Samsul Arif Harapkan Kisruh Sepak Bola Berakhir
Editor Bolanet | 25 Desember 2011 11:31
- Suara perdamaian terkait kisruh di pentas sepak bola Tanah Air yang melibatkan banyak pihak dan belum terselesaikan, muncul dari striker kepunyaan Persibo Bojonegoro, Samsul Arif. Dirinya mengharapkan kondisi yang tidak mengenakkan tersebut bakal segara berakhir.
Samsul mengaku tidak ingin lagi mendengar adanya istilah pemain Indonesia Super League (ISL) atau pemain Indonesian Premier League (IPL). Baik itu PSSI, AFC dan FIFA, memang diketahui melarang para pemain dan pelatih di luar kompetisi IPL untuk membela tim nasional Indonesia.
Saya resah dengan kondisi ini. Saya juga merasa tidak enak dengan pemain di luar IPL jika bertemu. Seakan-akan, hal ini menimbulkan jarak dan membuat pertemanan kami merenggang. Padahal, selama ini kami saling mengenal dan memiliki hubungan yang baik, ungkapnya kepada .
Apalagi, di ISL banyak terdapat pemain-pemain yang bagus. Selain itu, setiap pemain seharusnya memiliki kesempatan yang sama untuk membela Timnas dan tidak terpengaruh dengan kondisi yang ada, sambungnya.
Tidak dipungkiri, pelarangan pemain dan pelatih asal kompetisi ISL menjadi bagian Timnas, membuatnya cukup sedih. Meski demikian, dirinya menyebutkan jika Timnas tetap dapat tampil kompetitif.
Untuk di level ASEAN, saya optimis Indonesia tetap mampu. Sebab, siapapun pemain yang nantinya dipanggil, memang harus menunjukkan kemampuannya secara maksimal. Tidak boleh ada kata tidak mampu atau gagal sebelum berjuang, sebutnya.
Samsul sudah melakoni debutnya di Timnas senior saat Indonesia menjamu Iran, dalam lanjutan Grup E ajang Pra-Piala Dunia 2014 zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada 15 November lalu. Ketika itu, Samsul melepaskan umpan matang yang berhasil dimaksimalkan Bambang Pamungkas melalui tandukan untuk mencetak gol. Kendati demikian, Iran tetap mengungguli Timnas dengan skor 4-1. (gl/mac)
Samsul mengaku tidak ingin lagi mendengar adanya istilah pemain Indonesia Super League (ISL) atau pemain Indonesian Premier League (IPL). Baik itu PSSI, AFC dan FIFA, memang diketahui melarang para pemain dan pelatih di luar kompetisi IPL untuk membela tim nasional Indonesia.
Saya resah dengan kondisi ini. Saya juga merasa tidak enak dengan pemain di luar IPL jika bertemu. Seakan-akan, hal ini menimbulkan jarak dan membuat pertemanan kami merenggang. Padahal, selama ini kami saling mengenal dan memiliki hubungan yang baik, ungkapnya kepada .
Apalagi, di ISL banyak terdapat pemain-pemain yang bagus. Selain itu, setiap pemain seharusnya memiliki kesempatan yang sama untuk membela Timnas dan tidak terpengaruh dengan kondisi yang ada, sambungnya.
Tidak dipungkiri, pelarangan pemain dan pelatih asal kompetisi ISL menjadi bagian Timnas, membuatnya cukup sedih. Meski demikian, dirinya menyebutkan jika Timnas tetap dapat tampil kompetitif.
Untuk di level ASEAN, saya optimis Indonesia tetap mampu. Sebab, siapapun pemain yang nantinya dipanggil, memang harus menunjukkan kemampuannya secara maksimal. Tidak boleh ada kata tidak mampu atau gagal sebelum berjuang, sebutnya.
Samsul sudah melakoni debutnya di Timnas senior saat Indonesia menjamu Iran, dalam lanjutan Grup E ajang Pra-Piala Dunia 2014 zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada 15 November lalu. Ketika itu, Samsul melepaskan umpan matang yang berhasil dimaksimalkan Bambang Pamungkas melalui tandukan untuk mencetak gol. Kendati demikian, Iran tetap mengungguli Timnas dengan skor 4-1. (gl/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:16
-
Timnas Indonesia Ditantang Jaga Konsistensi Saat Hadapi Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:14
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 9 Juni 2026, 14:41
-
Tino Livramento Bongkar Kehebatan Kobbie Mainoo di Timnas Inggris
Piala Dunia 9 Juni 2026, 14:02
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Indonesia vs Mozambik?
Tim Nasional 9 Juni 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19











