Roy Suryo Segera Temui PSSI dan KPSI
Editor Bolanet | 15 Januari 2013 22:35
- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo, mengaku siap membantu mencarikan solusi terkait polemik yang terjadi di pentas sepak bola nasional. Dilanjutkannya, akan penuh kehati-hatian dalam menyusun langkah untuk menentukan keputusan mengenai penyelesaian konflik.
Karena itu, saya berencana menemui PSSI dan KPSI pada pekan ini. Jika tidak tidak ada halangan, yakni Kamis (17/1), ujar Roy.
Lebih jauh dikatakannya, pertemuan tersebut merupakan upaya menindaklanjuti nota kesepahaman (MoU) yang dibuat di Kuala Lumpur, Malaysia pada 7 Juni 2012. Nantinya, Roy akan melakukan evaluasi terkait hasil MoU yang belum dan sudah dikerjakan.
Langkah tersebut sebenarnya sebagai proses mendengar masukan dari kedua pihak, sebelum saya mengambil keputusan. Saya juga perlu menanyakan komitmen masing-masing pihak mengenai MoU, imbuhnya.
Tidak hanya MoU, nantinya saya akan menggunakan Statuta dan Undang-Undang. Yang pasti, saya akan mengambil keputusan dengan terlebih dahulu melihat kelebihan dan kekurangan dari acuan-acuan yang ada, ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal KPSI, Togar Manahan Nero, mengatakan bersedia memenuhi permintaan bertemu yang diapungkan Roy Suryo. Dikatakannya, pihaknya selalu berkomitmen untuk menyelesaikan kisruh, termasuk menjalani MoU.
Togar menuding, MoU tidak dapat terlaksana lantaran tidak adanya keseriusan dari PSSI. Salah satu buktinya, ucap Togar, adalah mundurnya dua anggota PSSI dari Komite Bersama, Todung Mulya Lubis (Ketua JC) dan Saleh Mukadar (anggota). (ant/dzi)
Karena itu, saya berencana menemui PSSI dan KPSI pada pekan ini. Jika tidak tidak ada halangan, yakni Kamis (17/1), ujar Roy.
Lebih jauh dikatakannya, pertemuan tersebut merupakan upaya menindaklanjuti nota kesepahaman (MoU) yang dibuat di Kuala Lumpur, Malaysia pada 7 Juni 2012. Nantinya, Roy akan melakukan evaluasi terkait hasil MoU yang belum dan sudah dikerjakan.
Langkah tersebut sebenarnya sebagai proses mendengar masukan dari kedua pihak, sebelum saya mengambil keputusan. Saya juga perlu menanyakan komitmen masing-masing pihak mengenai MoU, imbuhnya.
Tidak hanya MoU, nantinya saya akan menggunakan Statuta dan Undang-Undang. Yang pasti, saya akan mengambil keputusan dengan terlebih dahulu melihat kelebihan dan kekurangan dari acuan-acuan yang ada, ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal KPSI, Togar Manahan Nero, mengatakan bersedia memenuhi permintaan bertemu yang diapungkan Roy Suryo. Dikatakannya, pihaknya selalu berkomitmen untuk menyelesaikan kisruh, termasuk menjalani MoU.
Togar menuding, MoU tidak dapat terlaksana lantaran tidak adanya keseriusan dari PSSI. Salah satu buktinya, ucap Togar, adalah mundurnya dua anggota PSSI dari Komite Bersama, Todung Mulya Lubis (Ketua JC) dan Saleh Mukadar (anggota). (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















