PT LI: PBR, PSM, dan Persebaya Punya Utang Dengan Nilai Signifikan
Editor Bolanet | 13 Januari 2015 04:55
- PT Liga Indonesia (PT LI) sudah menyebutkan bahwa kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015, hanya akan diikuti sebanyak 18 klub. Sebab, bakal tidak tampilnya Persik Kediri dan Persiwa Wamena.
Namun, hanya terdapat sebanyak 12 klub yang layak tampil di kompetisi ISL musim 2015. Hal tersebut, disampaikan Joko Driyono, usai pihaknya melakukan rapat pleno di Kantor PT LI, Kuningan, Jakarta, Senin (12/1).
Dalam rapat pleno tersebut, manajemen PT LI berpatokan pada kerja tim verifikasi yang telah bekerja sejak 23 Desember. Ada dua poin yang menjadi fokus verifikasi, yaitu finansial dan infrastruktur.
Sebanyak ke-12 klub yang dimaksud adalah Persib, Perseru, Mitra Kukar, Semen Padang, Persiram, Bali United Pusam, PBFC, Persiba Balikpapan, Persipura, Sriwijaya FC, Barito Putera, dan Persela Lamongan.
Sementara enam klub lainnya, masih harus terus didalami. Keenam klub tersebut, adalah , PSM Makassar, , Persija, Arema, dan Gresik United.
PT LI perlu melakukan pendalaman tambahan kepada enam klub tersebut dan akan dipanggil dalam waktu dekat. Ada klub yang punya utang dengan nilai signifikan dan kami catat yaitu PBR, PSM, dan Persebaya. Ada catatan kaitan dengan utang yang masih tanda tanya, tapi tak signifikan dari Persija dan Arema, ujar Joko Driyono.
Ada tambahan catatan lain dan kami butuh pendalaman lagi terkait proyeksi pembiayaan mereka tahun 2015. Sebut saja Persija. Proyeksi mereka sampai Rp50 miliar. Kemudian PBR Rp26 M, Arema Rp66 M, PSM Makassar Rp27 M. Proyeksi pendapatan perlu dilakukan penajaman agar betul-betul ditingkatkan kualitas konfirmasinya, pungkasnya. (esa/dim)
Namun, hanya terdapat sebanyak 12 klub yang layak tampil di kompetisi ISL musim 2015. Hal tersebut, disampaikan Joko Driyono, usai pihaknya melakukan rapat pleno di Kantor PT LI, Kuningan, Jakarta, Senin (12/1).
Dalam rapat pleno tersebut, manajemen PT LI berpatokan pada kerja tim verifikasi yang telah bekerja sejak 23 Desember. Ada dua poin yang menjadi fokus verifikasi, yaitu finansial dan infrastruktur.
Sebanyak ke-12 klub yang dimaksud adalah Persib, Perseru, Mitra Kukar, Semen Padang, Persiram, Bali United Pusam, PBFC, Persiba Balikpapan, Persipura, Sriwijaya FC, Barito Putera, dan Persela Lamongan.
Sementara enam klub lainnya, masih harus terus didalami. Keenam klub tersebut, adalah , PSM Makassar, , Persija, Arema, dan Gresik United.
PT LI perlu melakukan pendalaman tambahan kepada enam klub tersebut dan akan dipanggil dalam waktu dekat. Ada klub yang punya utang dengan nilai signifikan dan kami catat yaitu PBR, PSM, dan Persebaya. Ada catatan kaitan dengan utang yang masih tanda tanya, tapi tak signifikan dari Persija dan Arema, ujar Joko Driyono.
Ada tambahan catatan lain dan kami butuh pendalaman lagi terkait proyeksi pembiayaan mereka tahun 2015. Sebut saja Persija. Proyeksi mereka sampai Rp50 miliar. Kemudian PBR Rp26 M, Arema Rp66 M, PSM Makassar Rp27 M. Proyeksi pendapatan perlu dilakukan penajaman agar betul-betul ditingkatkan kualitas konfirmasinya, pungkasnya. (esa/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persebaya vs Persib: 4 Gol Tercipta, 1 Poin Didapat
Bola Indonesia 2 Maret 2026, 22:40
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55















