'Sanksi FIFA, Kerugian Bagi Indonesia'
Editor Bolanet | 10 Desember 2012 17:15
- Hari ini, merupakan tenggat yang ditentukan badan sepak bola dunia, FIFA agar PSSI menyelesaikan kisruh sepak bola di tanah air. Apabila PSSI belum menemukan solusi, kemungkinan FIFA akan menjatuhkan sanksi kepada Indonesia. Jika hal ini terjadi, menurut pelatih Persib, Jajang Nurjaman sederet kerugian akan menanti Indonesia. Salah satunya generasi pemain muda.
“Kerugian yang paling terasa adalah pemain muda. Tahun ini ada pemain binaan kelompok umur, kalo di sanksi lebih dari satu tahun rugi bagi masa depan mereka,” kata pelatih Persib Jajang Nurjaman, Senin (10/12).
Menurut mantan pemain Persib era 80-an ini, selain kerugian pemain muda, bukan tak mungkin kompetisi yang bermuara pada pembentukan pemain timnas Indonesia juga akan terbengkalai.
Ia menilai, jika sanksi akan dijatuhkan, kompetisi akan tetap berjalan. Hanya saja tetap dalam hukuman. “Sebenarnya kalau untuk hiburan bagi masyarakat saja, bisa saja jalan terus. Tapi akan jadi hiburan yang mahal. Nasib pemain asing yang tidak bisa main juga akan mencoreng sepak bola kita,” jelasnya.
FIFA sendiri dalam suratnya tertanggal 26 November yang ditandatangani Sekjen Jerome Valcke memberi tenggat waktu kepada Indonesia hingga 10 Desember atau hari ini untuk menyelesaikan berbagai masalah itu. Namun, jika tak menemukan kata sepakat, kemungkinan Federasi Sepak Bola Dunia itu akan mengeluarkan sanksi yang akan diputuskan saat menggelar rapat Exco FIFA di Tokyo, 14 Desember mendatang. (hug/mac)
“Kerugian yang paling terasa adalah pemain muda. Tahun ini ada pemain binaan kelompok umur, kalo di sanksi lebih dari satu tahun rugi bagi masa depan mereka,” kata pelatih Persib Jajang Nurjaman, Senin (10/12).
Menurut mantan pemain Persib era 80-an ini, selain kerugian pemain muda, bukan tak mungkin kompetisi yang bermuara pada pembentukan pemain timnas Indonesia juga akan terbengkalai.
Ia menilai, jika sanksi akan dijatuhkan, kompetisi akan tetap berjalan. Hanya saja tetap dalam hukuman. “Sebenarnya kalau untuk hiburan bagi masyarakat saja, bisa saja jalan terus. Tapi akan jadi hiburan yang mahal. Nasib pemain asing yang tidak bisa main juga akan mencoreng sepak bola kita,” jelasnya.
FIFA sendiri dalam suratnya tertanggal 26 November yang ditandatangani Sekjen Jerome Valcke memberi tenggat waktu kepada Indonesia hingga 10 Desember atau hari ini untuk menyelesaikan berbagai masalah itu. Namun, jika tak menemukan kata sepakat, kemungkinan Federasi Sepak Bola Dunia itu akan mengeluarkan sanksi yang akan diputuskan saat menggelar rapat Exco FIFA di Tokyo, 14 Desember mendatang. (hug/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
-
Persib Lepas Andrew Jung dengan Nilai Transfer Sangat Tinggi
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:33
-
Rekam Jejak Balsa Sekulic, Striker Timnas Montenegro Milik Persib
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:12
-
Emtek Group Siarkan Seluruh Pertandingan Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 20:04
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











