PT LI Perketat Persyaratan Divisi Utama
Editor Bolanet | 28 Januari 2014 14:44
- Setelah memastikan bergulirnya Divisi Utama musim 2013-2014, PT Liga Indonesia (PT LI) pun menetapkan batas akhir pendaftaran pemain asing. Yakni, hingga 15 Mei. Hal tersebut, hampir sama dengan yang berlaku di kompetisi Indonesia Super League (ISL).
CEO PT LI, Joko Driyono, mengungkapkan jika perekrutan pemain asing juga harus menggunakan dengan regulasi Transfer Matching System (TMS). Sedangkan International Transfer Certificate (ITC), hanya bisa dirilis dari FIFA untuk Indonesia pertengahan bulan April.
Selain memperketat persyaratan infrastruktur dan keuangan klub, PT LI juga memperketat penggunaan pemain asing. Musim ini, klub yang berlaga di Divisi Utama hanya boleh menggunakan dua pemain asing dan bebas dari negara manapun, terang CEO PT LI, Joko Driyono.
Sementara itu, PT LI hanya akan mengambil dua tim Divisi Utama untuk berlaga di ISL musim mendatang. Padahal pada musim lalu, terdapat tiga tim dari Divisi Utama yang lolos ke ISL, yakni Persebaya, Persik Kediri dan Perseru Serui.
Untuk sistem promosi ke ISL, hanya untuk dua tim. Dengan begitu, tidak ada babak Play Off ke ISL. Masukan dari klub, yakni opsi grup nantinya antara 6 hingga 8 grup saja. Kita tunggu hingga 10 Maret nanti serta kita lihat dulu kesiapan klub, ujarnya.
Lebih jauh, Joko mengungkapkan, jika ada 8 grup, maka dua tim terbawah dari masing-masing grup otomatis degradasi. Dengan begitu, musim depan akan ada 16 Divisi Utama yang terdegradasi ke Divisi I.
Sedangkan tim yang promosi ke Divisi Utama minimal 2 tim, tapi itu masih kita godok juga karena kita belum menentukan yang promosi dari Piala Nusantara, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
CEO PT LI, Joko Driyono, mengungkapkan jika perekrutan pemain asing juga harus menggunakan dengan regulasi Transfer Matching System (TMS). Sedangkan International Transfer Certificate (ITC), hanya bisa dirilis dari FIFA untuk Indonesia pertengahan bulan April.
Selain memperketat persyaratan infrastruktur dan keuangan klub, PT LI juga memperketat penggunaan pemain asing. Musim ini, klub yang berlaga di Divisi Utama hanya boleh menggunakan dua pemain asing dan bebas dari negara manapun, terang CEO PT LI, Joko Driyono.
Sementara itu, PT LI hanya akan mengambil dua tim Divisi Utama untuk berlaga di ISL musim mendatang. Padahal pada musim lalu, terdapat tiga tim dari Divisi Utama yang lolos ke ISL, yakni Persebaya, Persik Kediri dan Perseru Serui.
Untuk sistem promosi ke ISL, hanya untuk dua tim. Dengan begitu, tidak ada babak Play Off ke ISL. Masukan dari klub, yakni opsi grup nantinya antara 6 hingga 8 grup saja. Kita tunggu hingga 10 Maret nanti serta kita lihat dulu kesiapan klub, ujarnya.
Lebih jauh, Joko mengungkapkan, jika ada 8 grup, maka dua tim terbawah dari masing-masing grup otomatis degradasi. Dengan begitu, musim depan akan ada 16 Divisi Utama yang terdegradasi ke Divisi I.
Sedangkan tim yang promosi ke Divisi Utama minimal 2 tim, tapi itu masih kita godok juga karena kita belum menentukan yang promosi dari Piala Nusantara, pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Divisi Utama Liga Indonesia Dimulai April
- Ternyata Jadwal Final ISL Masih Bisa Berubah!
- PT LI Putuskan Final Inter Island Cup Digelar Usai Kick Off ISL
- Final Inter Island Cup Ditunda, Suharno Kecewa
- Izin Keamanan Tak Turun, PT LI Jadwal Ulang Laga Final IIC 2014
- PT Liga Indonesia Umumkan Batas Akhir Bursa Transfer
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mantap! Indosiar, SCTV dan Vidio Siarkan FIFA Series 2026 Indonesia, Catat Tanggalnya!
Tim Nasional 26 Februari 2026, 09:19
LATEST UPDATE
-
Iliman Ndiaye Siap Buka Hati untuk Manchester United?
Liga Inggris 2 April 2026, 05:25
-
Duel Pramusim Leeds United vs Manchester United Digelar di Croke Park?
Liga Inggris 2 April 2026, 05:19
-
Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Melimpah, John Herdman Punya Banyak Opsi
Tim Nasional 1 April 2026, 21:42
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45














