Review: Akhir Manis Persela di Inter Island Cup
Editor Bolanet | 13 Januari 2014 17:28
- Persela Lamongan sukses mengakhiri kiprah mereka di Inter Island Cup 2014 dengan manis. Melawan Persepam MU di Stadion Kanjuruhan Malang, Senin (13/01), Khoirul Huda dan kawan-kawan mengemas kemenangan dua gol tanpa balas.
Di laga tersebut, Persepam mencoba mendominasi permainan sejak laga berjalan. Beberapa kali, ujung tombak mereka, Silvio Escobar mendapat peluang membawa timnya unggul. Namun, karena kurang tenangnya penyelesaian akhir, gawang Persela Lamongan masih aman.
Sementara, mengandalkan serangan balik, Laskar Joko Tingkir, julukan Persela Lamongan, justru unggul lebih dahulu.
Laga berjalan 12 menit ketika umpan silang Lopicic mengenai tangan pemain belakang Persepam di dalam kotak penalti. Tanpa ragu, wasit Jerry Elly menunjuk titik putih.
Lopicic, yang menjadi eksekutor, tak menyia-nyiakan peluang tersebut. Sepakannya, yang gagal diantisipasi Firmansyah, berhasil membuat Persela unggul.
Tertinggal satu gol, Persepam kian agresif dalam bermain. Namun, lagi-lagi, kurang tenangnya lini depan mereka, menyebabkan tak ada gol yang bisa mereka ciptakan.
30 menit laga berjalan, Persepam memiliki peluang emas menyamakan kedudukan. Namun, Kiper Persela, Khoirul Huda, masih sigap menepis bola sundulan Slamet Nur Cahyo.
Sembilan menit berselang, Khoirul Huda kembali menjadi pahlawan timnya. Dia berhasil menunjukkan ketenangan dan refleks apik kala mengantisipasi sepakan bebas Rossi Noprihanis.
Di babak kedua, Persepam kembali menunjukkan permainan agresif mereka. Bahkan, menambah daya dobrak, Daniel Roekito menarik Guy Junior dan memasukkan Alain N'Kong.
Tak mau ketinggalan, Persela juga memasukkan tenaga baru. Arif Ariyanto ditarik digantikan Feri Ariawan.
Laga babak kedua berjalan sepuluh menit ketika Persela mengurung benteng pertahanan Persepam. Namun, ketangguhan Firmansyah mampu mematahkan serbuan demi serbuan Laskar Joko Tingkir.
Menit 57, setelah melalui serangan bertubi-tubi, gawang Persepam harus bobol untuk kali kedua. Umpan silang Lopicic, disambut tendangan first time Adisson Alves. Firmansyah tak mampu menahan derasnya laju bola yang meluncur ke gawangnya.
Mampu menggandakan keunggulan, penggawa Persela tak puas. Memanfaatkan kecepatan di sektor sayap, anak asuh Eduard Tjong ini terus menekan pertahanan Persepam.
Menit 77, Feri Ariawan sukses menembus barisan pertahanan Persepam. Namun, umpannya masih terbaca Firmansyah, yang di babak kedua ini tampil apik.
Persepam sendiri berupaya mengejar defisit gol mereka. Memanfaatkan serangan balik, Slamet Nur Cahyo dan kawan-kawan berupaya membobol gawang Persela. Namun, kokohnya lini belakang Persela yang dikawal Roman Golian tak tergoyahkan.
Alhasil, sampai laga usai, skor bertahan bagi keunggulan Persela. (den/dzi)
Di laga tersebut, Persepam mencoba mendominasi permainan sejak laga berjalan. Beberapa kali, ujung tombak mereka, Silvio Escobar mendapat peluang membawa timnya unggul. Namun, karena kurang tenangnya penyelesaian akhir, gawang Persela Lamongan masih aman.
Sementara, mengandalkan serangan balik, Laskar Joko Tingkir, julukan Persela Lamongan, justru unggul lebih dahulu.
Laga berjalan 12 menit ketika umpan silang Lopicic mengenai tangan pemain belakang Persepam di dalam kotak penalti. Tanpa ragu, wasit Jerry Elly menunjuk titik putih.
Lopicic, yang menjadi eksekutor, tak menyia-nyiakan peluang tersebut. Sepakannya, yang gagal diantisipasi Firmansyah, berhasil membuat Persela unggul.
Tertinggal satu gol, Persepam kian agresif dalam bermain. Namun, lagi-lagi, kurang tenangnya lini depan mereka, menyebabkan tak ada gol yang bisa mereka ciptakan.
30 menit laga berjalan, Persepam memiliki peluang emas menyamakan kedudukan. Namun, Kiper Persela, Khoirul Huda, masih sigap menepis bola sundulan Slamet Nur Cahyo.
Sembilan menit berselang, Khoirul Huda kembali menjadi pahlawan timnya. Dia berhasil menunjukkan ketenangan dan refleks apik kala mengantisipasi sepakan bebas Rossi Noprihanis.
Di babak kedua, Persepam kembali menunjukkan permainan agresif mereka. Bahkan, menambah daya dobrak, Daniel Roekito menarik Guy Junior dan memasukkan Alain N'Kong.
Tak mau ketinggalan, Persela juga memasukkan tenaga baru. Arif Ariyanto ditarik digantikan Feri Ariawan.
Laga babak kedua berjalan sepuluh menit ketika Persela mengurung benteng pertahanan Persepam. Namun, ketangguhan Firmansyah mampu mematahkan serbuan demi serbuan Laskar Joko Tingkir.
Menit 57, setelah melalui serangan bertubi-tubi, gawang Persepam harus bobol untuk kali kedua. Umpan silang Lopicic, disambut tendangan first time Adisson Alves. Firmansyah tak mampu menahan derasnya laju bola yang meluncur ke gawangnya.
Mampu menggandakan keunggulan, penggawa Persela tak puas. Memanfaatkan kecepatan di sektor sayap, anak asuh Eduard Tjong ini terus menekan pertahanan Persepam.
Menit 77, Feri Ariawan sukses menembus barisan pertahanan Persepam. Namun, umpannya masih terbaca Firmansyah, yang di babak kedua ini tampil apik.
Persepam sendiri berupaya mengejar defisit gol mereka. Memanfaatkan serangan balik, Slamet Nur Cahyo dan kawan-kawan berupaya membobol gawang Persela. Namun, kokohnya lini belakang Persela yang dikawal Roman Golian tak tergoyahkan.
Alhasil, sampai laga usai, skor bertahan bagi keunggulan Persela. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Lengkap Klub Lolos 12 Besar Liga 2 2023/2024
Bola Indonesia 12 Desember 2023, 07:22
-
Pulih dan Keluar dari Rumah Sakit, Silvio Escobar Pulang ke Lamongan
Bola Indonesia 26 September 2023, 01:50
-
Sempat Tak Sadarkan Diri pada Laga Kontra Persekat, Kondisi Silvio Escobar Membaik
Bola Indonesia 25 September 2023, 21:23
LATEST UPDATE
-
Kabar Gembira! Kevin De Bruyne Kembali Perkuat Napoli Hadapi Torino
Liga Italia 6 Maret 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37


















