Review ISL: Arema Hajar PBR
Editor Bolanet | 19 April 2014 21:13
- Arema Cronus sukses memetik poin penuh kala menjamu Pelita Bandung Raya, Sabtu (19/04). Dalam laga lanjutan Indonesia Super League 2014 ini, Arema mengalahkan tamunya dengan skor 3-0, melalui dua gol yang dicetak Beto Goncalves dan sebuah gol Gustavo Lopez.
Pada pertandingan ini, Arema Cronus langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga. Namun, hal ini tak membuat Pelita Bandung Raya keder.
Alih-alih hanya bertahan selazimnya tim tandang, Pelita Bandung Raya bermain terbuka. Bahkan, beberapa kali serbuan Gaston Castano dan kawan-kawan merepotkan lini belakang tuan rumah.
Tampil di hadapan pendukungnya, Arema ogah dipermalukan sedemikian rupa. Melalui Hendro Siswanto dan Arif Suyono, mereka coba balik menekan pertahanan PBR.
17 menit laga berjalan, Arema sukses memimpin. Berawal dari kesalahan lini belakang PBR membuang bola, Beto Goncalves, yang tak terkawal, melepas sepakan keras. Deniss Romanovs berupaya melompat menepis bola. Namun, upaya Romanovs gagal menyelamatkan gawangnya.
Unggul satu gol, para penggawa Arema kian bernafsu menambah keunggulan mereka. Menit 20, Dendi Santoso dan Thierry Gathuessi bergantian mengancam gawang Romanovs.
PBR mendapat peluang emas menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Gaston Castano menit 22. Penalti ini diberikan wasit Handri Kristianto menyusul pelanggaran Victor Igbonefo pada penyerang asal Argentina ini di kotak penalti.
Sayang, Gaston gagal memanfaatkan peluang emas ini menjadi gol. Sepakan kapten PBR ini justru melambung di atas mistar gawang Arema.
Gagalnya sepakan penalti Gaston membuat motivasi penggawa Arema berlipat. Serbuan demi serbuan mereka membuat lini belakang PBR pontang-panting.
Menit 35, Hermawan nyaris membobol gawang Meiga melalui sebuah sepakan spekulasi dari sisi kanan pertahanan Arema. Beruntung bagi tuan rumah, Meiga berhasil menepis bola yang mengarah ke pojok kiri atas gawangnya.
Menerima umpan matang David Laly di depan gawang, Musafri sempat mengancam gawang Arema di akhir babak pertama. Namun, eks pemain Arema Indonesia ini gagal mencetak gol karena bola lebih dahulu dibuang barisan belakang Arema Cronus.
Di awal babak kedua, PBR langsung tancap gas. Mengandalkan umpan-umpan jauh, anak asuh Dejan Antonic ini berupaya memecah kebuntuan serangan mereka.
Upaya ini sempat membuahkan hasil pada menit 48. Namun, sepakan Kim Kurniawan masih melambung tipis di atas mistar gawang Meiga.
Empat menit berselang, giliran Gaston mendapat peluang emas ketika menerima umpan Hermawan di kotak penalti Arema. Namun, buruknya kontrol Gaston membuat bola terlepas.
Menambah kekuatan lini tengahnya, PBR melakukan pergantian pemain di menit 57. David Laly ditarik dan digantikan Wawan Febrianto. Usai ditarik, Laly berjalan gontai ke ambulans yang berada di tepi lapangan.
Sementara, Arema juga melakukan pergantian. Arif Suyono yang sudah kehabisan nafas ditarik dan diganti Gustavo Lopez.
Menit 63, PBR memasukkan Bambang Pamungkas untuk memperkuat lini depan mereka. Pemain yang karib disapa Bepe ini menggantikan Agus Indra.
Masuknya Bepe belum mampu mengubah kedudukan. Pasalnya, serangan-serangan Persib selalu kandas di lini tengah Arema.
Berupaya menambah gol, Arema memperkuat lini penyerangan mereka. Irsyad Maulana dimasukkan pada menit 72 menggantikan Dendi Santoso.
Upaya ini berbuah manis. Melalui skema serangan balik, Arema menggandakan keunggulan mereka. Kali ini, giliran Gustavo Lopez yang mencetak gol ke gawang Romanovs.
Tak mau lini tengahnya kedodoran, Pelatih PBR, Dejan Antonic memasukkan Anggo Julian. Mantan penggawa Arema Indonesia ini masuk menggantikan Gaston Castano di menit 76.
Menit 78, PBR harus bermain dengan sepuluh orang. Boban diusir wasit, setelah menerima kartu kuning kedua, akibat melanggar Irsyad Maulana.
Semenit kemudian, Arema memperbesar keunggulan mereka. Memanfaatkan serangan balik cepat, Beto Goncalves menaklukkan Romanovs dengan tendangan chipnya.
Sukses menambah keunggulan mereka, para penggawa Arema terus mengurung pertahanan tamunya. Namun, sampai wasit meniup peluit panjang, tak ada gol tambahan tercipta. (den/pra)
Pada pertandingan ini, Arema Cronus langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga. Namun, hal ini tak membuat Pelita Bandung Raya keder.
Alih-alih hanya bertahan selazimnya tim tandang, Pelita Bandung Raya bermain terbuka. Bahkan, beberapa kali serbuan Gaston Castano dan kawan-kawan merepotkan lini belakang tuan rumah.
Tampil di hadapan pendukungnya, Arema ogah dipermalukan sedemikian rupa. Melalui Hendro Siswanto dan Arif Suyono, mereka coba balik menekan pertahanan PBR.
17 menit laga berjalan, Arema sukses memimpin. Berawal dari kesalahan lini belakang PBR membuang bola, Beto Goncalves, yang tak terkawal, melepas sepakan keras. Deniss Romanovs berupaya melompat menepis bola. Namun, upaya Romanovs gagal menyelamatkan gawangnya.
Unggul satu gol, para penggawa Arema kian bernafsu menambah keunggulan mereka. Menit 20, Dendi Santoso dan Thierry Gathuessi bergantian mengancam gawang Romanovs.
PBR mendapat peluang emas menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Gaston Castano menit 22. Penalti ini diberikan wasit Handri Kristianto menyusul pelanggaran Victor Igbonefo pada penyerang asal Argentina ini di kotak penalti.
Sayang, Gaston gagal memanfaatkan peluang emas ini menjadi gol. Sepakan kapten PBR ini justru melambung di atas mistar gawang Arema.
Gagalnya sepakan penalti Gaston membuat motivasi penggawa Arema berlipat. Serbuan demi serbuan mereka membuat lini belakang PBR pontang-panting.
Menit 35, Hermawan nyaris membobol gawang Meiga melalui sebuah sepakan spekulasi dari sisi kanan pertahanan Arema. Beruntung bagi tuan rumah, Meiga berhasil menepis bola yang mengarah ke pojok kiri atas gawangnya.
Menerima umpan matang David Laly di depan gawang, Musafri sempat mengancam gawang Arema di akhir babak pertama. Namun, eks pemain Arema Indonesia ini gagal mencetak gol karena bola lebih dahulu dibuang barisan belakang Arema Cronus.
Di awal babak kedua, PBR langsung tancap gas. Mengandalkan umpan-umpan jauh, anak asuh Dejan Antonic ini berupaya memecah kebuntuan serangan mereka.
Upaya ini sempat membuahkan hasil pada menit 48. Namun, sepakan Kim Kurniawan masih melambung tipis di atas mistar gawang Meiga.
Empat menit berselang, giliran Gaston mendapat peluang emas ketika menerima umpan Hermawan di kotak penalti Arema. Namun, buruknya kontrol Gaston membuat bola terlepas.
Menambah kekuatan lini tengahnya, PBR melakukan pergantian pemain di menit 57. David Laly ditarik dan digantikan Wawan Febrianto. Usai ditarik, Laly berjalan gontai ke ambulans yang berada di tepi lapangan.
Sementara, Arema juga melakukan pergantian. Arif Suyono yang sudah kehabisan nafas ditarik dan diganti Gustavo Lopez.
Menit 63, PBR memasukkan Bambang Pamungkas untuk memperkuat lini depan mereka. Pemain yang karib disapa Bepe ini menggantikan Agus Indra.
Masuknya Bepe belum mampu mengubah kedudukan. Pasalnya, serangan-serangan Persib selalu kandas di lini tengah Arema.
Berupaya menambah gol, Arema memperkuat lini penyerangan mereka. Irsyad Maulana dimasukkan pada menit 72 menggantikan Dendi Santoso.
Upaya ini berbuah manis. Melalui skema serangan balik, Arema menggandakan keunggulan mereka. Kali ini, giliran Gustavo Lopez yang mencetak gol ke gawang Romanovs.
Tak mau lini tengahnya kedodoran, Pelatih PBR, Dejan Antonic memasukkan Anggo Julian. Mantan penggawa Arema Indonesia ini masuk menggantikan Gaston Castano di menit 76.
Menit 78, PBR harus bermain dengan sepuluh orang. Boban diusir wasit, setelah menerima kartu kuning kedua, akibat melanggar Irsyad Maulana.
Semenit kemudian, Arema memperbesar keunggulan mereka. Memanfaatkan serangan balik cepat, Beto Goncalves menaklukkan Romanovs dengan tendangan chipnya.
Sukses menambah keunggulan mereka, para penggawa Arema terus mengurung pertahanan tamunya. Namun, sampai wasit meniup peluit panjang, tak ada gol tambahan tercipta. (den/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Atalanta vs Dortmund: Comeback Spektakuler, La Dea Melaju ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:01
-
Hasil Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko Bawa MU Kembali ke Empat Besar!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 04:57
LATEST UPDATE
-
Prediksi Newcastle vs Man Utd 5 Maret 2026
Liga Inggris 4 Maret 2026, 03:15
-
Prediksi Aston Villa vs Chelsea 5 Maret 2026
Liga Inggris 4 Maret 2026, 02:30
-
Prediksi Man City vs Nottm Forest 5 Maret 2026
Liga Inggris 4 Maret 2026, 02:30
-
Prediksi Brighton vs Arsenal 5 Maret 2026
Liga Inggris 4 Maret 2026, 02:30
-
Tempat Menonton Como vs Inter, Coppa Italia 4 Maret 2026
Liga Italia 3 Maret 2026, 23:30
LATEST EDITORIAL
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24














