Rekonsiliasi, PSSI Gandeng Nirwan Bakrie
Editor Bolanet | 2 April 2012 22:15
- Upaya rekonsiliasi yang dibangun Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (), ternyata tidak hanya sebatas pada klub Indonesia Super League (ISL). Namun, menuju kepada mantan Wakil Ketua Umum PSSI, Nirwan Bakrie.
Langkah tersebut ditempuh PSSI guna menyelesaikan persoalan dualisme kompetisi sepak bola Indonesia. Menurut Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, sosok Nirwan memiliki peran penting di dunia sepak bola Tanah Air.
Apalagi, Nirwan dinilai berada di balik terus bergulirnya kompetisi ISL yang dioperatori PT Liga Indonesia (PT LI).
Kami akan meminta dukungan beliau (Nirwan). Karena, Nirwan sudah berpengalaman dan dihormati oleh klub-klub di Tanah Air, kata Djohar kepada wartawan, Senin (2/4).
Pihaknya ingin menggandeng Nirwan supaya mendapatkan sumbang saran, agar menjembatani dua kompetisi supaya menjadi satu. Kompetisi tersebut adalah dan Indonesian Premier League ().
Menurut Djohar, PSSI percaya Nirwan sebagai sosok yang mencintai sepak bola dan tidak ingin Indonesia terkena sanksi . Karena itu, pihaknya bakal segera berkomunikasi dengan mantan wakil ketua umum PSSI tersebut.
Komunikasi akan segera kami lakukan dan tentunya juga komunikasi dengan klub, tambahnya.
Upaya yang akan dilakukan itu diyakini tidak akan bertepuk sebelah tangan. Menurut Djohar, sosok Nirwan tidak akan mungkin menghalang-halangi rencana rekonsiliasi yang sudah diprogramkan.
Beliau juga memiliki jasa besar terhadap pembinaan sepak bola usia muda. Karena itu, kami yakin Nirwan bersedia mencarikan solusi, tandasnya.
Di sisi lain, PSSI juga bakal mengintensifkan komunikasi dengan klub-klub ISL, supaya kisruh sepak bola di negeri ini segera selesai. Meski dua kali rekonsiliasi gagal, PSSI tetap yakin pintu islah akan terbuka lebar.
Terlebih, mengenai format rekonsiliasi selanjutnya, Djohar akan menawarkan kepada masing-masing klub, apakah ingin bertemu eksklusif atau secara bersama.
Kami akan menanyakan ke tiap klub apa format rekonsiliasi. Apakah secara massal atau pertemuan per klub. Intinya, kami harus mendengar apa yang klub-klub inginkan dahulu. Baru setelah itu bisa kita komunikasikan tawarannya (soal kompetisi) seperti apa, ungkap Djohar. (esa/dzi)
Langkah tersebut ditempuh PSSI guna menyelesaikan persoalan dualisme kompetisi sepak bola Indonesia. Menurut Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, sosok Nirwan memiliki peran penting di dunia sepak bola Tanah Air.
Apalagi, Nirwan dinilai berada di balik terus bergulirnya kompetisi ISL yang dioperatori PT Liga Indonesia (PT LI).
Kami akan meminta dukungan beliau (Nirwan). Karena, Nirwan sudah berpengalaman dan dihormati oleh klub-klub di Tanah Air, kata Djohar kepada wartawan, Senin (2/4).
Pihaknya ingin menggandeng Nirwan supaya mendapatkan sumbang saran, agar menjembatani dua kompetisi supaya menjadi satu. Kompetisi tersebut adalah dan Indonesian Premier League ().
Menurut Djohar, PSSI percaya Nirwan sebagai sosok yang mencintai sepak bola dan tidak ingin Indonesia terkena sanksi . Karena itu, pihaknya bakal segera berkomunikasi dengan mantan wakil ketua umum PSSI tersebut.
Komunikasi akan segera kami lakukan dan tentunya juga komunikasi dengan klub, tambahnya.
Upaya yang akan dilakukan itu diyakini tidak akan bertepuk sebelah tangan. Menurut Djohar, sosok Nirwan tidak akan mungkin menghalang-halangi rencana rekonsiliasi yang sudah diprogramkan.
Beliau juga memiliki jasa besar terhadap pembinaan sepak bola usia muda. Karena itu, kami yakin Nirwan bersedia mencarikan solusi, tandasnya.
Di sisi lain, PSSI juga bakal mengintensifkan komunikasi dengan klub-klub ISL, supaya kisruh sepak bola di negeri ini segera selesai. Meski dua kali rekonsiliasi gagal, PSSI tetap yakin pintu islah akan terbuka lebar.
Terlebih, mengenai format rekonsiliasi selanjutnya, Djohar akan menawarkan kepada masing-masing klub, apakah ingin bertemu eksklusif atau secara bersama.
Kami akan menanyakan ke tiap klub apa format rekonsiliasi. Apakah secara massal atau pertemuan per klub. Intinya, kami harus mendengar apa yang klub-klub inginkan dahulu. Baru setelah itu bisa kita komunikasikan tawarannya (soal kompetisi) seperti apa, ungkap Djohar. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Panama vs Inggris: Jude Bellingham
Piala Dunia 28 Juni 2026, 06:20
-
Man of the Match Kroasia vs Ghana: Petar Sucic
Piala Dunia 28 Juni 2026, 06:07
-
Hasil Kroasia vs Ghana: Sundulan Vlasic Antar Kroasia ke Fase Gugur
Piala Dunia 28 Juni 2026, 06:04
-
Link Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Yordania vs Argentina
Piala Dunia 28 Juni 2026, 05:21
-
Link Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Aljazair vs Austria
Piala Dunia 28 Juni 2026, 05:15
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belanda vs Maroko 30 Juni 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 04:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Jerman vs Paraguay 30 Juni 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 04:44
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Jepang 30 Juni 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 04:23
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada 29 Juni 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 03:50
-
Link Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: RD Kongo vs Uzbekistan
Piala Dunia 28 Juni 2026, 02:11
-
Link Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia vs Portugal
Piala Dunia 28 Juni 2026, 02:06
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41




