Review ISL: Persebaya Happy Ending di Putaran Pertama
Editor Bolanet | 2 Mei 2014 17:35
- Persebaya Surabaya happy ending di putaran pertama Indonesia Super League (ISL) 2014. Berjumpa PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (2/5) sore, Greg Nwokolo cs menang 2-0. Gol pertama Persebaya dicetak Fandi Eko Utomo menit ke-17. Gol kedua hadir melalui Emmanuel Kenmogne menit ke-48.
Baru delapan menit babak pertama bergulir, Persebaya sudah mendapatkan peluang emas. Berasal dari umpan thru pass yang dikirimkan Greg Nwokolo ke Emmanuel Kenmogne, bola langsung dituntaskan lewat tembakan keras dari pemain yang akrab disapa Pacho tersebut. Sayang masih bisa ditepis kiper Komang Arya. Bola liar jatuh di kaki Fandi Eko Utomo. Tapi tendangan Fandi justru melambung di atas mistar.
Fandi akhirnya mencatatkan namanya pada papan skor di menit ke-17. Berawal dari umpan lambung Hasim Kipuw, Fandi menuntaskannya dengan tendangan first time kaki kiri. Persebaya leading 1-0. Setelah tertinggal, Juku Eja sejatinya meningkatkan serangannya. Sayangnya barisan penyerangnya kurang bertaji, support dari lini tengah pun kurang.
Peluang beruntun didapat pada menit ke-38 dan 40 lewat Kurniawan Karman dan Robertino Pugliara. Berawal dari serangan balik, Kurniawan Karman memberikan umpan lambung ke arah Andi Oddang. Sayang bola berhasil dipetik kiper Persebaya, Jandri Pitoy. Peluang Robertino didapat setelah ia mendapat umpan pendek Oddang. Akan tetapi sontekannya melenceng.
Crossing manis dilepaskan Novri Setiawan pada menit ke-41. Namun heading Pacho Kenmogne justru tipis di kiri gawang. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Paruh kedua baru masuk menit ke-48, Persebaya memperbesar kedudukan menjadi 2-0 lewat Pacho Kenmogne. Meneruskan umpan terobosan Greg, tembakan Pacho bersarang di pojok kiri atas gawang Komang Arya.
Kebobolan dua gol menjadi tamparan bagi PSM. Mereka menaikkan tempo permainan, lebih agresif dan keras. Peluang diperoleh pada menit ke-54 saat umpan cantik disodorkan Ponaryo Astaman kepada Oddang. Apes, tandukan penyerang berusia 36 tahun itu justru membentur mistar gawang Jandri Pitoy.
Meski tampil lebih menyerang, PSM teramat lemah di lini depan. Padahal mereka membombardir pertahanan Persebaya dengan serangkaian peluang. Akan tetapi kombinasi penyerang Rahmad dan Abanda Rahman tak bisa berbuat banyak. Hingga menit ke-75, belum ada perubahan skor.
Pada menit ke-81, Pacho Kenmogne melepaskan tembakan dari jarah jauh. Sayang arah bola melenceng. Persebaya nampaknya berusaha mengamankan tiga poin. Itu dibuktikan dengan dimasukkannya dua pemain dengan tipikal bertahan, yakni Vava Mario Yagalo dan Zaenal Haq menit ke-84 dan 86. Skor 2-0 untuk keunggulan Persebaya bertahan hingga peluit panjang. (faw/dzi)
Baru delapan menit babak pertama bergulir, Persebaya sudah mendapatkan peluang emas. Berasal dari umpan thru pass yang dikirimkan Greg Nwokolo ke Emmanuel Kenmogne, bola langsung dituntaskan lewat tembakan keras dari pemain yang akrab disapa Pacho tersebut. Sayang masih bisa ditepis kiper Komang Arya. Bola liar jatuh di kaki Fandi Eko Utomo. Tapi tendangan Fandi justru melambung di atas mistar.
Fandi akhirnya mencatatkan namanya pada papan skor di menit ke-17. Berawal dari umpan lambung Hasim Kipuw, Fandi menuntaskannya dengan tendangan first time kaki kiri. Persebaya leading 1-0. Setelah tertinggal, Juku Eja sejatinya meningkatkan serangannya. Sayangnya barisan penyerangnya kurang bertaji, support dari lini tengah pun kurang.
Peluang beruntun didapat pada menit ke-38 dan 40 lewat Kurniawan Karman dan Robertino Pugliara. Berawal dari serangan balik, Kurniawan Karman memberikan umpan lambung ke arah Andi Oddang. Sayang bola berhasil dipetik kiper Persebaya, Jandri Pitoy. Peluang Robertino didapat setelah ia mendapat umpan pendek Oddang. Akan tetapi sontekannya melenceng.
Crossing manis dilepaskan Novri Setiawan pada menit ke-41. Namun heading Pacho Kenmogne justru tipis di kiri gawang. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Paruh kedua baru masuk menit ke-48, Persebaya memperbesar kedudukan menjadi 2-0 lewat Pacho Kenmogne. Meneruskan umpan terobosan Greg, tembakan Pacho bersarang di pojok kiri atas gawang Komang Arya.
Kebobolan dua gol menjadi tamparan bagi PSM. Mereka menaikkan tempo permainan, lebih agresif dan keras. Peluang diperoleh pada menit ke-54 saat umpan cantik disodorkan Ponaryo Astaman kepada Oddang. Apes, tandukan penyerang berusia 36 tahun itu justru membentur mistar gawang Jandri Pitoy.
Meski tampil lebih menyerang, PSM teramat lemah di lini depan. Padahal mereka membombardir pertahanan Persebaya dengan serangkaian peluang. Akan tetapi kombinasi penyerang Rahmad dan Abanda Rahman tak bisa berbuat banyak. Hingga menit ke-75, belum ada perubahan skor.
Pada menit ke-81, Pacho Kenmogne melepaskan tembakan dari jarah jauh. Sayang arah bola melenceng. Persebaya nampaknya berusaha mengamankan tiga poin. Itu dibuktikan dengan dimasukkannya dua pemain dengan tipikal bertahan, yakni Vava Mario Yagalo dan Zaenal Haq menit ke-84 dan 86. Skor 2-0 untuk keunggulan Persebaya bertahan hingga peluit panjang. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: Persija Jakarta vs Persebaya
Bola Indonesia 11 April 2026, 15:14
LATEST UPDATE
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jika Poin Arsenal dan Man City Sama, Siapa Juara?
Liga Inggris 21 April 2026, 10:24
-
Bukan Cuma Lamine Yamal, Ini 16 Wonderkid yang Siap Guncang Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 21 April 2026, 10:02
-
Grand Final Proliga 2026, Gelar Juara Siap Diperebutkan dengan Format Best of Three
Voli 21 April 2026, 08:50
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59














