Review DU: Ricuh, Persida Gagal Menang di Sidoarjo
Editor Bolanet | 28 Mei 2014 21:06
- Persida Sidoarjo gagal memetik kemenangan saat menjamu Martapura FC di Stadion Gelora Delta, Rabu (28/5) malam. Uston Nawawi dan kawan-kawan dipaksa bermain imbang 0-0.
Tim tamu memang bermain agresif sejak menit pertama. Pada 15 menit awal pertandingan, Martapura sudah mencatatkan dua peluang melalui Broma Pepito Sanusie. Beruntung masih dapat digagalkan kiper Nasirin. Kecepatan Johan Yoga dan M Slamat menjadi andalan Martapura. Hingga setengah jam laga bergulir, dua pemain inilah yang aktif mengacak-acak pertahanan Deltras.
Peluang pertama Deltras baru hadir di menit ke-34 lewat heading pemain pengganti, Supaham. Sayang bola masih dapat ditepis kiper Martapura, Ali Budi Raharjo. Kiper Ali kembali menggagalkan peluang Persida yang tercipta pada menit ke-36. Kali ini giliran tendangan jarak jauh Imam Yulianto yang berhasil digagalkan oleh penjaga gawang.
Menjelang jeda, kedua tim kembali saling serang. Tapi tak ada peluang yang berujung gol. Skor 0-0 bertahan hingga jeda. Baru tiga menit babak kedua berjalan, Martapura memiliki kesempatan emas melalui Johan Yoga Pratama. Namun Johan kurang beruntung karena sepakannya masih membentur mistar gawang.
Lepas menit ke-60, emosi pemain Persida terpancing akibat banyaknya keputusan wasit yang dianggap merugikan tuan rumah. Penyelesaian akhir yang lemah nampak jelas menjadi kendala utama Persida di laga malam ini. Untuk menambah kreativitas serta agresivitas di lini depan, Persida memasukkan Basuki menggantikan Zaenal Abidin menit ke-80.
Pada 10 menit akhir laga, Martapura mengisyaratkan bertahan setelah menarik gelandang serang, Sunni Alifudin serta striker Johan Yoga Pratama. Pelatih Martapura, Fran Sinatra Huwae memilih menurunkan dua gelandang bertahan, Aris Dwi Bakhtiar dan Agus Setia Wibowo. Strategi menumpuk bis di sisa laga nampaknya berhasil. Martapura berhasil menahan tuan rumah Persida dengan skor 0-0.
Saat wasit Saharudin meniup pluit panjang, para pemain dan staf pelatih Persida langsung mendatanginya. Tendangan dan pukulan langsung mengarah kepada pengadil berperut tambun itu. Beruntung wasit langsung diamankan oleh petugas keamanan. (faw/dzi)
Tim tamu memang bermain agresif sejak menit pertama. Pada 15 menit awal pertandingan, Martapura sudah mencatatkan dua peluang melalui Broma Pepito Sanusie. Beruntung masih dapat digagalkan kiper Nasirin. Kecepatan Johan Yoga dan M Slamat menjadi andalan Martapura. Hingga setengah jam laga bergulir, dua pemain inilah yang aktif mengacak-acak pertahanan Deltras.
Peluang pertama Deltras baru hadir di menit ke-34 lewat heading pemain pengganti, Supaham. Sayang bola masih dapat ditepis kiper Martapura, Ali Budi Raharjo. Kiper Ali kembali menggagalkan peluang Persida yang tercipta pada menit ke-36. Kali ini giliran tendangan jarak jauh Imam Yulianto yang berhasil digagalkan oleh penjaga gawang.
Menjelang jeda, kedua tim kembali saling serang. Tapi tak ada peluang yang berujung gol. Skor 0-0 bertahan hingga jeda. Baru tiga menit babak kedua berjalan, Martapura memiliki kesempatan emas melalui Johan Yoga Pratama. Namun Johan kurang beruntung karena sepakannya masih membentur mistar gawang.
Lepas menit ke-60, emosi pemain Persida terpancing akibat banyaknya keputusan wasit yang dianggap merugikan tuan rumah. Penyelesaian akhir yang lemah nampak jelas menjadi kendala utama Persida di laga malam ini. Untuk menambah kreativitas serta agresivitas di lini depan, Persida memasukkan Basuki menggantikan Zaenal Abidin menit ke-80.
Pada 10 menit akhir laga, Martapura mengisyaratkan bertahan setelah menarik gelandang serang, Sunni Alifudin serta striker Johan Yoga Pratama. Pelatih Martapura, Fran Sinatra Huwae memilih menurunkan dua gelandang bertahan, Aris Dwi Bakhtiar dan Agus Setia Wibowo. Strategi menumpuk bis di sisa laga nampaknya berhasil. Martapura berhasil menahan tuan rumah Persida dengan skor 0-0.
Saat wasit Saharudin meniup pluit panjang, para pemain dan staf pelatih Persida langsung mendatanginya. Tendangan dan pukulan langsung mengarah kepada pengadil berperut tambun itu. Beruntung wasit langsung diamankan oleh petugas keamanan. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Piala Presiden 2018: Mitra Kukar vs Martapura FC
Bola Indonesia 17 Januari 2018, 12:00
-
Lewat Drama 10 Gol, PSIS Promosi ke Liga 1
Bola Indonesia 28 November 2017, 18:08
-
Tiga Kali Gagal di Semifinal, Martapura FC Yakin Bukan Kutukan
Bola Indonesia 26 November 2017, 05:05
-
Dikalahkan Persebaya, Martapura FC Ogah Salahkan Pemain
Bola Indonesia 26 November 2017, 04:14
-
Martapura FC Kurang Enjoy Hadapi Persebaya
Bola Indonesia 26 November 2017, 02:31
LATEST UPDATE
-
Jam Kick Off Timnas Indonesia vs Oman Malam Ini, Tayang di Mana?
Tim Nasional 5 Juni 2026, 09:56
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP Monako 2026 di Vidio, 5-7 Juni 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 09:49
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Hungaria 2026 di Vidio, 5-7 Juni 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 09:38
-
Tempat Menonton Timnas Indonesia vs Oman Hari Ini 5 Juni 2026
Tim Nasional 5 Juni 2026, 09:36
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 09:18
-
Jadwal Lengkap Balapan Formula 1 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 09:17
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 09:13
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47








