'Sanksi FIFA Momentum Benahi Sepakbola Nasional'
Editor Bolanet | 30 Mei 2015 20:20
- Sanksi FIFA pada PSSI dinilai mengandung sebuah hikmah. Sanksi FIFA dapat dijadikan momen dalam membenahi sepakbola Indonesia yang karut marut selama ini.
Sanksi FIFA merupakan momentum untuk membenahi sepak bola nasional, ujar salah seorang anggota Tim Transisi, Zuhairi Misrawi, pada .
Kita harus fokus pada pembinaan usia dini, kompetisi yang profesional, dan tata-kelola yang lebih baik di tubuh federasi dan klub, sambungnya.
Sebelumnya, FIFA secara resmi menjatuhkan sanksi pada PSSI. Dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke, dijelaskan bahwa alasan FIFA menjatuhkan sanksi pada PSSI akibat SK Pembekuan kepada PSSI oleh Kemenpora. Sanksi pembekukan oleh FIFA akan terus berlanjut, kecuali semua syarat yang ditetapkan FIFA dipenuhi.
Akibat sanksi ini, semua klub Indonesia dilarang berpartisipasi di pentas Internasional di bawah FIFA dan AFC. Sementara khusus untuk Timnas Indonesia, masih diperbolehkan bermain di SEA Games di Singapura hingga turnamen berakhir. Tetapi itu akan menjadi turnamen internasional terakhir timnas di saat sanksi FIFA masih berlaku.
Lebih lanjut, Zuhairi menilai sanksi FIFA merupakan jamu pahit yang harus dikecap persepakbolaan Indonesia.
Oleh karena itu, sanksi FIFA mesti diniatkan untuk meningkatkan prestasi Timnas di masa mendatang, sehingga bisa berjaya di Asia Tenggara, Asia, bahkan dunia, tandasnya. [initial]
(den/pra)
Sanksi FIFA merupakan momentum untuk membenahi sepak bola nasional, ujar salah seorang anggota Tim Transisi, Zuhairi Misrawi, pada .
Kita harus fokus pada pembinaan usia dini, kompetisi yang profesional, dan tata-kelola yang lebih baik di tubuh federasi dan klub, sambungnya.
Sebelumnya, FIFA secara resmi menjatuhkan sanksi pada PSSI. Dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke, dijelaskan bahwa alasan FIFA menjatuhkan sanksi pada PSSI akibat SK Pembekuan kepada PSSI oleh Kemenpora. Sanksi pembekukan oleh FIFA akan terus berlanjut, kecuali semua syarat yang ditetapkan FIFA dipenuhi.
Akibat sanksi ini, semua klub Indonesia dilarang berpartisipasi di pentas Internasional di bawah FIFA dan AFC. Sementara khusus untuk Timnas Indonesia, masih diperbolehkan bermain di SEA Games di Singapura hingga turnamen berakhir. Tetapi itu akan menjadi turnamen internasional terakhir timnas di saat sanksi FIFA masih berlaku.
Lebih lanjut, Zuhairi menilai sanksi FIFA merupakan jamu pahit yang harus dikecap persepakbolaan Indonesia.
Oleh karena itu, sanksi FIFA mesti diniatkan untuk meningkatkan prestasi Timnas di masa mendatang, sehingga bisa berjaya di Asia Tenggara, Asia, bahkan dunia, tandasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- BOPI Tantang FIFA dan AFC Lihat Langsung Kondisi Klub di Indonesia
- Jatuhkan Sanksi ke Indonesia, BOPI Sebut FIFA Aneh
- 'Sanksi FIFA Bukan Kiamat!'
- Ini Syarat dari FIFA Agar Mau Cabut Sanksi Kepada PSSI
- Resmi Disanksi FIFA, Ini Alasan Indonesia Tetap Berlaga di SEA Games
- Meski disanksi FIFA, Timnas Tetap Turun di SEA Games
- Resmi, FIFA Jatuhkan Sanksi Kepada PSSI
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















