Rahmad Darmawan dan Keinginannya Membawa Madura United Jadi Juara
Gia Yuda Pradana | 11 Agustus 2020 08:57
Bola.net - Madura United melakukan sejumlah perubahan di kompetisi Shopee Liga 1 2020. Satu hal yang cukup terlihat adalah keberadaan Rahmad Darmawan, yang ditunjuk sebagai pelatih sekaligus manajer tim.
Pelatih yang karib disapa RD itu mulai angkat bicara soal target yang dibebankan kepadanya oleh manajemen Madura United. Apalagi, klub berjulukan Laskar Sape Kerap itu setiap musim selalu memasang target tinggi, yaitu menjuarai kompetisi Liga 1.
“Soal target, bahasa halusnya, kami membangun karakter dan konsisten stabil. Dengan bgitu kemenangan dan trofi bisa kami ambil,” ucap RD, Senin (10/8/2020).
Pelatih berusia 53 tahun itu bisa dibilang adalah salah satu arsitek lokal tersukses sejak era Liga Indonesia dimulai pada 1994. Rahmad Darmawan pernah mempersembahkan dua gelar Divisi Utama pada 2005 dan 2007.
Saat itu, kompetisi tersebut masih menjadi kasta tertinggi di Indonesia. Menariknya, dua trofi itu dipersembahkannya untuk dua klub yang berbeda.
Pada 2005, dia meraih gelar juara bersama Persipura Jayapura. Lalu, 2007 menjadi momennya membangun skuad dan berprestasi bersama Sriwijaya FC.
Prestasi Rahmad Darmawan yang paling fenomenal terjadi bersama Sriwijaya FC. Klub berjulukan Laskar Wong Kito itu dibawanya meraih tiga gelar Piala Indonesia selama tiga musim beruntun, yaitu pada 2007, 2008-2009, dan 2010.
Serius Membangun Tim

RD selama ini dikenal sebagai pelatih yang mampu membangun skuad untuk bersaing di papan atas. Madura United bakal cocok dengan pelatih satu ini karena juga masih penasaran merasakan gelar juara di kompetisi resmi.
“Semua tim pasti mau juara. Saya juga mau juara. pasti keinginan itu ada. Pastinya siapa pelatih yang tidak menargetkan itu. Keseimbangan seperti transisi menyerang dan bertahan itu diperlukan,” imbuhnya.
RD juga serius dalam membangun tim yang ditanganinya itu. Daripada mendatangkan pemain berkualitas, Madura United memilih merekrut pemain muda. Deretan nama-nama baru menghiasi skuad berjulukan Laskar Sape Kerap tersebut.
Beberapa di antaranya pemain muda berlabel Timnas Indonesia kelompok usia. Sebut saja Dodi Alekvan Djin dan Samuel Simanjuntak. Selain dua nama itu, masih ada Haris Tuharea, Rivaldi Bawuoh, dan Risna Prahala.
Beberapa pemain yang dipertahankan juga tergolong usia muda, seperti Satria Tama, Syahrian Abimanyu, Kadek Raditya, hingga Kevy Sahertian.
Disadur dari: Bola.com/Aditya Wany/Yus Mei Sawitri
Published: 11 Agustus 2020
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Reaksi Warganet untuk Momen 'Ngalu Nuhat' Arema ke-33: Karena Cinta Mempersatukan Kita
Berharap Lebih, Gelandang Persebaya Tetap Sepakati Penyesuaian Gaji
Panser Biru dan Snex Dukung Keputusan PSIS Bermarkas di Stadion Citarum
Hak Komersial Hanya Rp800 Juta, PSIS Akan Susun Ulang Keuangan
Salim Diarra, Aremania dari Jantung Afrika
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Elkan Baggott, Pejuang di Lini Belakang Timnas Indonesia
Tim Nasional 10 Juni 2026, 09:06
-
Timnas Indonesia Naik 4 Peringkat FIFA Usai Taklukkan Oman dan Mozambik
Tim Nasional 10 Juni 2026, 08:55
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
LATEST UPDATE
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 15 Juni 2026, 12:19
-
Man of the Match Swedia vs Tunisia: Alexander Isak
Piala Dunia 15 Juni 2026, 11:53
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Ceko 2026 di Vidio, 19-21 Juni 2026
Otomotif 15 Juni 2026, 11:22
-
Thomas Tuchel Dituding Tinggalkan 'Jejak Kehancuran' di Timnas Inggris
Piala Dunia 15 Juni 2026, 10:14
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28













