Sadikin: Butuh Rp 2,2 Miliar Untuk Bayar Gaji Pemain PSM
Editor Bolanet | 4 Agustus 2012 17:30
- Ternyata, bukan perkara mudah untuk menyelesaikan masalah gaji pemain PSM Makassar yang telah tertunggak selama empat bulan. Karena manajemen dan Konsorsium PT Mitra Bola Indonesia (MBI) harus menyiapkan dana besar untuk membayar gaji pemain.
Untuk melunasi utang gaji kepada 29 pemain dibutuhkan anggaran sebesar Rp 2,2 miliar. Mantan Direktur Finance atau Keuangan PSM, Ishlah Idrus mengatakan bahwa untuk satu bulan dibutuhkan dana sebesar Rp 600 juta.
Sementara manajemen telah berutang gaji selama empat bulan yaitu Mei, Juni, Juli, dan Agustus ini. Khusus gaji Mei, manajemen telah membayar sebesar 40 persen. Jadi masih tersisa 60 persen atau sekitar Rp 360 juta.
Itu baru gaji pemain. Belum termasuk gaji pelatih, asisten, dan ofisial PSM.
Ya, begitulah besarnya anggaran dibutuhkan. Tetapi, saya tak bisa komentar karena bukan wewenang saya. Sebab, saya tidak lagi di manajemen PSM, kata Ishlah.
Ketua PSM Makassar, Sadikin Aksa, menjelaskan soal pelunasan gaji pemain untuk bulan Juni dan Juli diupayakan pada September mendatang. Dia mengaku terus mendesak konsorsium.
Bagaimanapun, pemain tetap akan mendapatkan gajinya. Entah itu dicicil atau bagaimana, yang pastinya paling lambat September gaji pemain sudah dibayarkan semua, kata Sadikin.
Sadikin menambahkan, sebenarnya konsorsium masih menanggung pembayaran semua gaji pemain PSM hingga September. Tetapi, karena masih krisis finansial, pembayaran bakal tertunggak lagi. Karena itu, dia mengimbau kepada 29 pemainnya agar bisa lebih bersabar.
Bukan hanya PSM yang mengalami nasib seperti ini, klub lain juga demikian. PSM bisa dibilang masih sedikit beruntung sebab baru dua bulan. Klub LPI lain bahkan lebih parah lagi, jelas Sadikin.
Kapten PSM, Andi Oddang menyatakan seluruh pemain sangat membutuhkan uang untuk kebutuhan bulan Ramadan. Dia berharap agar manajemen bisa segera menyelesaikan masalah itu.
Mudah-mudahan manajemen bisa segera membayarkan gaji kami. Soalnya kami butuh uang. Apalagi menjelang lebaran, pinta Oddang.
CEO PSM, Rully Habibie mengaku masih berupaya mencari sumber pendanaan lain di luar konsorsium. Kalau konsorsium masih terkendala finansial, makanya saya mencoba mendekati sumber lainnya. Misalnya sponsor yang mau bekerja sama dengan PSM, katanya. (nda/opw)
Untuk melunasi utang gaji kepada 29 pemain dibutuhkan anggaran sebesar Rp 2,2 miliar. Mantan Direktur Finance atau Keuangan PSM, Ishlah Idrus mengatakan bahwa untuk satu bulan dibutuhkan dana sebesar Rp 600 juta.
Sementara manajemen telah berutang gaji selama empat bulan yaitu Mei, Juni, Juli, dan Agustus ini. Khusus gaji Mei, manajemen telah membayar sebesar 40 persen. Jadi masih tersisa 60 persen atau sekitar Rp 360 juta.
Itu baru gaji pemain. Belum termasuk gaji pelatih, asisten, dan ofisial PSM.
Ya, begitulah besarnya anggaran dibutuhkan. Tetapi, saya tak bisa komentar karena bukan wewenang saya. Sebab, saya tidak lagi di manajemen PSM, kata Ishlah.
Ketua PSM Makassar, Sadikin Aksa, menjelaskan soal pelunasan gaji pemain untuk bulan Juni dan Juli diupayakan pada September mendatang. Dia mengaku terus mendesak konsorsium.
Bagaimanapun, pemain tetap akan mendapatkan gajinya. Entah itu dicicil atau bagaimana, yang pastinya paling lambat September gaji pemain sudah dibayarkan semua, kata Sadikin.
Sadikin menambahkan, sebenarnya konsorsium masih menanggung pembayaran semua gaji pemain PSM hingga September. Tetapi, karena masih krisis finansial, pembayaran bakal tertunggak lagi. Karena itu, dia mengimbau kepada 29 pemainnya agar bisa lebih bersabar.
Bukan hanya PSM yang mengalami nasib seperti ini, klub lain juga demikian. PSM bisa dibilang masih sedikit beruntung sebab baru dua bulan. Klub LPI lain bahkan lebih parah lagi, jelas Sadikin.
Kapten PSM, Andi Oddang menyatakan seluruh pemain sangat membutuhkan uang untuk kebutuhan bulan Ramadan. Dia berharap agar manajemen bisa segera menyelesaikan masalah itu.
Mudah-mudahan manajemen bisa segera membayarkan gaji kami. Soalnya kami butuh uang. Apalagi menjelang lebaran, pinta Oddang.
CEO PSM, Rully Habibie mengaku masih berupaya mencari sumber pendanaan lain di luar konsorsium. Kalau konsorsium masih terkendala finansial, makanya saya mencoba mendekati sumber lainnya. Misalnya sponsor yang mau bekerja sama dengan PSM, katanya. (nda/opw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ardan dan Djayusman Ikut Tarkam Untuk Jaga Kebugaran
Bola Indonesia 30 Juni 2014, 15:55
-
Pemain PSM Kecewa Mattoanging Gagal Verifikasi
Bola Indonesia 31 Mei 2014, 20:41
-
Rasyid Bakri Kembali Dipanggil TC Timnas U-23
Bola Indonesia 7 Mei 2014, 10:31
-
Review ISL: Persebaya Happy Ending di Putaran Pertama
Bola Indonesia 2 Mei 2014, 17:35
-
Latihan Tidak Diliburkan, Pemain PSM Tetap Memilih
Bolatainment 9 April 2014, 14:44
LATEST UPDATE
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 22:35
-
Man of the Match Mansfield vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:33
-
Hasil Mansfield vs Arsenal: The Gunners Menang dan Jaga Mimpi Quadruple
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:12












