:27
LATEST UPDATE
-
Nico Paz Janji Bawa Argentina Juara Dunia Lagi usai Gagal di Final 2026
Piala Dunia 20 Juli 2026, 17:00
-
Rodri Sebut Gelar Piala Dunia dan Golden Ball sebagai Skenario Sempurna
Piala Dunia 20 Juli 2026, 15:35
-
Apakah Lionel Messi Akan Tampil di Piala Dunia 2030?
Piala Dunia 20 Juli 2026, 14:52
-
6 Negara Sudah Lolos ke Piala Dunia 2030, Berikut Daftarnya
Piala Dunia 20 Juli 2026, 14:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














